Bawaslu Masih Negosiasi Anggaran – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Bawaslu Masih Negosiasi Anggaran

Pengawasan Pilkada Serentak 2020

JAKARTA, TIMEX– Pengajuan anggaran untuk pelaksanaan pilkada serentak 2020 tidak hanya dilakukan oleh KPU. Bawaslu juga telah mengajukan anggaran pengawasan untuk perhelatan di 270 daerah itu. Seluruh anggaran tersebut masih dinegosiasikan dengan masing-masing pemda yang di daerahnya ada pilkada.

Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Abhan saat dikonfirmasi Jawa Pos Selasa (10/9). Dia menjelaskan, seluruh Bawaslu di 270 daerah penyelenggara pilkada sudah mengajukan anggarannya masing-masing. Masing-masing Bawaslu masih membahasnya dnegan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). “Jadi masih belum final,” terangnya.

Hanya saja, ketika disinggung mengenai nominalnya, Abhan menyatakan belum memiliki. Nominalnya belum dilaporkan ke Bawaslu RI karena masih naik turun oleh negosiasi yang dilakukan. Abhan berjanji mengumumkannya begitu anggaran tersebut dinyatakan deal antara bawaslu dengan pemda.

Abhan menuturkan, kendala dari negosiasi anggaran adalah kemampuan pemda dalam membiayai perhelatan tersebut. “Kalau kami memakai standard pilkada 2015 tentu tidak bisa, karena sudah ada inflasi,” lanjutnya. dia memastikan tidak meminta anggaran berlebih. Yang penting cukup dan mencukupi kebutuhan yang ada.Misalnya bimbingan teknis kepada jajaran pengawas ad hoc. Intensitas maupun kuantitasnya harus cukup agar para pengawas di lapangan memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan pekerjaannya. Bimtek tersebut memerlukan biaya yang tentunya tidak mungkin disediakan sendiri oleh Bawaslu.

Pengajuan anggaran tersebut, tutur Abhan, masih mengacu pada UU nomor 10 Tahun 2016. Bila nanti ada revisi UU yang berpengaruh pada dukungan pembiayaan, tentu akan ada perubahan pengajuan anggaran. “Bagi kami sekalipun ada revisi, tidak akan banyak berimbas pada persoalan penganggaran,” tutur Abhan. Mengingat, tahapan pilkada juga sudah pasti.

Pihaknya sudah mengumpulkan TAPD dari daerah-daerah penyelenggara dan menjelaskan apa saja kebutuhan Bawaslu. Juga mendorong Pemda untuk bisa deal secepatnya dengan Bawaslu. “Target kami Oktober akhir ini sudah selesai semua,” tambahnya. Sehingga, begitu tahapan pengawasan dimulai, tidak ada lagi pembicaraan mengenai anggaran.

Sebagaimana diberitakan, KPU mengumumkan pengajuan anggaran penyelenggaraan pilkada di 252 dari 270 daerah. Masih ada 18 daerah yang belum mengajukan nominal anggaran. Sementara, Mendagri Tjahjo Kumolo memastikan anggaran penyelenggaraan pilkada akan tersedia dalam jumlah yang cukup. Dia mengawasi lannsung komitmen penyediaan anggaran itu.(byu/jpg/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!