Pasar Rakyat Belum Dimanfaatkan – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Pasar Rakyat Belum Dimanfaatkan

MUBAZIR. Bangunan pasar rakyat di Kelurahan Kefamenanu Tengah mubazir, lantaran hingga kini belum dimanfaatkan.

PETRUS USBOKO/TIMEX

Diduga Ada Jual Beli Lapak

KEFAMENANU, TIMEX – Bangunan pasar rakyat yang terletak di Kelurahan Kefamenanu Tengah Kecamatan Kota Kefamenanu yang telah diresmikan Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes terkesan mubazir lantaran hingga kini belum dimanfaatkan.

Bangunan megah yang menyediakan 45 lapak jualan itu diduga adanya praktik jual beli lapak yang dilakukan sekelompok calo termasuk oknum ASN di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten TTU.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes kepada Timor Express, Kamis (5/9) menuturkan, pihaknya telah mengendus adanya praktik jual beli lapak pasar oleh sekelompok calo termasuk ASN pada bangunan lapak pasar rakyat di Kelurahan Kefamenanu Tengah.

Praktik jual beli lapak yang dilakukan sekelompok oknum dengan kisaran harga  Rp 15 juta hingga Rp 35 juta. Padahal, lapak yang dibangun pemerintah itu dikontrakan kepada pedagang dengan nilai kontrak Rp 150.000 perbulan. “Saya belum bagikan SK kontrak lapak untuk 45 lapak pada pasar rakyat, karena adanya laporan bahwa pembagian lapak  tidak murni, namun ada praktik jual beli lapak oleh sekelompok oknum calo termasuk ASN,” tuturnya.

Ia menegaskan, apabila terbukti adanya praktik jual beli lapak, maka pihaknya akan segera merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Raymundus, pemerintah daerah terus berbenah untuk melakukan penataan terhadap pasar rakyat yang berada di pusat Kota Kefamenanu. Bangunan pasar rakyat yang telah disediakan pemerintah daerah tersebut harus memberikan kenyamanan bagi para pedagang dan pembeli.

Ia menambahkan, bangunan pasar rakyat yang telah dikontrakan kepada pihak ketiga agar dapat dimanfaatkan dengan baik, terutama kebersihan harus tetap dijaga sehingga barang dagangan yang akan dijual tetap terjaga kebersihannya. Terutama sayur-mayur dan daging.

“Pemerintah bangun fasilitas untuk memberikan kenyamanan bagi para pedagang, sehingga kalau ada yang terbukti, maka akan kita proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (mg26/ays)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!