Lakalantas Renggut Nyawa Joao Brito – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Lakalantas Renggut Nyawa Joao Brito

EVAKUASI. Korban saat dievakuasi dari TKP dekat Jembatan Petuk 2, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Minggu (18/8).

IST

KUPANG, TIMEX – Warga Kelurahan Maulafa digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tak bernyawa di selokan dekat Jembatan Petuk 2, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Minggu (18/8).

Pria yang diketahui atas nama Joao Paulo Maria Ximenes Brito (28), warga sekitar belakang kantor Dinas Pertanian, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang.

Korban yang diduga meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tersebut tidak memiliki SIM C dan tidak memakai helm saat mengendarai sepeda motor Supra X 125 bernomor polisi DH 5472 AN.

Ditubuh koban terdapat luka robek di dahi dan hidung, luka robek di jari kelingking tangan kiri, lecet tangan kiri dan tangan kanan, luka robek di kaki kiri, lecet di pinggang dan perut dan ditemukan sudah meninggal dunia di TKP.

Setelah menerima laporan penemuan mayat itu, pihak Satlantas Polres Kupang Kota bersama tim SAR, Sat Reskrim Polres Kupang Kota dan aparat dari Polsek Maulafa melakukan evakuasi jenazah ke RSB Titus Uly Kupang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kupang Kota Iptu Rocky Junasmi, S.I.K., MH., saat dikonfirmasi Timor Express membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dari hasil olah TKP dan beberapa keterangan saksi, menyebutkan bahwa korban mengendarai sepeda motornya bergerak dari arah Kelurahan Fatukoa menuju ke arah Kelurahan Liliba melewati Jalan Lingkar Luar 40.

“Sesampainya di tikungan sebelum Jembatan Petuk 2, diduga pengendara dalam pengaruh miras sehingga hilang kendali bergerak lurus ke bahu jalan dan jatuh masuk ke dalam selokan atau got beton yang terdapat di pinggir kiri jalan,” ujarnya

Lanjutnya, sepeda motor tersebut lalu terlempar ke arah tebing yang berada di pinggir jalan sebelah kiri tepatnya di samping kiri ujung Jembatan Petuk 2.

“Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP, selanjutnya dievakuasi ke RSB Kupang,” ungkapnya.

Dari informasi yang diperoleh, korban bersama sejumlah keluarga sebelumnya mengikuti acara syukuran wisuda seorang anggota keluarganya di wilayah Kelurahan Fatukoa, Sabtu (17/8) malam.

Saat berada di tempat pesta, korban juga sempat mengomsumsi minuman keras, lalu sekitar pukul 23.00, korban dan salah satu keluarganya mengantar salah satu anggota keluarganya ke wilayah Liliba.

Namun korban mendahului keluarganya menuju Liliba dan mereka sempat menelepon korban sesampainya di Liliba namun tidak diangkat. (mg29/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!