Tiga Honda Beat Dicuri – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Tiga Honda Beat Dicuri

KEFAMENANU, TIMEX – Kasus pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kabupaten TTU. Sabtu (24/8) malam, sebanyak tiga unit sepeda motor digasak pencuri di tiga lokasi yang berbeda di Kota Kefamenanu.

Ketiga sepeda motor yang  digasak pencuri hingga kini hilang jejak. Diduga, sepeda motor yang dicuri itu diselundupkan ke Distric Oecusse-RDTL.

Sesuai data yang  dihimpun Timor Express, Sabtu (24/8) sepeda motor Honda Beat BCS milik Ester Esa nomor polisi DH 6166 DK yang parkir di teras rumah di Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota kefamenanu,  digasak pencuri.

Pada waktu yang sama, pencuri menggasak sepeda motor milik Samirudin, warga Kelurahan Kefamenanu Selatan Kecamatan Kota kefamenanu. Sepeda motor dengan merek Honda Beat Street nomor polisi EB 3612 CJ itu, diparkir di teras kamar kosnya.

Selain itu, sepeda motor Honda Beat milik Hendro Wahyudi, warga Kelurahan Kefamenanu Selatan Kecamatan Kota Kefamenanu dengan nomor polisi DH 5574 DK yang parkir di depan kamar kos hilang dicuri.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Timor Express, Minggu (25/8) membenarkan adanya tiga unit sepeda motor dicuri dalam semalam. Padahal, berbagai upaya telah dilakukan pihak kepolisian terutama patroli pada malam hari dengan maksud mencegah aktivitas masyarakat yang mencurigkan.

Meski demikian, Polres TTU tetap berkomitmen meningkatkan kewaspadaan dan akan terus meningkatkan patroli malam baik itu patroli dari tim Sabhara dan juga patroli lampu biru dari tim Satlantas Polres TTU.

Menurutnya, kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Kabupaten TTU mayoritas terjadi karena tingkat kewaspadaan dari pemilik kendaraan bermotor yang tidak maksimal. Bahkan, ada pengendara kendaraan bermotor yang tidak mencabut kunci saat parkir di tempat umum maupun tempat terbuka.

Dikatakan, kesadaran masyarakat juga menjadi penting dalam meletakan kendaraan bermotor sehingga tidak menciptakan kesempatan bagi para pencuri untuk melakukan aksinya.

“Kejadian-kejadian yang terjadi saat ini karena masyarakat menyimpan atau meletakan kendaraan diluar rumah. Bahkan ada yang saat parkir tidak cabut kunci motornya,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten TTU agar tidak boleh menyimpan kendaraan di luar rumah yang memungkinkan orang untuk berniat mencuri kendaraan tersebut.

Rishian mengharapkan, agar tindakan kriminalitas tidak terjadi lagi, maka harus ada penyelarasan antara menghilangkan niat dan menghilangkan kesempatan bagi para pencuri.

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menumbuhkan sistem keamanan di lingkungan masing-masing perlu ditingkatkan agar dapat menjamin keamanan lingkungan.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat agar perlu partisipasi dan perlu adanya kesadaran diri untuk mengamankan kendaraan bermotornya apalagi asal parkir sampai meninggalkan kunci di motornya,” pungkasnya. (mg26/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!