Raja Erizman Kembali ke Mabes Polri – Timor Express

Timor Express

NASIONAL

Raja Erizman Kembali ke Mabes Polri

Kapolda Sulsel jadi Kapolda NTT

KUPANG, TIMEX – Mutasi di tubuh Polri kembali bergulir. Kali ini, sejumlah perwira tinggi (Pati) dan Perwira menengah (Pamen) harus menanggalkan jabatan lamanya dan menjalankan tugas di jabatan baru.

Mutasi tertuang dalam empat Surat Telegram (ST) atas nama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian ditandatangani oleh Asisten Sumber daya Manusia (ADM) Polri Irjen Pol Indra Heri.

Empat TR tersebut masing-masing nomor ST 2315/XI/KEP/2019, ST 2316/XI/KEP/2019, ST 2317/XI/KEP/2019, dan ST 2318/XI/KEP/2019 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri.

Pada ST 2315/XI/KEP/2019 sebanyak 19 Pati yang dimutasi, ST 2316/XI/KEP/2019 sebanyak 132 Pamen dan Pati yang berganti jabatan. Kemudian, pada ST 2317/XI/KEP/2019 mempromosikan dan memutasi 136 perwira dan ST 2317/XI/KEP/2019 memutasi 44 perwira. Salah satu Pati yang dimutasi adalah Irjen Pol. Drs. Raja Erizman yang dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolda NTT kembali ke Mabes Polri.

Raja, dalam masa persiapan pensiunnya itu menjabat Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komonikasi Polri. Irjen Raja juga menjabat sebagai Kepala Divisi Hukum Mabes Polri sebelum dipindahkan menjadi Kapolda NTT.

Hal itu berdasarkan surat telegram dari Kapolri bernomor ST/2316/IX/2019, tertanggal 2 September 2019. Sementara jabatan Kapolda NTT diganti oleh Ijen Pol. Drs. Hamidin yang adalah Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sedangkan, Kapolda Sulsel yang baru akan dijabat oleh Irjen Pol. Mas Guntur Laupe. Di mana sebelumnya, Irjen Pol Mas Guntur Laupe memegang jabatan sebagai Kadivkum Polri.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Jules Abraham Abast saat di konfirmasi Timor Express membenarkan adanya telegram tersebut. “Iya benar adanya telegram dari Kapolri mutasi jabatan Kapolda NTT. Ini hal biasa yang sering di lakukan dalam tubuh polri sendiri untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Terhadap proses pergantian atau serah terima jabatan ini belum bisa dipastikan karena masih membutuhkan koordinasi dengan para pimpinan. “Untuk proses persiapan pergantian terhadap Kapolda NTT sendiri masih dilakukan koordinasi karena telegramnya kita baru dapat,” ungkapnya. (mg29/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!