Kacamata “Jeriko” Menuai Protes – Timor Express

Timor Express

METRO

Kacamata “Jeriko” Menuai Protes

Nilai Ada Unsur Politik
Kadiskes: Tidak Langgar Aturan

KUPANG, TIMEX – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Kesehatan pada tahun anggaran 2019 membuat program bantuan kacamata baca bagi 10.000 warga Kota Kupang. Di kacamata tersebut ada tulisan Jeriko, yang merupakan akronim dari nama Jefri Riwu Kore, Wali Kota Kupang selain tulisan Pemerintah Kota Kupang.

Namun hal ini diprotes dewan karena menilai menuliskan nama Jeriko di kacamata tersebut tidak sesuai, sebab barang tersebut dibeli menggunakan APBD.

Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Padron Paulus, Rabu kemarin, menilai bantuan yang menggunakan APBD seharusnya tidak memuat unsur-unsur politik.

Padron menjelaskan, tujuan pemerintah Kota Kupang membantu masyarakat Kota Kupang memang sangat baik, dan tentunya DPRD sangat mendukung. Namun sangat disesalkan jika pemerintah menggunakannya untuk kepentingan pribadi. “Jadi jika pemerintah sudah menjalankan program yang bertujuan untuk membantu masyarakat, maka jangan lagi ada unsur-unsur lain di baliknya. Jangan sampai APBD dipakai untuk urusan politik,” katanya.

Seharusnya, kata Padron, jika ingin mencantumkan atribut pribadi, maka seharusnya menggunakan anggaran pribadi. Tidak boleh gunakan APBD yang merupakan uang rakyat. “Usulan bantuan kacamata tahun 2020 nanti akan menjadi evaluasi. Jangan sampai terjadi hal seperti ini. Karena ini sudah telanjur, maka ini akan menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore mengatakan bantuan kacamata merupakan program Pemerintah Kota Kupang untuk membantu masyarakat. “Kenapa bertuliskan nama Jeriko karena memang sekarang saya adalah Wali Kota Kupang. Di kacamata itu juga ada tertulis pemerintah Kota Kupang dan di gagang sebelahnya ditulis Jeriko. Saya rasa ini hal biasa,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati mengatakan penulisan nama Jeriko tidak menyalani aturan, melainkan sebagai tanda bahwa kacamata tersebut memang benar-benar merupakan bantuan dari pemerintah Kota Kupang. “Karena sekarang adalah masa pemerintahan Jefri Riwu Kore maka tidak ada salah jika kacamata yang merupakan bantuan pemerintah ini bertuliskan nama Wali Kota Kupang,” katanya.

Retnowati menyayangkan adanya kritik terkait penulisan nama tersebut. Padahal ini menandakan bahwa barang tersebut merupakan bantuan pemerintah Kota Kupang. “Jadi nama tulisan itu juga merupakan penanda dan bukti bahwa benar-benar merupakan bantuan pemerintah Kota Kupang. Bagaimana membedakan dengan kacamata lain, juga sebagai kontrol saja,” ungkapnya.

Dia mengatakan untuk bantuan kacamata tahun 2019 sebanyak 10.000 kacamata dan semuanya sudah dibagikan ke masyarakat. Tersisa Kecamatan Kota Raja yang akan dibagikan beberapa hari ke depan. (mg25/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!