BNN Edukasi Masyarakat Jauhi Narkoba – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

BNN Edukasi Masyarakat Jauhi Narkoba

LASIANA, TIMEX-Keterlibatan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT dalam kegiatan pameran yang berlangsung di tempat wisata Pantai Lasiana sebagai wujud edukasi sekaligus memperkenalkan berbagai program-program BNN dalam membantu pemerintah memberantas bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Salah satunya program BNN melalui deteksi dini atau tes urine bagi seluruh masyarakat. Pasalnya, jika masyarakat sehat tanpa narkoba maka akan bekerja dengan baik dan mendapatkan penghasilan demi meningkatkan taraf hidup masyarakat itu sendiri.

“Kita tampilkan tiga bidang, yakni rehabilitasi, pemberantasan dan bidang P2M,” ungkap Kasie Pencegahan BNNP NTT, Markus Raga Djara kepada koran ini di stand BNN, Selasa (20/8).

Dijelaskan, bidang rehabilitasi melaksanakan tugas tes urine, asesment untuk tersangka. Sementara untuk bidang pemberantasan meliputi upaya-upaya pencegahan dan penangkapan tersangka. Selanjutnya untuk bidang P2M meliputi dua seksi yakni pemberdayaan masyarakat dan pencegahan. Dalam dua seksi tersebut menyampaikan kepada masyarakat tentang advokasi baik di lingkup pemerintah maupun pendidikan.

“Semua masyarakat yang berkunjung ke stand kami berikan edukasi tentang bahaya Narkoba. Selama seminggu banyak masyarakat yang meminta untuk sosialisasi bahaya Narkoba,” jelasnya.

Diakui bahwa wilayah NTT yang begitu luas terdiri dari 22 kabupaten/kota maka BNN tidak dapat bekerja sendiri. Oleh sebab itu ia berharap dukungan pemerintah daerah melalui instruksi Presiden RI nomor 6 tahun 2018, Permendagri nomor 12 tahun 2016 dan peraturan Gubernur NTT. Diharapkan peran aktif OPD untuk intens mensosialisasikan bahaya narkoba dan pemeriksaan urine secara berkesinambungan.

“Kami terus berupaya memberikan edukasi dan pemahaman yang baik dengan intens melaksanakan sosialisasi. Hal ini untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba,” ungkapnya.

Diakuinya, lewat kegiatan pameran itu BNN berperan aktif meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba. Tentunya ia berharap peran aktif semua elemen termasuk para kepala daerah dalam memberantas bahaya narkoba.

Sementara kaitan dengan kegiatan pameran tersebut, Kabid Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) NTT, Johni Wareng mengatakan, pameran akan ditutup pada tanggal 23 Agustus 2019.

Sehubungan dengan hal tersebut, untuk memeriahkan pameran pembangunan dan hiburan rakyat, ia berharap partisipasi siswa SMA/SMK untuk mengikuti lomba tarian Flobamora. Persyaratan jumlah 10 orang, Kostum disesuaikan tarian daerah. “Pelaksanaan lomba akan dimulai 21 Agustus 2019,” pungkasnya. (mg22/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!