Dua Sepeda Motor Dicuri – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Dua Sepeda Motor Dicuri

LAPOR: Willybrodus Oetpah, warga RT 09/RW 04 Kelurahan Kefamenanu Utara Kecamatan Kota saat membuat laporan polisi terkait kehilangan sepeda motor di ruang SPKT Polres TTU, Jumat (6/9).

PETRUS USBOKO/TIMEX

KEFAMENANU, TIMEX – Kasus pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Kabupaten TTU. Kamis (5/9) malam, sebanyak dua unit sepeda motor digasak pencuri di dua lokasi berbeda di Kota Kefamenanu.

Kedua sepeda motor yang digasak pencuri yakni milik Ade Putra, warga RT 54/RW 07 Kelurahan Kefamenanu Selatan Kecamatan Kota Kefamenanu jenis Honda Beat nomor polisi DH 5415 KF yang parkir di depan kamar kos. Selain itu, sepeda motor milik Willybrodus Oetpah, warga RT 09/RW 04 Kelurahan Kefamenanu Utara Kecamatan Kota Kefamenanu jenis Honda Beat nomor polisi DH 4023 DG dicuri saat parkir di garasi mobil.

Data yang dihimpun Timor Express, tercatat, dalam pekan sebanyak enam unit sepeda motor digasak pencuri. Diduga, sepeda motor yang berhasil digasak itu telah diselundupkan ke Distric Oecusse RDTL. Apalagi letak Kabupaten TTU yang berbatasan darat dengan Distric Oecusse RDTL sangat memudahkan pencuri untuk menyelundupkan sepeda motor tersebut.

Kapolres TTU, AKBP Rishian Krisna Budhiaswanto kepada Timor Express, Jumat (6/9) membenarkan adanya dua unit sepeda motor di Kota Kefamenanu yang digasak pencuri dalam semalam. Padahal, berbagai upaya telah dilakukan pihak kepolisian terutama patroli pada malam hari dengan maksud mencegah aktivitas masyarakat yang mencurigakan.

Meski demikian, Polres TTU tetap berkomitmen meningkatkan kewaspadaan dan akan terus meningkatkan patroli malam, baik itu patroli dari tim Sabhara dan juga patroli Lampu Biru dari tim Satlantas.

Menurut Rishian, kasus pencurian sepeda motor yang terjadi di Kabupaten TTU, mayoritas terjadi karena tingkat kewaspadaan dari pemilik kendaraan bermotor yang tidak maksimal. Bahkan, ada pengendara kendaraan bermotor yang tidak mencabut kunci saat parkir di tempat umum maupun tempat terbuka.

Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi penting dalam meletakan kendaraan bermotor, sehingga tidak menciptakan kesempatan bagi para pencuri untuk melakukan aksinya.

“Kejadian-kejadian yang terjadi saat ini karena masyarakat menyimpan atau meletakan kendaraan diluar rumah. Bahkan ada yang saat parkir tidak cabut kunci motornya,” tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kabupaten TTU agar tidak boleh menyimpan kendaraan diluar rumah yang memungkinkan orang berniat mencuri kendaraan tersebut.

Rishian mengharapkan, agar tindakan kriminalitas tidak terjadi lagi, maka harus ada penyelarasan antara menghilangkan niat dan menghilangkan kesempatan bagi para pencuri.

Selain itu, kesadaran masyarakat untuk menumbuhkan sistem keamanan di lingkungan masing-masing perlu ditingkatkan agar dapat menjamin keamanan lingkungan. “Saya minta kepada seluruh masyarakat agar perlu partisipasi dan perlu adanya kesadaran diri untuk mengamankan kendaraan bermotornya apalagi asal parkir sampai meninggalkan kunci di motornya,” pungkasnya. (mg26/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!