Revolusi 5P Syarat Utama Bengkitnya Kabupaten Kupang – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Revolusi 5P Syarat Utama Bengkitnya Kabupaten Kupang

BENDERA. Anggota Paskibra saat menerima bendera Merah Putih dari Bupati Kupang, Korinus Masneno untuk dikibarkan pada peringatan HUT ke-74 RI di Oelamasi, Sabtu (17/8).

JHON HUMAU FOR TIMEX

Peringatan HUT Ke-74 RI

OELAMASI, TIMEX – Revolusi 5P akan berfungsi sebagai lokomotif yang mampu padu padankan seluruh tekad, semangat dan gerakan masyarakat di Kabupaten Kupang.

“Revolusi 5P merupakan syarat utama bangkitnya Kabupaten Kupang dari keterpurukan hingga jadi daerah yang maju. Dengan revolusi 5P pengelolaan sumber daya manusia yang memiliki semangat dan keyakinan yang tinggi, ditopang dengan konsep pembangunan yang realistis, melalui proses yang terbuka dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Dengan demikian cita-cita Kabupaten Kupang maju, mandiri dan sejahtera niscaya menjadi sebuah realita,” kata Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sambutannya pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI tahun 2019 di Oelamasi, Sabtu (17/8).

Hadir pada upacara, Wakil Bupati, Jerry Manafe, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kupang, Forkopimda, Sekda, para Staf Ahli, pejabat sipil, TNI dan Polri, pimpinan parpol, pimpinan BUMD serta undangan lain.

Dikatakan, pihaknya telah menetapkan pembangunan ekonomi sebagai program prioritas kerja pemerintah tahun 2020 dalam mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Tahun 2020 akan dijadikan sebagai tahun pengembangan investasi di Kabupaten Kupang, karena dana desa yang dialokasikan pemerintah pusat sangat besar ke Kabupaten Kupang.

Menurutnya, setiap tahun dana desa terus bertambah, sehingga harus memberi manfaat bagi pembangunan ekonomi masyarakat. Investasi yang dilakukan bukan dilaksanakan investor besar, namun dilakukan masyarakat desa dengan memanfaatkan berbagai potensi ekonomi di desa. Modal usahanya sudah  dialokasikan pemerintah melalui dana desa.

Menurutnya, dana desa tahun 2019 sebesar Rp 165 miliar. Angka ini naik sekitar Rp 30 miliar dari tahun 2018 yang hanya mencapai Rp 135 miliar. Dana sebesar ini harus mampu terealisasi dan dikelola dengan baik. Semua kepala desa harus mempedomani RPJMD Kabupaten Kupang tahun 2019-2024. Seluruh pencapaiannya membutuhkan kolaborasi pembiayaan mesti diatur dalam RPJMD dan RKP desa.

“Kita satukan tekad jadikan Kabupaten Kupang sebagai laboratorium penyelenggaraan pemerintahan desa yang terintegrasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah. Bersama kita wujudkan dua konsep besar pembangunan desa yaitu desa membangun dan membangun desa,” katanya. (ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!