Kibarkan Merah Putih Raksasa di Bukit Eban – Timor Express

Timor Express

METRO

Kibarkan Merah Putih Raksasa di Bukit Eban

BERKIBAR. Tampak bendera merah putih raksasa berkibar di puncak bukit di perbatasan RI-RDTL, Sabtu (17/8) lalu.

PETRUS USBOKO/TIMEX

Yonif Mekanis 741/GN Memperingati HUT Ke-74 RI di Daerah Perbatasan

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati dan menghargai jasa para pahlawan. Pepatah kuno inilah yang menjadi dasar pijakan dari Prajurit TNI Yonif Mekanis 741/GN yang mengibarkan bendera merah putih raksasa berukuran 16 x 9 meter di Bukit Eban, Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat yang berbatasan langsung dengan Distric Oecuse, RDTL.

PETRUS USBOKO, Kefamenanu

Beragam cara dilakukan untuk merayakan dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur di medan perjuangan. Seperti yang dilakukan prajurit Yonif Mekanis 741/GN yang bertugas menjaga daerah perbatasan RI-RDTL di Wilayah Sektor Barat.

Bertempat di Bukit Eban, Desa Eban, Kecamatan Miomaffo Barat, prajurit TNI dari Yonif Mekanis 741/GN bersama masyarakat dan pelajar SD, SMP dan SMA mengibarkan bendera ‘raksasa’ dengan ukuran 16×9 meter untuk memperingati HUT ke-74 RI di daerah perbatasan.

Bukti setinggi 50 meter tersebut terletak di wilayah perbatasan antara RI-RDTL. Upacara dipimpin langsung Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN, Mayor Inf. Hendra Saputra. Ini sebagai bentuk kepedulian TNI dalam menjaga keutuhan NKRI di daerah perbatasan.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN Mayor Inf. Hendra Saputra mengatakan upacara pengibaran bendera merah putih raksasa itu dilakukan untuk menggugah rasa cinta tanah air bagi masyarakat di perbatasan.

Sebagai prajurit TNI yang sementara bertugas untuk menjaga daerah perbatasan, pengibaran bendera merah putih tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme masyarakat di daerah perbatasan antara RI-RDTL.

“Kita ingin tingkatkan rasa cinta tanah air dari masyarakat di daerah perbatasan sehingga mereka lebih mencintai tanah air tercinta ini, karena setelah pengibaran bendera merah putih ini masyarakat pasti akan tergugah hatinya dan rasa nasionalisme mereka meningkat,” tutur Hendra.

Hendra menambahkan, masa penugasan bagi prajurit Satgas Pamtas meskipun hanya sembilan bulan, namun pihaknya selalu berusaha untuk membangkitkan semangat perjuangan dan rasa cinta tanah air dari masyarakat di daerah perbatasan.

Selain mengibarkan bendera merah putih raksasa, prajurit TNI dari Yonif Mekanis 741/GN juga menggelar atraksi parade senapan yang diperagakan oleh 22 prajurit TNI yang dipimpin oleh Latda Bimo Yudhoharsandi.

Hendra menambahkan, ada beberapa nilai yang dapat dipetik oleh masyarakat dalam kegiatan pementasan kolone senjata itu, yakni masyarakat dapat mengikuti kekompakan dan kedisiplinan yang dilakukan prajurit dalam melakukan gerakan tersebut.

“Kita ingin tunjukkan kepada masyarakat di daerah perbatasan akan pentingnya hidup bersama dan disiplin sehingga masyarakat di daerah perbatasan harus bekerja sama dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Terpisah, salah seorang tokoh masyarakat Desa Eban, Yanuario Neti mengungkapakan sebelumnya sudah ada anggota Satgas Pamtas yang mengibarkan bendera merah putih raksasa.

Namun bendera merah putih yang dikibarkan itu, kata Yanuario, tidak sebesar dan sepanjang yang dikibarkan oleh Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonif Mekanis 741/GN saat ini.

Yanuario mengungkapkan, dengan adanya pengibaran bendera merah putih raksasa tersebut dapat meningkatkan rasa nasionalisme dan rasa cinta akan tanah air dari warga di daerah perbatasan RI-RDTL.

“Ini sungguh luar biasa karena bendera merah putih lebih besar dari sebelumnya. Kita apresiasi dengan kegiatan yang dilakukan oleh anggota Satgas ini,” pungkasnya. (*/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!