Diwarnai Tangis Haru dan Aneka Busana Adat NTT – Timor Express

Timor Express

KUPANG METRO

Diwarnai Tangis Haru dan Aneka Busana Adat NTT

SALAMAN. Ketua DPD PDIP Provinsi NTT Emilia Nomleni memberikan selamat kepada Mery Salouw politisi asal Partai Gerindra, Senin (26/8)

FENTI ANIN/TIMEX

Pelantikan Sekaligus Perpisahan Anggota DPRD Kota Kupang

Sebanyak 40 anggota DPRD Kota Kupang periode 2019-2024 telah dilantik. Seremonial ini berlangsung khidmat di ruang sidang utama.

FENTI ANIN, Kupang

SENIN (26/8), suasana kantor DPRD Kota Kupang berbeda dari biasanya.

Ratusan masyarakat datang untuk mendampingi keluarga nya yang dilantik menjadi anggota DPRD Kota Kupang periode 2019-2024.

Adapun yang datang untuk mendampingi keluarganya mengakhiri masa jabatan DPRD periode 2014-2019.

Halaman parkir kantor DPRD Kota Kupang dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat.

Para tamu undangan yang hadir mengenakan pakaian rapi. Ada yang mengenakan kebaya, ada yang mengenakan pakaian adat daerah NTT dan lainnya.

Warna-warni menghiasi setiap pandangan mata. Ada yang duduk di luar gedung, ada yang duduk di dalam gedung tempat berlangsungnya acara pelantikan.

Saat acara pelantikan berlangsung, tentu saja ada momen dimana DPRD Kota Kupang periode 2014-2019 harus meninggalkan kursi DPRD dan diduduki oleh DPRD periode 2019-2024.

Momentum ini menjadi momen haru, dimana ada anggota DPRD yang melanjutkan tugasnya sebagai wakil rakyat, namun ada juga yang harus mengakhiri masa tugasnya.

Ada anggota DPRD yang tidak lagi melanjutkan tugasnya, hadir untuk mengikuti jalannya pelantikan DPRD yang baru.

Anggota DPRD Kota Kupang yang harus meninggalkan kursi DPRD,  dan dengan ketulusan hadir, yaitu Paulus Manafe, Mery Salouw,  Daniel Hurek, Maurids Kale Lena, Yapi Pingak, Heri Kadja Dahi, Elia Salean, Nitanel Pandie dan Meki Balle.

Sementara anggota DPRD yang tidak lagi melanjutkan tugasnya dan tidak mengambil bagian dalam acara pelantikan ini, yaitu Selly Tokan, Moses Mandala, Melkianus Asanab, Yohanes Ndoen, Niki Ully, Amirudin Laode, Muhamad Gudbhan, Robi Kan, Agnes Bota Hayon, Jenly Ndaumanu, Viktor Haning, Donald Kana dan Martinus Medah.

Dalam pelantikan anggota DPRD ini, ada momen dimana DPRD yang tidak lagi melanjutkan tugasnya harus meninggalkan kursinya untuk ditempati anggota DPRD yang baru. Momen ini merupakan momen penting yang tidak dapat dilupakan bagi setiap anggota DPRD.

Seusai acara seremonial pelantikan, semua anggota DPRD yang hadir, yang melanjutkan tugas dan yang tidak melanjutkan tugas berpose bersama.

Beberapa anggota menitihkan air mata tanda kehilangan.  Bagaimana pun juga, mereka adalah tim yang bersama selama lima tahun terkahir.

Perpisahan bukanlah akhir. Kata-kata ini dilontarkan oleh anggota DPRD Kota Kupang periode 2014-2019 Mery Salouw. Dia mengaku akan terus mengawal pembangunan di Kota Kupang, menjadi mata dan telinga rakyat untuk kesejahteraan rakyat Kota Kupang.

Hal ini dia ucapkan saat dihampiri Ketua DPD PDIP Provinsi NTT,  Emilia Nomleni yang juga turut mengambil bagian dalam momentum ini.

Emilia Nomleni menghampiri Mery Salouw dan memberikan selamat.

Emi, sapaan perempuan hebat yang kerab menggunakan sarung tenun daerah ini hanya mengucapkan kata “Inilah orang hebat yang telah bekerja dan membangun Kota Kupang, inilah orang-orang hebat itu,” kata Emi.

Momen ini juga diabadikan. Emilia Nomleni bersama Mery Salouw berpose bersama sebagai tanda bahwa perempuan hebat ini bisa bersaing dan mampu menjadi seorang pemimpin.

Mery Salouw, merupakan politisi asal Partai Gerindra yang harus meninggalkan pengabdiannya, namun Mery mengaku akan tetap bekerja dan mengawasi.

Sebagai salah satu pengurus partai Gerindra, Mery berharap agar apa yang telah dikerjakan dan dibangun oleh DPRD sebelumnya,  diharapkan dapat dilanjutkan oleh teman-temannya yang baru maupun yang kembali terpilih.

Mery Salouw bersama teman-temannya anggota DPRD periode 2014-2019 dan 2019-2024, berpose bersama. Banyak pimpinan OPD yang hadir juga memberikan selamat kepada DPRD yang baru saja dilantik.

Di luar gedung pelantikan DPRD, tim dari Adrianus Talli menggunakan pakaian serba merah ini menggelar pawai kemenangan, mereka datang untuk memberikan selamat kepada wakil mereka yang baru dilantik.

Rombongan ini menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Mereka membawa pulang putra terbaik mereka, Adrianus Talli ke kediamannya di Kelurahan Pasir panjang untuk menggelar acara syukuran.

Di sisi lain, tim Partai Perindo yang juga mendapatkan dua kursi di DPRD Kota Kupang. Dia juga menggelar pawai kemenangan.

Uniknya, tim partai Perindo mengenakan pakaian adat Timor,  serta masuk dan membawa pulang putra terbaik mereka yang diutus menjadi wakil mereka di DPRD Kota Kupang, mereka menggunakan natoni adat sebelum meninggalkan kantor DPRD Kota Kupang.

Seusai semua rangkaian kegiatan, semua peserta pun diajak makan bersama, ada yang sibuk dengan foto bersama,  ada yang sibuk dengan saling berbincang satu sama lain.  (*/joo)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!