Mahasiswa STIKOM Uyelindo Jadi Agen Perubahan – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Mahasiswa STIKOM Uyelindo Jadi Agen Perubahan

PEMATERI.Andrari Grahitandaru, Ahli Utama Perekayasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Republik Indonesia saat memaparkan materinya tentang Smart City di Aula STIKOM Uyelindo Kupang, Senin (9/9)

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

KUPANG, TIMEX – Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Uyelindo (STIKOM) Kupang harus menjadi agent of change (agen perubahan) bagi pembangunan di NTT, khususnya Kota Kupang yang memiliki program Smart City.

Hal tersebut disampaikan Marinus Lamabelawa, Ketua STIKOM Uyelindo Kupang saat menggelar seminar sehari tentang Smart City di Aula STIKOM Uyelindo Kupang, Senin (9/9).

Marianus katakan, perkembangan ITE saat ini menuntut mahasiswa STIKOM untuk menjadi agen perubahan di daerah, bahkan untuk tingkat nasional.
STIKOM Uyelindo sebagai perguruan tinggi ITE terbesar dan satu-satunya di NTT harus menyikapi ini dengan serius.

Peluang bagi para mahasiswa dan lulusan STIKOM ini tidak dimiliki banyak perguruan tinggi lain. Sehingga dengan kompetensi dasar di bidang ITE merupakan peluang emas untuk membantu pemerintah membangun daerah ini.

“Mahasiswa saat ini harus diberdayakan dengan baik melalui proses persiapan atau perkuliahan yang tengah berlangsung sesuai dengan bidang ilmu masing-masing. Sehingga program Smart City di Kota Kupang dapat terwujud sesuai harapan,” katanya.

Keterlibatan akademisi dalam menjalankan program pemerintahan sangat penting, khususnya di bidang ITE. “Kita harus mendukung pemerintah karena program pemerintah kota saat ini harus ada keterlibatan dari mahasiswa,” ujarnya.

Ir. Andrari Grahitandaru M.Sc, Ahli Utama Perekayasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Republik Indonesia pada kesempatan itu memberikan motivasi kepada mahasiswa dalam menghadapi Smart City.

Dirinya menjelaskan tujuan Smart City kepada mahasiswa dan pengaruh Smart City kepada masyarakat yang aman, mudah, sehat dan makmur.

“Penerapan program Smart City ini juga akan ada perbaikan kinerja serta efisiensi dalam semua bidang pemerintahan. Namun kesuksesan program ini tentu membutuhkan kerja sama dari semua elemen masyarakat,” ungkapnya.

Biro Humas STIKOM Uyelindo Kupang, Erna Nubatonis menjelaskan untuk menyikapi dan mendukung program pemerintah tidak hanya Kota Kupang namun juga Provinsi NTT.

Berbagai upaya yang dilakukan tidak hanya melalui seminar. Saat ini pihaknya melalui program KKN, mahasiswa diharuskan mengembangkan aplikasi pendukung pelayanan di setiap kelurahan di mana mahasiswa melakukan KKN.

“Masyarakat kini mulai sadar akan pentingnya teknologi. Sehingga mahasiswa menggunakan peluang ini tidak hanya di kampus, tapi melalui program KKN. Kami membantu untuk membuat aplikasi agar memperlancar pelayan,” ungkapnya.(mg29/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!