RSUD Ende Tunggu Validasi Kemenkes – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

RSUD Ende Tunggu Validasi Kemenkes

BERI KETERANGAN. Direktur RSUD Ende, Aries Dwi Lestari memberikan penjelasan soal status RSUD pasca diturunkan ke tipe D, Kamis (22/8).

ALEX SEKO/TIMEX

ENDE, TIMEX – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ende bersama beberapa rumah sakit di Provinsi NTT mendapat rekomendasi turun kelas dari tipe C ke tipe D. Rekomendasi tersebut tertuang dalam surat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelayan Kemenkes, tertanggal 15 Juli 2019 yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota serta seluruh kepala Dinas Kesehatan dengan nomor: HK.04.01/1/2963/2019.

Terhadap hal ini, RSUD Ende telah melakukan keberatan dan sudah dilakukan validasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Ende dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Validasi yang dilakukan menyangkut SDM, sarana dan prasarana serta alat kesehatan.

Hasil dari validasi tersebut sudah ada lampu hijau. Tinggal menunggu validasi dari Kementerian Kesehatan RI yang hasil akhirnya akan diumumkan pada 26 Agustus.

Direktur RSUD Ende, Aries Dwi Lestari saat jumpa Pers, Kamis (22/8) mengaku pihaknya akan menunggu pengumuman resmi oleh Kementerian Kesehatan apakah tetap pada tipe C atau tipe D atau meningkat ke tipe B.

Aries mengatakan, bersama 12 rumah sakit lainnya dari 22 rumah sakit di NTT sudah melakukan keberatan dan sudah divalidasi oleh Dinas Kesehatan kabupaten maupun provinsi, karena sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan dan turun ke tipe D.

“Kita sudah dapat lampu hijau setelah dilakukan validasi bahwa sudah valid oleh Dinas Kesehatan kabupaten dan provinsi. Kini tinggal tunggu validasi dari Kemenkes apakah tetap atau turun ke tipe D,” ujarnya.

Dia menjelaskan, validasi yang dilakukan berkaitan dengan SDM, sarana dan prasarana serta alat kesehatan.

Menurut dia, kekurangan dari rumah sakit data yang harus dilaporkan harus online, namun tidak dilakukan. Pelaporan online sebuah berjalan tahun 2018 setelah dievaluasi. Kekurangan tersebut sudah diklarifikasi ke Kementerian Kesehatan RI dan sudah dilakukan perbaikan.

“Selain itu server kita terkadang macet sehingga tidak terbaca di Kemenkes. Karena itu kita sudah lakukan pengiriman data untuk melengkapi persyaratan yang ada,” ujar Aries.

Dia menjelaskan, beberapa pelaporan data online harus secara lengkap bukan hanya menyebutkan, namun harus diuraikan. Dia mencontohkan, alat rekam jantung, harus disebutkan tipenya, tahun pembuatan, merek, hingga harganya harus dicantumkan. Untuk semua itu, dalam pelaporan berikut dan setelah divalidasi dinyatakan lampu hijau sambil menunggu pengumuman dari Kementrian Kesehatan.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Ende, Agustinus Gaja Ngasu mengatakan, pihaknya akan melakukan keberatan dan akan menyampaikan nota keberatan kepada Kementerian Kesehatan RI. Untuk RSUD sudah terpenuhi, namun kesalahan fatal yang dilakukan saat pelaporan yakni tidak secara lengkap menguraikan karena laporan tersebut tidak melalui sistem online.

“Kenyataan SDM yang kita punyai untuk sebuah RS tipe C sudah penuhi syarat. Kesalahan kemarin teman-teman tidak masukan sarana dan peralatan dalam ASPAK saat pelaporan melalui online,” ujarnya.

Hal ini tambah dia, menjadikan sistem penilaian menjadi rendah.

Dia menyebutkan, mestinya setiap item harus dirincikan, namun yang terjadi item-item tersebut tidak diuraikan, namun menyebutkan secara umum dan hal ini pihaknya sudah lakukan komunikasi untuk ditindaklanjuti.

“Misalkan kita mencontohkan adanya fasilitas ruang bedah di RS, namun kita tidak menguraikan  item per item fasilitas apa yang ada di ruang bedah tersebut. Mestinya harus disebutkan dengan tidak menyebutkan, maka mendapat angka rendah,” katanya.

Sementara, Plt Bupati Ende, Djafar Achmad mengatakan, Pemerintah Kabupaten Ende pada prinsipnya akan terus mengembangkan RSUD. Karena selain pelayanan kesehatan juga akan terus membenahi sarana dan prasarana serta SDM.

“Apapun itu, kita akan terus dorong rumah sakit menjadi lebih baik. Baik itu pelayanan, SDM maupun sarana dan prasarana,” ujarnya.

Karena itu ke depannya pemerintah akan selalu memperhatikan dan meningkatkan RSUD Ende. (kr7/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!