Kampung Maumere Dukung Herybertus Nabit – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Kampung Maumere Dukung Herybertus Nabit

JEMPUT. Tarian Kuda Lumping saat penjemputan Hery Nabit, Sabtu (28/12).

FANSI RUNGGAT/TIMEX

RUTENG, TIMEX-Warga Kampung Maumere Kelurahan Bangka Nekang Kecamatan Langke Rembong, Sabtu (28/12) melakukan deklarasi kepada Herybertus Nabit untuk maju sebagai calon bupati Manggarai periode 2021-2025. Calon wakil menunggu hasil survei.

Deklarasi berlangsung di halaman rumah Aleks Dase di Kampung Maumere. Kehadiran Herybertus Nabit atau biasa disapa Hery, disambut secara adat Manggarai kepok curu di ujung jalan Mgr Van Bekum. Hery diarak ke tempat kegiatan dan diiringi musik tradisional letor dari Kabupaten Sikka dan tarian kuda lumping. Tiba di tempat kegiatan, diterima dengan kepok kapu. Sekira 150-an warga yang hadir.

Pada kesempatan itu, Hery menyampaikan terima kasih atas dukungan warga melalui kegiatan deklarasi terhadap dirinya untuk maju sebagai calon bupati Manggarai. Kata dia, untuk bisa sukses dari perjuangan ke depan, tentu semua bekerja. Untuk saat sekarang, dirinya belum bisa berbicara banyak tentang politik pilkada Manggarai 2020.

“Hari ini saya anggap sebagai pertemuan keluarga. Karena saya sudah pasti kalau sudah duduk disini, ya pasti pilih saya. Saya sendiri baru bisa omong maju bertarung lagi di pilkada 2020, itu pada awal November 2019. Saya juga belum bisa omong banyak, karena masih mau dengar suara warga dan keluarga,” kata Hery.

Karena menurutnya, politik itu harus dimaknai sekali-kali kemampuan mendengar suara dari yang istilahnya akar rumput. Inilah juga alasan yang menghendaki dirinya maju. Hery agak lama mengumumkan maju bertarung, karena harus melihat dulu irama dan aturan permainan di partai. Karena jika cepat memutus untuk maju, tapi terakhir partai tidak dukung, pasti repot.

Kata dia, selama ini banyak orang selalu bertanya kepada dirinya, terkait majuk tidaknya di pilkada Manggarai. Disini Hery melihat, orang sudah tidak sabar bahwa dirinya harus maju menjadi calon bupati. Kepada warga Hery minta bermain pelan-pelan. Biarkan orang lain sudah pajang baliho, karena baliho itu bukan satu-satunya ukuran untuk menang.

“Apa pun tulisan di baliho, tetap masyarakat yang tentukan. Jadi untuk memuji dan membuktikan para calon, ya masyarakat. Pengalaman pilkada tahun 2015 lalu, saya kalah dan itulah jalan kehendak sejarah pribadi dan sejarah masyarakat. Tentu pilkada 2020 hal itu tidak perlu terulang lagi,” tegas Hery.

Hery belum umumkan siapa bakal calon wakilnya. Itu juga karena dirinya hati-hati untuk memilih wakil. Namun dia pastikan, calon wakilnya akan diumumkan pada tanggal 11-12 Januari 2020 mendatang. Karena calon wakil itu dijawab setelah ada hasil survei. Selama ini banyak yang sodorkan nama wakil, itu dari partai dan di luar partai.

“Saya punya tugas masukan sejumlah nama ke tim survei. Ada juga partai tawarkan orang dari masing-masing partai, tapi tetap saya sampaikan, penentunya hasil survei. Jadi tanggal 11 atau 12 Januari sudah ada bakal calon wakilnya. Tapi saya bertanggung jawab bahwa wakil itu nanti orang terbaik. Untuk konteks wakil, nanti jangan omong soal kekurangannya. Intinya kita mau cari menang,” bilang Hery.

Bagi Hery, sebagai wakil ketua DPC PDIP Manggarai, pilkada Manggarai 2020 tentang bagaimana untuk memenuhi hasrat kebutuhan orang Manggari bisa berubah dan maju. Sehingga menurut dia, masyarakat Manggarai diminta jangan takut dengan perubahan. Juga 2020 itu politik sirkulasi kekuasaan.

“Pilkada Manggarai 2020 tentang sebuah perubahan. Tentu orang mau yang baru atau sirkluasi kekuasaan. Pilkada kali ini tentu tentang kita punya anak-anak. Karena anak-anak kita atau anak muda punya mimpi besar yang harus diperhatikan dan dilayani,” bilangnya.

Disamping itu, Hery punya keinginan agar Kabupaten Manggarai harus bisa dikembalikan ke kondisi zaman Kris Rotok jadi bupati di daerah itu. Kepentinganya, selamatkan Manggarai, biar tidak ketinggalan dan miskin. Bukan berarti yang lain tidak baik. Hal itu pun, dirinya telah berdiskusi banyak dengan mantan bupati dua periode, Kris Rotok belum lama ini.

“Pak Kris itu orang panutan. Saya sudah bertemu beliau, tapi saat itu tidak ada yang foto dan shooting. Pak Kris ini bertanya ke saya, tentang Manggarai ke depan. Saya menjawab bahwa kembalikan kondisi Manggarai ke zaman pak Kris. Karena zaman dia, baik adanya dan rubahan luar biasa. Kondisi jalan bagus-bagus. Tidak saja bangunan fisik, juga pelayanan,” pungkasnya.

Hery berharap agar pilkada Manggarai 2020 adalah pilkada yang damai dan bersahabat. Jadilah semua orang itu sahabat. Berbeda pandangan, itu biasa. Berusaha untuk tidak bangun tembok yang membuat sekat atau mau batas-batasi. Jangan saling menghina dan jangan menganggap orang lain tidak hebat.

Sementara Jhon Dulman, warga setempat yang juga pembawa acara mengatakan, deklarasi pernyataan dukungan yang dilakukan sebagai representasi warga setempat yang menginginkan adanya perubahan di Manggarai. Dalam tarian tradisional letor saja, itu bentuk kerinduan seorang pempimpin yang mengayom suku dan pluraritas.

“Inilah ekspresi nyata bahwa kami disini siap dukung pak Hery. Kami nilai dia ini seorang calon pemimpin yang diimpikan misi kenabian. Juga yang bisa memberikan senyum bagi orang lain,” ujar Jhon.

Ada pun poin dalam pernyataan sikap deklarasi dukungan, yakni mendukung Hery sebagai calon bupati Manggarai periode 2021-2025. Juga siap bekerja keras bahu membahu sosialisasikan dan kampanyekan Hery ke tengah masyarakat untuk memenangkan pilkada serentak 23 September 2020. Serta siap mendukung setiap program dan kebijakan Hery sebagai bupati Manggarai jika terpilih.

Di mana, program-program tersebut memberikan kebaikan dan kesejahteraan bagi masyarakat Manggarai. Dalam pernyataan itu ada sejumlah tuntutan. Yakni, menuntut perbaikan kualitas pendidikan di Manggarai demi masa depan generasi masyarakat Manggarai.

Selain itu menuntut kebijakan yang pro rakyat. Seperti penciptaan lapangan kerja, penyesuaian gaji buruh dan tenaga kerja lainnya sesuai peraturan perundangan dan turunannya serta menuntut agar pemanfaatan potensi-potensi lokal, baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya alam dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Manggarai.

Juga menuntut pelayanan publik dan birokrasi yang terbuka, cepat, efisien, tanpa KKN dan ramah. Poin lainnya, menuntut pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana fisik yang berkualitas dan tepat guna. Pernyataan sikap itu dibaca secara bersama-sama dan ditanda tangani oleh semua yang hadir. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!