KALTARA – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

KALTARA

Tiga ANS Diberhentikan, Lima Turun Pangkat

Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan kembali menjatuhkan sanksi tegas berupa penurunan pangkat hingga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai tidak disiplin.

Waki Wali Kota Tarakan, Effendhi Djuprianto mengatakan, ada delapan ASN yang dijatuhi sanksi tegas berupa penurunan pangkat hinga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. “Tiga orang diberikan sanksi pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri dan sisanya sebanyak lima orang diberikan sanksi penurunan pangkat,” ungkapnya, Selasa (31/12).

Dirinya menjelaskan pemberian sanksi kepada ASN yang dianggap tidak disiplin sudah dilakukan sebanyak empat kali selama periode pemerintahan Wali Kota Tarakan dr. Khairul dan Wakil Wali Kota Tarakan Efendhi Djuprianto. “Terkait disiplin, kami tidak main-main. Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN untuk pemberian sanksi tegas kepada ASN yang tidak disiplin,” ujarnya.

Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Tarakan Sa’aduddin Kasim mengatakan, ketiga ANS yang diberi sanksi disiplin berupa pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri karena mangkir dari tugasnya sebagai ASN selama lebih dari 45 hari. Sementara lima ASN lainnya diberikan sanksi disiplin penurunan pangkat karena mangkir dari tugasnya sebagai ASN selama lebih dari 30 hari. “Tidak ada kasus yang menimpa ASN tersebut sehingga diberikan sanksi, tapi semuanya diberikan sanksi disiplin karena mangkir dari tugasnya sebagai ASN,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan sebelum delapan ASN tersebut diberikan sanksi disiplin, pembinaan sudah dilakukan di tingkat organisasi perangkat daerah (OPD), karena dianggap masih melakukan pelanggaran disiplin sehingga dilimpahkan ke BKPP Tarakan.

“Untuk pemberian sanksi penurunan pangkat hingga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri, menjadi kewenangan Wali Kota yang merupakan pejabat pembina kepegawaian,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan bahwa pemberian sanksi tegas berupa penurunan pangkat hingga pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri, bertujuan untuk memperbaiki kinerja ASN untuk lebih disiplin lagi dalam bekerja.

“Ini juga menjadi pelajaran bagi ASN lainnya agar tetap mentaati aturan dalam bekerja,” tukasnya. (jnr/lim/jpg/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!