Jokowi Hanya Enam Jam di Kupang – Timor Express

Timor Express

METRO

Jokowi Hanya Enam Jam di Kupang

Panen Perdana Garam Kualitas Premium di NTT

KUPANG, TIMEX – Jika beberapa kali Presiden Joko Widodo datang ke Provinsi NTT dalam rangka meninjau proyek, kini lain lagi agendanya. Panen garam.

Sesuai informasi yang diterima dari Kepala Biro Humas Setda NTT, Marius Ardu Jelamu, Presiden Jokowi akan berada di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang hanya selama enam jam, pada Rabu (21/8).

Jokowi akan tiba di Bandara El Tari Kupang sekira pukul 09.30 dari Bandara Ngurah Rai Bali. Rencananya, Jokowi langsung ke Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang untuk panen garam. Selain itu, Jokowi akan berkunjung ke beberapa tempat lagi dan kembali ke Jakarta sekira pukul 16.00.

“Panen garam di Nunkurus itu di lahan seluas 600 hektare. Jadi yang sudah digarap itu ada 11 hektare dan yang dipanen sekira 350 ton. Ini panen perdana garam industri dengan kualitas premium dari NTT,” jelas Marius.

Menurut dia, kualitas garam yang akan diproduksi di lahan tersebut setara dengan kualitas garam yang diimpor dari Australia selama ini. Lahan tersebut, jelas dia, merupakan bekas lahan yang ditelantarkan perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan sudah diambil alih pemerintah untuk diserahkan kembali ke masyarakat.

“Jadi lahan itu digarap oleh investor dan ada 40 masyarakat di sana. Tahun 2020 rencananya semua lahan itu digarap. Kalau satu hektare menghasilkan 100 ton, maka total bisa menghasilkan 60-70 ribu ton,” terang dia.

Fokus pengembangan garam ini, menurut Marius, sebagai wujud tekad gubernur menyuplai garam industri untuk kebutuhan nasional sekaligus mengurangi impor. Setiap tahun, Indonesia mengimpor lebih dari tiga juta metrix ton garam. “Bapak gubernur berharap tahun 2023 kita bisa menghasilkan garam industri dari NTT lebih banyak. Karena ini emas putih milik NTT,” tambahnya.

Dijelaskan, Jokowi dipastikan akan didampingi Menteri Perhubungan, Menteri Lingkungan Hidup dan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. Pemerintah dan masyarakat NTT, lanjut Marius, memberi apresiasi kepada presiden yang memberikan perhatian serius untuk NTT. Bahkan juga gubernur yang terus mendorong peningkatan produksi garam sebagai salah satu sumber pendapatan untuk kesejahteraan masyarakat NTT.

Dia lanjutkan, presiden akan membagikan sekira 2.700 sertifikat gratis kepada masyarakat dari Kota Kupang, Kabupaten Kupang dan TTS. Direncanakan di Kantor Bupati Kupang. Selanjutnya presiden akan makan siang di Kupang dan meninjau Pelabuhan Tenau. “Karena rencananya Pelabuhan Tenau akan dikembangkan secara modern untuk pelabuhan internasional. Bisa untuk ekspor impor segala produk dari NTT,” terangnya.

Dengan adanya sejumlah kebijakan pemerintah untuk mempercepat pembangunan ekonomi, pemerintah Provinsi NTT mempersilakan investor untuk datang ke NTT. Sejumlah peluang investasi sudah menunggu. Misalnya garam, pabrik ikan, pabrik daging, gas, dan juga energy geotermal di Flores. “Pemerintah siap untuk memberikan kemudahan-kemudahan. Misalnya terkait perizinan,” tutup dia.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya pada upacara HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur, Sabtu (17/8) menyinggung kedatangan presiden.

Menurut Viktor, garam yang akan dipanen presiden tersebut bukan garam biasa. Garam tersebut adalah garam premium yang tidak kalah dengan garam yang selama ini diimpor dari Australia. Dan, pemerintah sudah berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan produksi garam tersebut. Tujuannya agar NTT menjadi pemasok garam nasional untuk mengurangi impor. (cel/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!