Siswi PKL Sukses Buat Pakan LRT, Kepala Sekolah: Ini yang Diharapkan SMK-PP Negeri Kupang – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

Siswi PKL Sukses Buat Pakan LRT, Kepala Sekolah: Ini yang Diharapkan SMK-PP Negeri Kupang

HASIL PKL. Alexsandra Ole, Siswi SMK-PP Negeri Kupang mempraktikkan cara membuat Pakan LRT hasil ia mengikuti PKL di Jawa Timur, September 2019 lalu. (FOTO: Istimewa)

OELAMASI-Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PKL) para siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Negeri Kupang selama lebih kurang dua bulan di dunia usaha/dunia industri (DU/DI), memberi banyak dampak positif.

Bagaimana tidak, para siswa SMK-PP Negeri Kupang yang baru saja melakukan PKL mampu membuat sebuah inovasi yang sangat bermanfaat bagi mereka kelak.

Pengalaman tak terlupakan dialami oleh Alexsandra Ole (Sandra). Selama melaksanakan PKL di UD. Intan Abatani, pada 4 Juli – 4 September 2019, Siswi Program Studi Agribisnis Ternak Ruminansia ini mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga dalam bidang yang digelutinya saat ini.

Sebagaimana diketahui, UD. Intan Abatani tempat Sandra melakukan PKL merupakan wisata edukasi pertanian sekaligus Pusat Pertanian Terintegrasi di Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur. Di lokasi PKL ini, terdapat teknologi pengolahan pakan dari sumber limbah rumah tangga. Namanya Pakan Limbah Rumah Tangga (Pakan LRT). Teknologi ini yang dipelajari Sandra selama melakukan PKL di sana.

Seperti namanya, pakan LRT merupakan pakan yang dibuat dari limbah rumah tangga seperti sisa makanan, limbah dapur seperti sisa sayuran dan buah. LRT ini kemudian diolah dengan teknologi fermentasi.

“Saya memilih Pakan LRT karena selama ini banyak limbah rumah tangga yang belum diolah dengan baik. Bahkan terbuang begitu saja,” ujar Sandra ketika ditanya kenapa memilih Pakan LRT sebagai judul PKL.

Sandra menjelaskan, dengan teknologi pengolahan LRT ini, limbah rumah tangga menjadi pakan bernutrisi yang tidak hanya dapat diberikan untuk unggas atau babi, tetapi juga untuk kambing bahkan ternak sapi.

Lalu bagaimanakah cara membuat Pakan LRT ini? Menurut Sandra, pertama-tama menyiapkan bahan dan peralatan yang diperlukan untuk membuat Pakan LRT. Bahan-bahan itu adalah: a). Limbah rumah tangga berupa sisa makanan, sisa sayur, hingga sisa buah-buahan, b). Bahan tambahan berupa dedak, c). Tetes tebu atau gula, sebagai makanan dari bakteri, dan d). EM4 atau mikroorganisme lokal (boleh tidak menggunakan bahan ini).

Selanjutnya, kata Sandra, peralatan yang digunakan ialah a). Pisau, ini digunakan untuk mencacah limbah yang berukuran besar; b). Wadah yang dapat ditutup dengan kondisi kedap udara (anaerob), digunakan untuk menampung dan sebagai tempat fermentasi Pakan LRT; c). Saringan, diguanakan untuk memisahkan LRT padat dengan cair; d). Pengaduk, digunakan untuk mengaduk campuran Pakan LRT; e). Timbangan, guna menimbang bahan-bahan; f). Karung, sebagai tempat untuk mengangin-anginkan LRT.

Langkah berikut, kata Sandra adalah Pakan LRT. 1). Kumpulkan limbah rumah tangga dan rendam dengan air cucian beras selama 4 hari, sehingga LRT tidak busuk atau berjamur, 2). Pisahkan LRT dengan air cucian beras menggunakan saringan, 3). Bentangkan karung dan tumpahkan LRT padat, 4). Cincang LRT yang berukuran besar, 5). Campurkan LRT dengan dedak padi dengan perbandingan 1:1, 6). Campurkan tetes tebu dengan perbandingan 2 persen dari LRT, 7). Campurkan seluruh bahan hingga rata, 8) Tuang pada ember atau wadah, padatkan dan tutup. “Pastikan kondisi dalam ember atau wadah itu kedap udara,” kata Sandra. 9). Simpan pakan LRT selama 2 minggu, 10). Pakan dibuka dan diangin-anginkan selama 30 menit sebelum diberikan kepada ternak. Pakan LRT dapat diberikan bersama pakan jenis lainnya.

Kepala SMK-PP Negeri Kupang, Ir. Stepanus Bulu, MP memberi apresiasi atas ilmu dan pengalaman yang diperoleh para siswa selama mengikuti PKL.

“Hasil inilah yang memang diharapkan oleh SMK-PP Negeri Kupang, yakni siswa-siswi dapat menguasai kompetensi bahkan inovasi secara riil, bukan secara teoritis saja,” ungkap Stepanus Bulu.

Menurut Stepanus Bulu, PKL di DU/DI telah terbukti mendukung terwujudnya visi SMK-PP Negeri Kupang yakni, “Menghasilkan SDM Pertanian yang Profesional, Mandiri, Berdaya Saing untuk Menyiapkan Job Creator dan Job Seeker dalam Mendukung Ketahanan Pangan dan Meningkatkan Kesejahteraan Petani.” (*/aln)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!