Pameran Bentuk Akuntabilitas kepada Masyarakat – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Pameran Bentuk Akuntabilitas kepada Masyarakat

SIRENE. Bupati Manggarai, Deno Kamelus bersama Forkopimda saat menekan tombol sirene, Sabtu (24/8).

FANSI RUNGGAT/TIMEX

RUTENG, TIMEX – Pameran pembangunan di Kabupaten Manggarai dibuka Bupati Manggarai, Deno Kamelus, Sabtu (24/8) petang. Kegiatan yang dilaksanakan merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban, akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.

“Pameran pembangunan ini merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban, akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat. Ini juga momen yang paling dinantikan oleh segenap masyarakat,” kata Deno Kamelus saat membuka pameran yang berlangsung di lapangan Motang Rua, Kota Ruteng.

Pameran pembangunan dilaksanakan untuk memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Dari sisi pemerintah, kurun waktu 74 tahun Indonesia merdeka, bangsa Indonsesia tidak tinggal diam, tapi kerja dan terus kerja. Tapi yang lebih menonjol, kegiatan itu sarana atau momen untuk sosialisasikan program.

Dikatakan, banyak stan dari unsur pemerintah disuguhkan dengan grafik dan statistik yang berhubungan dengan kerja-kerja pembangunan. Itu artinya, pameran pembangunan merupakan suatu ajang atau wujud akuntabilitas dan transparansi dari kerja-kerja pembangunan selama ini.

“Saya berharap agar stan-stan milik pemerintah harus diisi oleh personal-personal yang mampu menjawab dan menjelaskan pertanyaan masyarakat atau pengunjung pameran yang berhubungan dengan bidang tugas masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, pameran pembangunan merupakan panggung hiburan bagi masyarakat. Dilihat dari sisi ekonomi, tentu selama pameran berlangsung ada transaksi perdagangan dan penjualan. “Tahun 2018, dari data yang kita dapat setiap hari, transaksi mencapai Rp 100 juta. Selama 10 hari pelaksanaan pameran, bisa dapat atau diperoleh satu miliar rupiah,” ungkapnya.

Sehingga tambah Deno, dengan asumsi yang sama, panitia pameran tahun 2019, memperkirakan pameran yang dilaksanakan akan menghasilkan transaksi Rp 1,4 miliar hingga Rp 1,5 miliar atau mencapai Rp 100 juta setiap hari.

Sehingga, Deno berharap kepada seluruh pelaku usaha yang berpartisipasi dalam pameran untuk memanfaatkan momen yang ada dengan baik. Disamping itu, Deno beharap agar jangan menjual barang kedaluwarsa. Namun jual lah barang yang masih berlaku dan bisa dikonsumsi.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Manggarai, Venansius Burhan menjelaskan, peserta yang ambil bagian dalam kegiatan pameran 2019 sebanyak 109. Terdiri dari perangkat daerah atau OPD, BUMN dan BUMD, LSM, dunia usaha, TNI, kepolisian, diler kendaraan serta organisasi wanita.

Ia menjelaskan, pameran yang dilaksanakan selain momen yang tepat memeriahkan Kemerdekaan Indonesia, juga sebagai ajang menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pembangunan yang dicapai di Kabupaten Manggarai. Baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Pameran ini suatu hiburan bagi masyarakat. Antusias masyarakat begitu luar biasa. Ini juga momen untuk menyampaikan kepada masyarakat terkait hasil pembangunan di Manggarai. Baik langsung dan tidak langsung, berupa data pembangunan yang disajikan,” jelasnya.

Pembukaan pameran ditandai dengan penekanan sirene  oleh Bupati Deno Kamelus bersama Forkopimda. Hadir juga Wakil Bupati, Viktor Madur dan pimpinan OPD. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!