Selasa Tiba di Kupang, Rabu Bertugas – Timor Express

Timor Express

METRO

Selasa Tiba di Kupang, Rabu Bertugas

KAPOLDA BARU. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menandatangani berita acara pelantikan Kapolda NTT di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

GATRA BANUNAEK/TIMEX

Irjen Hamidin Resmi Kapolda NTT

JAKARTA, TIMEX – Irjen Pol. Hamidin akhirnya resmi menjabat sebagai Kapolda NTT, Jumat (13/9). Ia dilantik oleh Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian bersama sejumlah pejabat utama Mabes Polri di gedung Rupatama, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Usai diambil sumpah, jenderal dengan dua bintang di pundak ini menegaskan upaya mitigasi terhadap kejadian-kejadian menonjol yang selama ini terjadi di wilayah hukum Polda NTT akan dituntaskan dengan baik. “Setelah pelantikan hari ini (kemarin, Red), saya harus kembali dulu ke Makassar karena ada rangkaian kegiatan yang harus diselesaikan. Setelah dari Makassar, hari Selasa saya akan tiba di Kupang dan hari Rabu saya akan memulai dengan tugas pelayanan,” jelas Hamidin.

Diakuinya, sebelum memulai pelayanan di maka dirinya harus memastikan terlebih dahulu kejadian-kejadian menonjol di NTT. “Caranya adalah saya akan mendengarkan laporan dari masing-masing Satker (satuan kerja) tentang apa yang dihadapi saat ini. Kemudian, dari situlah saya akan memrioritaskan mana yang harus saya prioritaskan penyelesaiannya terlebih dahulu,” tegasnya.
Untuk diketahui, para perwira tinggi (Pati) yang dilantik kemarin adalah Kapolda dan pejabat utama di lingkungan Mabes Polri.

Mutasi untuk para Pati ini sesuai surat telegram nomor ST/2316/IX/KEP/2019, Senin (2/9) lalu dan ditandatangani Karobinkar Brigjen Pol. Eko Indra Heri. Kapolda NTT Irjen Pol. Raja Erizman dimutasi sebagai Kadiv TIK Mabes Polri. Dan Kapolda NTT dijabat oleh pejabat baru, Irjen Pok. Hamidin yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Sulsel.

Sementara jabatan Kapolda Sulsel dipercayakan ke Irjen Pol. Mas Guntur Laupe yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivkum Polri. Sementara para pejabat utama Mabes Polri yang ikut dilantik kemarin adalah Kadiv Hukum, Kadiv Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) serta Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri.

Seremonial sertijab kemarin diawali dengan pembacaan surat keterangan (SK) tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri dilanjutkan dengan pelepasan dan pemasangan tanda jabatan serta penyerahan tongkar jabatan.
Rangkaian seremonial selanjutnya yakni pengambilan sumpah jabatan para pejabat tinggi didampingi rohaniawa serta penadatanganan berita acara pelantikan dan pakta integritas.

Kapolda Baru Harus Pahami Kondisi NTT

Mutasi jabatan yang dilakukan Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian bagi para Perwira Tinggi dan Perwira Menengah (Pati dan Pamen) adalah hal lumrah. Mutasi tersebut dinilai dilakukan sesuai dengan sistem yang ada dan berlaku di instansi kepolisian.
“Kami di Komisi III DPRI RI menilai bahwa siapa pun yang menjadi Kapolda di semua wilayah di Indonesia itu adalah wewenang Kapolri. Jelas karena memang itu adalah hak prerogatif seorang Kapolri untuk menempatkan anggotanya di mana saja. Mutasi yang dilakukan tentu saja sudah sesuai dengan sistem yang ada dan berlaku di instansi tersebut,” ungkap Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Herman Hery kepada Timor Express di Jakarta.

Terkait mutasi jabatan tersebut, politisi PDIP Dapil NTT II ini menegaskan bahwa harapan Komisi III DPR RI yakni pejabat yang baru harus mampu melakukan tugasnya melayani masyarakat dengan baik seperti yang sudah dilakukan oleh pejabat yang lama. “Harapan kami yakni Kapolda yang baru harus mampu melakukan tugasnya dengan baik seperti apa yang sudah dilakukan oleh Kapolda yang lama,” jelas HH sapaannya.

Terkait mutasi jabatan Pati yang juga terjadi di Polda NTT, HH mengaku bahwa Kapolda NTT harus mampu memahami situasi dan kondisi di NTT. “NTT merupakan daerah yang memiliki karakterisrik spesifik. Karena itu maka fungsi-fungsi Polmas harus tetap dijalankan. Hal ini penting karena memang masyarakat NTT adalah masyarakat yang cukup kompleks baik dari segi suku, agama dan ras,” katanya.

Untuk Kapolda NTT yang baru, dirinya meminta agar memahami dinamika yang ada di wilayah NTT. “Fungsi-fungsi Polmas harus tetap dijalankan dengan baik seperti yang sudah dilakukan oleh Kapolda yang lama. Untuk Kapolda yang lama juga sudah menorehkan hal-hal yang baik bagi masyarakat NTT, selamat untuk jabatan barunya,” tutup HH. (gat/sam)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!