Perkemi NTT Tetapkan 38 Atlet – Timor Express

Timor Express

SPORTIVO

Perkemi NTT Tetapkan 38 Atlet

SENGIT. Salah satu pertandingan yang berlangsung dalam seleksi akhir cabor Kempo di Aula Serbaguna KONI NTT, Sabtu lalu.

RUDY MANDALLING/TIMEX

Hadapi Pra PON cabor Kempo di Kaltim Bulan November

KUPANG,TIMEX – Setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang, Pengprov Perkemi NTT menetapkan 38 orang atlet untuk 11 nomor pertandingan yang akan di persiapkan berlaga di ajang Pra PON cabor Kempo yang akan berlangsung di Kalimantan Timur bulan November nanti.

38 atlet yang tersebut ditetapkan melalui seleksi tahap akhir yang dilangsungkan di Aula serbaguna KONI NTT, Sabtu (31/8) lalu, yang disaksikan langsung oleh Ketua Umum Pengprov Perkemi NTT, Esthon L. Foenay yang didampingi Sekretaris Pengprov Perkemi, Sensei George Hadjoh serta para orang tua kenshi.

Di setiap kelas, ditetapkan dua orang kenshi peraih poin tertinggi pertama dan kedua, dimana satu sebagai atlet inti dan satu cadangan/mitra tanding, sebagai langkah antisipasi, jika nantinya atlet inti mengalami cedera atau halangan lainnya, karena setelah ini 38 atlet ini masih akan menjalani TC sentralisasi. 38 kenshi ini sendiri, akan disusutkan menjadi 25 kenshi jelang keberangkatan mengikuti Pra PON.

“Ini hari adalah seleksi terakhir menuju pada kualifikasi PON di Kalimantan Timur, Kota Samarinda tanggal 21-25 November 2019.Dari seleksi ini, akan diambil 13 orang kenshi putri dan kenshi putra 12 orang. sehingga totalnya akan ada 25 orang kenshi yang sudah dipastikan menjadi tim Inti Perkemi NTT,” jelas Esthon.

Namun, kenhsi yang berada di peringkat kedua, juga di ambil sebagai mitra tanding dan akan disesuaikan dengan kemampuan dana.
“Dengan kondisi sekarang ini, lagi satu tahun menjelang PON dan lagi satu bulan menjelang Pra PON, mereka sudah siap,” terangnya.
Lebih lanjut, Esthon Foenay menutur jika dilihat dari proses pada seleksi akhir, kompetisi antar kenshi sangat ketat, terutama antara atlet lapisan baru dengan atlet-atlet kempo yang sudah meraih prestasi medali hingga kejuaraan dunia di California, Amerika Serikat pada tahun 2017.

“Ini mengindikasikan bahwa regenerasi kenshi NTT berjalan dengan baik,” jelas Esthon Foenay.(rum)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!