Hanura Raih Tiga Kursi Pimpinan – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Hanura Raih Tiga Kursi Pimpinan

BERI KETERANGAN.Ketua DPD Hanura NTT, Refafi Gah (dua kanan) didampingi Sekretaris, Sipri Ritan (dua kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Sekretariat Hanura NTT, Rabu (11/9)

CARLENS BISING/TIMEX

Refafi: Jangan Ragu dengan Hanura

KUPANG, TIMEX-Partai Hanura secara nasional tidak parliamentary threshold (PT) empat persen. Namun di Provinsi NTT, Hanura masih eksis dengan sejumlah capaian positif.

Selain mempertahankan lima kursi di DPRD Provinsi NTT, Hanura berhasil meraih kursi pimpinan DPRD di tiga kabupaten. Masing-masing di Kabupaten TTU, Ende dan Kabupaten Manggarai Timur.

“Ini kebanggaan tersendiri bagi Partai Hanura. Dimana kami menghadapi masa krisis yang luar biasa. Melewati masalah besar tapi Hanura di NTT masih bisa berhasil mendapatkan tiga pimpinan. Bahwa benar tidak lolos PT tapi tidak berarti Hanura tenggelam,” kata Ketua DPD Hanura NTT, Refafi Gah di Sekretariat Hanura NTT, Rabu (11/9).

Refafi didampingi Sekretaris DPD Hanura NTT, Sipri Ritan, Ketua DPC Hanura TTU, Yasintus Naif dan Ketua DPC Hanura Ende, Tibertius Didimus Toki. Menurut Refafi, Hanura meraih sukses di hampir semua daerah di NTT pada pemilu 17 April 2019 lalu. “Jangan ragu dengan Hanura. Karena Hanura terus berjuang untuk sejahterakan rakyat bersama pemerintah,” sambung Refafi yang juga anggota DPRD NTT itu.

Pada kesempatan itu, Refafi tegaskan, para kader, termasuk yang terpilih sebagai anggota DPRD di setiap daerah adalah calon pemimpin. Hanura di tangan dia, ingin mengutamakan kader dalam perhelatan politik. Baik legislatif maupun eksekutif. “Kami tetap prioritaskan kader untuk jadi pimpinan di daerah. Kecuali mereka angkat tangan, baru kita cari lain,” tantangnya.

Salah satu raihan positif, yakni di Kabupaten Manggarai Timur. Dimana Hanura pada periode 2014-2019 hanya memperoleh satu kursi. Namun pada pemilu April 2019 lalu, Hanura meraih empat kursi dan berhak atas kursi wakil ketua DPRD.

Ketua DPC Hanura Kabupaten TTU, Yasintus Naif pada kesempatan itu mengakui, perjuangan Hanura di Kabupaten TTU begitu berat. Pasalnya, Hanura harus berhadapan dengan Partai Nasdem yang berkuasa, yakni Bupati TTU sebagai Ketua DPW Nasdem NTT.

Namun atas dukungan masyarakat, Hanura berhasil meraih suara terbanyak kedua setelah Nasdem. “Sebagai wakil rakyat di DPRD, ada beberapa hal yang menjadi prinsip. Kalau program pemerintah bermanfaat untuk rakyat, Hanura dukung. Tapi kalau tidak prorayat, maka Hanura di depan untuk mengkritisi,” kata Sintus.

Dia tambahkan, Hanura akan berkonsentrasi penuh pada pilkada TTU yang dihelat 2020 nanti. Hanura harus ambil bagian dalam proses politik di 23 September 2020 itu. “Sebagai kader, kami siap untuk ikut berkontestasi nanti,” tandas dia.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!