Dari Swiss, Mekeng Titip Pesan ke KPK – Timor Express

Timor Express

METRO

Dari Swiss, Mekeng Titip Pesan ke KPK

KPK Cekal Melchias Mekeng

Berstatus Saksi dalam Kasus Suap Pertambangan

JAKARTA, TIMEX – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Melchias Markus Mekeng dicekal KPK ke luar negeri selama 6 bulan. Namun, hingga Rabu (11/9) kemarin, Mekeng diketahui masih berada di Swiss dalam rangka kunjungan kerja.

Melalui penasehat hukumnya, Petrus Selestinus, Mekeng memberi pesan siap datangi gedung KPK setelah pulang dari Swiss.

Kemarin, sebetulnya penyidik KPK sudah membuat agenda memeriksa Ketua Komisi XI DPR RI ini. Ia masih status sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proses pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT. AKT di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun, karena masih berada di luar negeri, dirinya belum memenuhi panggilan penyidik KPK.

Kuasa hukumnya, Petrus Selestinus, mengakui surat panggilan KPK sudah diterimanya. Namun Mekeng belum bisa memenuhi panggilan penyidik KPK untuk diperiksa sebagai saksi. “Tapi karena klien saya masih melakukan kunker di luar negeri (Swiss), maka kami sudah sampaikan surat pemberitahuan terkait ketidakhadiran pada hari ini (kemarin, Red). Kita juga minta penyidik untuk mengagendakan ulang waktu pemeriksaan,” ungkap Petrus.

Menurut advokat Peradi Jakarta ini, kliennya sama sekali tidak menghindari panggilan penyidik KPK. “Jadi, Pak Mekeng tidak sementara menghindar. Dia sementara kunker ke luar negeri bersama beberapa orang anggota DPR RI lainnya. Kalau sudah kembali dari luar negeri, maka dirinya akan memenuhi panggilan penyidik,” katanya.

Seperti yang sudah diberitakan, Melchias Markus Mekeng dicekal KPK untuk tidak bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan sejak Selasa (10/9). Karena itu, KPK juga sudah meminta petugas imigrasi untuk mencegah Mekeng supaya tidak bepergian ke luar negeri.

Langkah pencekalan tersebut dilakukan lembaga antirasuah tersebut karena Melchias Markus Mekeng akan diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi dengan tersangka Samin Tan (SMT) yang merupakan pemilik PT Borneo Lumbung Energi.

Terpantau Timor Express di gedung KPK, kemarin, sejak pagi hingga petang, Melchias Markus Mekeng tidak mendatangi gedung KPK. Padahal, penyidik telah mengagendakan waktu pemeriksaan pada Rabu kemarin untuk dirinya. Hanya saja, statusnya dalam pemeriksaan kemarin baru sebagai saksi. Adapun dalam urutan pemeriksaan kemarin, nama Melchias Markus Mekeng berada di urutan ke-11.

Terkait batalnya pemeriksaan terhadap Mekeng, kemarin, Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada awak media membenarkannya. “Saksi tidak hadir. Sudah mengirimkan surat karena berada di luar negeri. Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang,” begitu penjelasan singkat Febri kepada media.

Untuk diketahui, Mekeng dijadwalkan diperiksa sebagai saksi bersama tersangka Samin Tan yang merupakan pemilik perusahaan pertambangan PT. Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM). Samin juga batal diperiksa kemarin. “Yang bersangkutan menyampaikan surat sakit. Jadi akan dijadwalkan ulang,” kata Febri.

Dalam kasus ini, Samin yang sudah ditetapkan sebagai tersangka diduga memberi suap kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih sebesar Rp 5 miliar terkait pengurusan terminasi kontrak pertambangan. Uang tersebut diduga dipakai Eni untuk kepentingan pilkada suaminya di Kabupaten Temanggung. (gat/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!