Setelah Pensiun Masih Bertugas Selama Enam Bulan – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Setelah Pensiun Masih Bertugas Selama Enam Bulan

Pemberhentian Tidak Dengan Hormat Rosalina Kase Sebagai PNS (4)

Sidang perkara dugaan korupsi Rosalina Kase dilakukan di Pengadilan Tipikor Kupang. Sementara, tersangka lainnya disidang di Pengadilan Negeri SoE. Padahal, penanganannya satu paket.

ORANIS HERMAN, Kupang

SETELAH menjalani masa tahanan, Rosalina keluar bulan Agustus 2012, ia meminta kembali bertugas di Kupang. Karena rumahnya di Kupang dan anak-anaknya sendiri tinggal di Kupang. Permintaan Rosalina akhirnya dikabulkan.

“Laporan saya seolah-olah saya didiskriminasi, saya lapor kronologinya ke P2TP2A. Saya mau pindah mereka bolak balik saya. Akhirnya karena saya jengkel saya laporkan kembali penipuan. Karena saya rasa tidak adil. Setiap hari dalam pergolakan hati saya, kenapa saya harus alami ketidakadilan ini. Akhirnya saya lapor ke Polda. Lapor penipuan. Karena laporan saya yang lain tidak ditindaklanjuti,” jelasnya.

Tahun 2013 ada tiga berkas laporan Rosalina di Polda NTT. Mendapat laporan, tim dari Polda NTT berangkat ke SoE untuk melakukan pemeriksaan terhadap panitia.

“Saya berkeras agar kepala dinas harus ditetapkan sebagai tersangka. Kalau bilang kami turut bersama-sama, siapa pelaku utamanya? Saya terima itu dan saya sudah menjalani dan sudah selesai. Tapi kenapa saya harus diperlakukan lagi dari pemkab untuk pindah ke Kupang,” bebernya.

Laporan Rosalina ke Polda NTT berakhir dengan mengecewakan. Polda NTT menerbitkan SP3. Alasan dilakukan SP3 karena kurang bukti. “Setahu saya setiap kali saya kasih keterangan ada bukti. Paling tidak kalau ada bukti yang kurang konfirmasi dengan saya,” jelasnya.

Rosalina mengaku sudah ikhlas. Namun adanya pensiun yang diulur-ulur itulah yang membuat dirinya harus kembali mencari keadilan. Sebagai tenaga fungsional, Rosalina pensiun umur 60 tahun.

“Karena teman saya pensiun umur 60 tahun. Saya tidak tahu ada aturan baru. Kalau ada aturan baru juga pasti UP kami sudah tahu, sudah usul saya. Karena teman kami beberapa di kantor sudah pensiun. Jadi saya masih bertugas seperti biasa,” jelasnya.

Rosalina mengaku seharusnya ia pensiun bulan 1 Maret 2018. Karena ada aturan baru, PP Nomor 11/2017. Namun karena tidak diusulkan, Rosalina masih menjalani tugasnya sebagai PNS. Ia masih mendapat tugas ke Jakarta.

“Setelah pensiun saya masih bertugas selama enam bulan. Bertugas enam bulan itu bukan karena sudah pensiun baru melaksanakan tugas, tapi karena saya tahu saya pensiun umur 60 tahun. Tahun 2020 baru pensiun. Tapi aturan baru datang saya harus pensiun 1 Maret 2018,” bebernya.

Ia baru mengetahui kalau sudah pensiun saat bulan Agustus 2018 ketika menjalankan tugas di Jakarta. “Saya tahu setelah Agustus saya sementara di Jakarta. Kepala kantor Bapelkes menelepon saya. Saya pulang dari Jakarta saya urus pensiun,” kata Rosalina. (bersambung)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!