Terduga Pelaku Saksikan Olah TKP – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Terduga Pelaku Saksikan Olah TKP

EVAKUASI. Proses evakuasi jasad bayi untuk dibawa ke RSB Drs. Titus Uly, Kupang, Minggu (8/9).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Jasad Bayi Membusuk di Karung

 Langsung Diamankan Polisi

KUPANG, TIMEX – Kasus penemuan jasad bayi kembali terjadi di Kota Kupang. Kali ini, warga RT 42/RW 13, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Minggu (8/9) dihebohkan dengan penemuan mayat bayi dalam karung.

Yang menarik adalah terduga pelaku yang masih diinisialkan YVM turut menyaksikan proses olah TKP hingga evakuasi jasad bayi itu ke rumah sakit. Namun, polisi tidak butuh waktu lama untuk menemukan terduga. Dari informasi yang dihimpun di sekitar lokasi kejadian, akhirnya YVM diamankan. Koran ini juga berusaha mencari tahu siapa sebenarnya YVM (masih diinisialkan karena statusnya terduga, Red) di sekitar lokasi itu.

Akhirnya diketahui YVM adalah warga di sekitar warga RT 42/RW 13 Kelurahan Fatululi. Dan menghuni di salah satu kos di sekitar penemuan jasad bayi itu. Dirinya bahkan sudah tinggal sekitar 4 tahun di kos itu. Dan statusnya saat ini adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kupang. Hingga malam tadi, polisi masih melakukan proses penyelidikan. Belum ada perkembangan mengenai status YVM.

Jasad bayi yang belum terindentifikasi identitas dan jenis kelaminnya ini ditemukan terisi dalam karung beras berwarna kuning. Ketut Satrianan, Warga RT 06/RW 02, Kelurahan Airnona yang pertama kali menemukan jasad bayi tersebut menjelaskan jasad tersebut ditemukan sekira pukul 13.00. Saat itu Ketut sedang berada di lahan miliknya di Kelurahan Fatululi. Ia hendak membersihkan lahannya. “Lahan kosong ini saya rencana ada pembangunan dan sudah ada material, tapi saat melakukan pembersihan ada aroma tidak sedap, lalu saya cari ternyata menemukan karung yang berisi bayi itu,” ujarnya.

Ia mengatakan dirinya baru dua kali membersihkan lahan kosong, bekas rumah yang terbakar itu. “Hari Kamis itu saya datang bersihkan tapi belum ada,” paparnya.

Setelah menemukan dan memastikan bahwa karung yang mengeluarkan aroma tidak sedap itu ternyata jasad bayi, Ketut langsung melapor ke ketua RT dan warga setempat lalu menghubungi pihak kepolisian Polres Kupang Kota.

Agustinus Liwu, Ketua 42, saat ditemui mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah dilaporkan oleh Ketut Satrianan. Setelah dicek, ternyata karung itu berisi jasad bayi. Kondisinya mengenaskan. Bahkan beberapa bagian tubuhnya ada belatung.

Agustinus juga tidak bisa memastikan siapa ibu dari bayi malang itu. “Memang kita di sini terdapat beberapa kos-kosan, tapi kita tidak bisa menuduh karena kita tidak mengetahui ada yang hamil atau tidak. Jangan sampai bukan anak kos, tapi masyarakat biasa atau warga dari luar yang melakukan itu,” ujarnya.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Kupang Kota, Ipda Wayan Pasek Sunjana mengaku setelah mendapat laporan aparat langsung mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP. “Kita telah melakukan olah TKP terlebih dahulu dan selanjutnya kita akan melakukan pengembangan. Usai olah TKP kami membawa bayi ke RSB Drs. Titus Uly Kupang untuk melakukan visum,” ujarnya.

Kemarin, aparat langsung bertindak. Untuk sementara aparat berhasil mengamankan salah satu anak kos yang diduga merupakan ibu dari bayi tersebut yang diketahui berinisial YVM. “YVM ini kita amankan dan sementara dilakukan visum. Selain YVM kami juga memeriksa paman dari YVM dan Pelapor yang juga adalah pemilik kos dari YVM atas nama Ketut Satriana (48),” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun di TKP, terduga pelaku YVM baru menjadi mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Kupang dan sudah tinggal di kos milik pelapor sejak 4 tahun lalu.

Saat penemuan, terduga pelaku turut menyaksikan proses olah TKP dan evakuasi. Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, terduga pelaku mencurigakan sehingga langsung diamankan anggota kepolisian Polres Kupang Kota. (mg29/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!