Wacana Kader NTT Masuk Kabinet – Timor Express

Timor Express

METRO

Wacana Kader NTT Masuk Kabinet

Jokowi Hanya Tersenyum

Prof. Mien Ratoe Oedjoe Masuk Radar

KUPANG, TIMEX – Presiden Joko Widodo tidak memberikan jawaban ketika ditanya wartawan terkait peluang putra/putri NTT masuk dalam Kabinet Kerja Jilid II saat kunjungan ke Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Rabu (21/8). Seperti biasa, Jokowi hanya menebar senyum.

Sementara itu, wacana kader terbaik dari Provinsi NTT masuk kabinet semakin kuat menjelang pengumuman oleh Presiden Joko Widodo. Pasalnya, selama dua kali Pilpres terakhir ini, NTT selalu memenangkan Jokowi. Di Kabinet Kerja I, putra NTT Saleh Husin masuk kabinet. Namun, tidak bertahan lama. Tak sampai dua tahun, mantan anggota DPR RI ini diganti.

Setelah memastikan Joko Widodo terpilih kembali periode kedua sebagai presiden, wacana kader terbaik dari NTT menguat untuk masuk dalam kabinet Joko Widodo. Hal ini dibenarkan pula oleh pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ahmad Atang.

“Wacana atau menguatnya putra NTT masuk dalam Kabinet Jilid II Joko Widodo itu pantas. Karena NTT merupakan salah satu daerah basis dukungan untuk Jokowi dan PDIP umumnya. Apalagi dalam sejarah presiden dari PDIP selalu ada menteri dari NTT. Jadi saya kira sah-sah saja,” ujar Atang yang dikonfirmasi Rabu kemarin.

Bahkan, lanjut Atang, peluang putra NTT cukup besar untuk masuk dalam kabinet. “Kader NTT yang potensial masuk dalam kabinet dari jalur politik hampir semuanya berada dalam poros dukungan untuk Joko Widodo. Jadi peluangnya sangat terbuka,” jelas Atang.
Dirinya menyebut, dari jalur politik tersebut, peluang terbesar adalah yang lolos ke senayan menjadi anggota DPR RI. Ada dua nama yang menurutnya sangat potensial yakni Sekjen DPP Nasdem Jhony Plate dan kader PDI Perjuangan Andreas Hugo Parera. “Saya kita dua nama ini yang paling berpeluang. Masih ada juga kader lainnya yang juga memiliki kapasitas seperti Melchias Mekeng, namun menurut saya peluangnya tidak terlalu besar. Sementara kader PDI Perjuangan lainnya seperti Herman Hery dan Ansy Lema menurut saya juga tidak terlalu besar untuk masuk kabinet. Demikian pun Ketua DPD I Golkar NTT Melki Laka Lena,” kata Atang.

Sementara itu, jalur non partai terutama dari teknokrat, jelas Atang, ada beberapa figur yang potensial. Dirinya mengatakan, Rektor Undana Prof. Fred Benu yang ahli pertanian memiliki peluang. “Saya kira Rektor Undana Prof. Fred Benu yang adalah ahli pertanian punya kapasitas untuk masuk kabinet dari jalur teknokrat. Apalagi Jokowi punya perhatian besar untuk memajukan pertanian di NTT,” kata Atang.

Sementara satu nama lain yang juga dari teknokrat, Prof. Mien Ratoe Oedjoe yang namanya sesuai informasi yang dihimpun koran ini masuk dalam radar Jokowi, menurut Atang, juga memiliki peluang. “Saya kira Prof. Mien juga memiliki peluang. Sebagai akademisi memiliki kapasitas yang mumpuni, tetapi juga kepedulian terhadap perempuan menjadi kredit khusus untuk Prof. Mien,” kata Atang.
Namun, lanjut Atang, peluang putra/putri terbaik NTT ini harus disinkronkan dengan jatah untuk setiap partai politik untuk yang dari jalur politik. Sementara dari profesional, jelasnya, sangat tergantung pertimbangan Presiden Joko Widodo.

“Semoga kunjungan Presiden Joko Widodo ke NTT jelang pengumuman kabinet ini merupakan sinyal baik untuk NTT,” harap Atang. (ays/ito/sam)

PELUANG KADER NTT MASUK KABINET
1. Jhony Plate (Sekjen Nasdem/Anggota DPR RI)
2. Andreas Hugo Parera (Kader PDIP/Angota DPR RI)
3. Prof. Fred Benu (Rektor Undana/Ahli Pertanian)
4. Prof. Mien Ratoe Oedjoe (Akademisi/Pemerhati Perempuan)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!