Julie Laiskodat ke Senayan – Timor Express

Timor Express

METRO

Julie Laiskodat ke Senayan

Julie Sutrisno Laiskodat

Pengganti Johnny Plate di DPR RI

KUPANG, TIMEX – Jhonny G. Plate telah mundur sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024 setelah dilantik sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Rabu (23/10).

Sebagai peraih suara terbanyak kedua pada pemilihan legislatif (Pileg) lalu, Julie Sutrisno Laiskodat dipastikan akan menggantikan Jhonny Plate di Senayan.

Ketua DPP Partai Nasdem, Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwawancara Timor Express, Kamis (24/10), menyebutkan, mekanisme pergantian Jhonny Plate di DPR RI akan mengikuti regulasi yang berlaku, yakni Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) Nomor 17 Tahun 2015. “Untuk penggantinya (Jhonny Plate, red) di DPR, sudah pasti harus sesuai dengan ketentuan,” kata Gubernur NTT itu usai rapat kerja bersama walikota, bupati, camat, lurah dan kepala sekolah se-Provinsi NTT di GOR Oepoi Kupang.

Saat Koran ini menyebutkan nama Julie Sutrisno Laiskodat yang tidak adalah istrinya, Viktor mengaku tidak tahu siapa caleg DPR RI dari Partai Nasdem yang meraih suara terbanyak kedua setelah Jhonny Plate di daerah pemilihan NTT 1. “Cek saja siapa yang kedua setelah Pak Jhonny. Saya juga tidak tahu,” kata Viktor seraya tersenyum lebar.

Untuk diketahui, dalam Pileg kali lalu, ada enam caleg dari Partai Nasdem yang bertarung di Dapil NTT 1 (Flores, Alor dan Lembata). Yakni, Jhonny Plate, Kristo Blasin, Julie Sutrisno Laiskodat, Alexander Ena, Eduardus Hena dan Nurul Almy Hafild.

“Jhonny Plate caleg nomor 1 mendapat 122.290 suara. Disusul caleg nomor urut 3 atas nama Julie Sutrisno dengan 35.781 suara, Alexander Ena (nomor urut 4) dengan 16.638 suara, Kristo Blasin (nomor urut 2) dengan 12.324 suara, Nurul Almy Hafild (nomor urut 6) dengan 9.702 suara dan Eduardus Hena (nomor urut 5) dengan 4.243 suara.

Berikut rincian perolehan suara Ibu Julie Laiskodat dari tiap-tiap kabupaten di Dapil NTT 1. Alor 6.994 suara, Lembata 2.088 suara, Flores Timur 2.862 suara, Sikka 3.314 suara, Ende 8.843 suara, Nagekeo 1.778 suara, Ngada 4.593 suara, Manggarai Timur 1.596 suara, Manggarai 1.184 suara dan Manggarai Barat 2.529 suara.

Adapun Pasal 242 UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) Nomor 17 tahun 2015 menyebutkan, anggota DPR yang berhenti antarwaktu digantikan oleh calon anggota DPR yang memperoleh suara terbanyak urutan berikutnya dalam daftar peringkat perolehan suara dari partai politik yang sama pada dapil yang sama.

Terkait Johnny Plate yang masuk kabinet, menurut Laiskodat, sebagai rekan separtai dan pernah sama-sama di DPR RI, dia tahu betul kualitas Jhonny. Sekjen Partai Nasdem itu, menurut Viktor, merupakan sosok kader yang sangat luar biasa. Selain hebat dari sisi kemampuan intelektual, dedikasi Jhonny untuk masyrakat NTT sudah tidak diragukan lagi. “Jhonny Plate itu salah satu putra terbaik NTT. Di Nasdem, dia bukan kader yang biasa-biasa saja. Dia orang hebat dan punya kemampuan intelektual yang luar biasa. Jadi kita patut berbangga,” sebut Viktor usai membawakan materi dalam kegiatan rapat kerja bersama walikota Kupang, para bupati, camat, lurah dan kepala desa se-Provinsi NTT di GOR Oepoi, Kamis (24/10).

Viktor menambahkan, kesediaan Jhonny menjadi menteri merupakan panggilan moral untuk menuangkan segala kemampuannya dalam rangka mewujudkan mimpi besar Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Khususnya di bidang teknologi komunikasi dan informasi. “Dia itu orang hebat dan saya yakin dia mampu mengerjakan seluruh mimpi besar Presiden dan Wakil Presiden. Dia mampu memimpin dan meng-handle Kementerian Kominfo dengan baik,” kata yang juga adalah Ketua DPP Nasdem.
Dengan memiliki kemampuan yang luar biasa, Viktor berharap, Jhonny Plate bisa membuat gerakan-gerakan perubahan yang hebat serta mampu keluar dari kebiasaan-kebiasaan lama yang diterapkan oleh Kementerian Kominfo selama ini. Jhonny, kata dia, harus juga memiliki semangat yang sama dengan Presiden Jokowi. Oleh karena itu, seiring dengan kemajuan teknologi informasi, Indonesia harus bisa memiliki situs jejaring sosial dengan kekhasannya tersendiri.

“Ke depan kita tidak harus punya facebook. Saya sudah titip ke dia (Jhonny Plate, red) untuk tutup facebook. Kalau China bisa tutup situs dan akun media sosial, kenapa Indonesia tidak bisa. Kita harus punya produk sendiri yang ada khas Indonesia-nya,” ungkapnya.

Kembali ke internal partai, Viktor juga berharap, meski berstatus sebagai menteri Kominfo, Jhonny Plate tetap memangku jabatan sebagai Sekjen Partai Nasdem. “Saya sudah minta ke teman-teman di DPP agar Jhonny tetap sebagai Sekjen Partai Nasdem,” ungkapnya. (tom/jpnn/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!