Transaksi E-Money Diperkirakan Tembus Rp 1,2 T – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

Transaksi E-Money Diperkirakan Tembus Rp 1,2 T

ILUSTRASI e-money Mandiri

dok.JawaPos.com

Hingga Akhir Tahun

SURABAYA, TIMEX– Transaksi uang elektronik terus meningkat menjelang akhir tahun. Pada musim libur, uang elektronik banyak digunakan di merchant untuk pembelanjaan maupun di gerbang-gerbang tol.

Regional CEO PT Bank Mandiri Tbk Region VIII/Jawa 3 R. Erwan Djoko Hermawan mengatakan, nilai transaksi uang elektronik e-money tahun ini bahkan bisa mencapai Rp 1,2 triliun. Hingga Agustus 2019, nilai transaksi e-money sudah mencapai Rp 800 miliar.

Dari sisi jumlah transaksi, hingga Agustus lalu Bank Mandiri mencatat 71 juta kali. Hingga akhir tahun ini, perseroan memprediksi jumlah transaksi akan naik hingga mencapai 110 juta kali.

Hal tersebut didorong tersambungnya tol, baik yang menghubungkan kota-kota di area Jawa Timur (Jatim) maupun Jawa Tengah hingga DKI Jakarta. Secara umum, per September lalu jumlah transaksi e-money di tol tumbuh 15 persen secara year-on-year (yoy).

“Di tol itu paling ramai area Surabaya–Gempol. Nanti rasanya e-money juga akan merata sampai Surabaya–Malang, Surabaya–Ngawi, bahkan sampai ke Banyuwangi kalau nanti tolnya sudah benar-benar terhubung,” katanya saat diskusi bersama media, Kamis (26/12).

Bank Mandiri telah menyediakan tambahan 8.000 kartu e-money untuk mengantisipasi kebutuhan pada musim liburan akhir tahun ini. Kartu-kartu tersebut disebar di berbagai merchant, rest area, dan supermarket di dekat pintu tol.

Kualitas layanan melalui electronic data capture (EDC) juga ditingkatkan untuk mengantisipasi kenaikan transaksi di merchant. Hingga September lalu, jumlah transaksi EDC tumbuh 10,41 persen (yoy).

“Sampai akhir tahun juga akan meningkat terus. Apalagi, market share kami 70 persen dari total uang elektronik yang ada,” sambung Erwan.

Vice President Bank Mandiri Region VIII/Jawa 3 Dessy Wahyuni menambahkan, habit transaksi secara nontunai terus meningkat. Hal itu terlihat dari transaksi Mandiri Online yang tumbuh pesat hingga 176 persen (yoy).

“Pengisian ulang (top up) e-money sekarang lebih banyak lewat Mandiri Online. Jadi, isi ulang lewat merchant dan ATM tetap ada, tapi lebih sering secara online,” ujarnya.

Meski transaksi secara online naik, Bank Mandiri tetap meningkatkan persediaan uang tunai di ATM. Untuk akhir tahun ini, perseroan menyediakan dana tunai Rp 6,6 triliun atau naik 12 persen jika dibandingkan dengan musim libur akhir tahun lalu.(rin/c11/oki/jpc/cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!