The Kings Kupang Kembali Dibuka – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

The Kings Kupang Kembali Dibuka

BERSAMA. Owner The Kings Kupang, Samuel Kristianto Luan dan General Manager, Aloysius Bria pose bersama di salah satu sudut Restoran The Kings dengan latar belakang Pantai Namosain.

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Presiden Jokowi Jadi Tamu Kehormatan

KUPANG, TIMEX – Restoran The Kings Kupang sudah kembali beroperasi, setelah dilakukan renovasi dan revitalisasi. Dengan demikian, pelayanan kepada pengunjung dilakukan seperti biasanya. Yang menjadi istimewa, tamu pertama yang mencicipi makanan di restoran The Kings pasca kembali dibuka, bukanlah orang biasa. Tamu istimewa dimaksud yakni Preside RI, Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi menjadi tamu kehormatan di restoran dengan konstruksi bambu itu usai melakukan panen perdana garam di Desa Nunkurus, Kabupaten Kupang, Rabu (21/8) lalu. Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara, diantaranya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Staf Khusus Presiden Gories Mere, Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, Anggota DPR RI asal NTT, Jhony G. Plate serta Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan Forkopimda NTT.

Owner The Kings Kupang, Samuel Kristianto Luan kepada Timor Express, Sabtu (24/8) menyampaikan rasa syukur dan kebanggaanya karena The Kings dipilih oleh Presiden sebagai salah satu tempat yang dikunjungi, sekaligus untuk makan siang bersama rombongan.

Pengusaha NTT yang bergerak di bidang pariwisata dan perhotelan ini mengaku, kunjungan Presiden dan rombongan adalah sebuah momen langka, sekaligus menunjukan bahwa restoran yang dikembangkannya itu dapat direkomendasikan sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Kota Kupang.

“The Kings dipilih sebagai salah satu tempat Presiden berkunjung dan makan siang. Tentu ini suatu kebanggaan yang luar biasa,” ujarnya.

Samuel menjelaskan, saat itu, Presiden dan rombongan memesan paket menu lokal. Terdiri dari nasi dengan sup kakap merah, sup bening daun kelor, gulai kambing, tumis bunga papaya, tumis jantung pisang, se’i fuga, se’i hot plate, se’i asam manis, jagung bose original, jagung katemak, ayam goreng kampong, ikan bakar kerapu dan tahu tempe.

Lanjutnya, Ibu Negara pada kesempatan itu juga meminta meja hidangan untuk tidak ditutup kain untuk menampilkan kesan lokal dari kayu yang dipakai.

Usai mencicipi makan yang dihidangkan, presiden dan rombongan memberikan apresiasi sangat luar biasa.

“Presiden dan rombongan mengaku sangat puas. Apresiasi yang datang dari tamu istimewa itu sangat kamis syukuri,” ungkap Samuel.

Samuel juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur NTT karena telah merekomendasikan The Kings sebagai tempat makan Presiden sekaligus mempromosikan pariwisata di lokasinya itu.

“Saat renovasi, kita tutup sementara. Kemudian Pak Kapolda NTT telepon saya bahwa Presiden dan rombongan akan makan siang di The Kings. Saya katakan, kami siap buka tanggal 21 Agustus. Jadi saya berterima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur Kapolda, karena mereka yang merekomendasikan,” ungkap Samuel.

Samuel menambahkan, setelah kedatangan presiden dan rombongan, The Kings sudah kembali dibuka untuk umum. “Sebenarnya kami belum buka untuk umum karena target kami itu bulan Desember mendatang. Setelah semua fasilitas lengkap dulu, baru kita buka. Tapi karena Presiden datang tanggal 21 Agustus kemarin, maka kita jadikan itu sebagai momentum untuk membuka kembali The Kings,” ujarnya.

The Kings yang sekarang, menurut Samuel, berbeda dengan The Kings yang dulu. Sebab ada beberapa perubahan pasca renovasi dan revitaslisasi. Selanjutnya, The Kings diproyeksikan menjadi resort yang lengkap di Kota Kupang.

The Kings mulai dibuka sejak pukul 10.00 – 22.00 Wita. Saat ini, fasilitas yang tersedia adalah restoran dengan berbagai macam menu makanan khas kupang serta stik.

“Kita menyediakan menu makanan yang berkualitas dengan harga yang terjangkau, namun tidak ada promo karena mengunjungi The Kings itu sudah menikmati view gratis seperti sunrise dan sunset,” tandasnya.

Sementara General Manager Restoran The Kings Kupang, Aloysius Bria mengatakan, saat ditutup untuk sementara waktu, The Kings membenahi banyak hal termasuk mengenai sumber daya manusia (SDM). Berbagai upaya tersebut dilakukan karena produk dan manajemen di restoran tersebut sangat diutamakan demi menjaga kenyamanan konsumen.

“Kita lakukan perekrutan dan tes serta training sesuai dengan bidang keahlian masing-masing agar bisa menjaring tenaga kerja yang profesiaonal. Dan saat ini The Kings memiliki 30 karyawan, 9 orang chef yang dibagi menjadi dua shift setiap harinya,” katanya.

Sebagai putra daerah, ia juga mendukung program baik pemerintah pusat maupun daerah dalam pengembangan pariwisata di NTT saat ini. Untuk itu, dia berharap kepada seluruh pengusaha di bidang restoran dan lainnya untuk saling mendukung guna memajukan NTT. (mg29/tom)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!