Korban Keracunan Dipulangkan – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Korban Keracunan Dipulangkan

SOE, TIMEX – Sebanyak 11 orang dari 53 orang warga Desa Oe’ekam Kecamatan Noebeba yang keracunan usai mengonsumsi makanan di acara Natal bersama Kaum Bapak, Perempuan GMIT dan Pemuda Gereja Fatububut, Senin (30/12) malam lalu, setelah mendapat pertolongan medis, kondisi mereka kembali pulih, sehingga telah dipulangkan ke rumah mereka masing-masing.

Kepala Puskesmas Noebeba, Niczon Atopah saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (2/1) menjelaskan, para korban telah dikembalikan ke rumah mereka masing-masing. Namun jika nanti mereka mengeluh sakit lagi, bisa kembali ke Puskesmas Noebeba untuk mendapat pertolongan medis. Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh warga agar memperhatikan kebersihan makanan yang akan dikonsumsi dan juga menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar jika menggelar acara yang mengundang banyak orang, maka harus melibatkan pihak kesehatan guna mengecek bahan makanan yang akan diolah untuk dikonsumsi.

“Ini kami lakukan untuk mengantisipasi agar jangan sampai kasus keracunan terulang kembali,” tutur Niczon.

Trpisa, Kepala Dinas Kesehatan Kab TTS, Irene Ate ketika dikonfirmasi terkait hasil uji sempel makanan kasus-kasus keracunan yang terjadi di TTS, ia mengatakan belum ada karena saat ini masih libur Natal dan Tahun Baru. “Belum ada hasil, karena sekarang masih libur,” ujar Irene.

Camat Noebeba, Ebensar Nenabu mengatakan, kasus keracunan makanan yang terjadi di wilayahnya sebanyak dua kali. Ia akan mengeluarkan imbauan tertulis kepada masyarakat melalui para kepala desa guna berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan juga berbelanja bahan makanan, sehingga tidak membeli makanan yang telah kedaluwarsa. Selain itu, ia juga mengimbau agar warga menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan kerja bakti bersama sesuai dengan program dan agenda masing-masing desa yang selama ini berlangsung. “Kami akan keluarkan surat imbauan kepada para kepala desa untuk imbau masyarakat untuk waspada makanan yang dibeli dan dikonsumsi. Selain itu, kami imbau masyarakat untuk jaga kebersihan lingkungan,” terangnya.

Imbauan yang akan dikeluarkan pihak kecamatan akan diminta untuk dibacakan melalui mimbar-mimbar rumah ibadah, pertemuan-pertemuan pemerintahan dan kegiatan lainnya. Tujuannya agar seluruh masyarakat mengetahuinya dan mengawas diri dalam mengonsumsi makanan. “Nanti kami minta untuk surat imbauan itu dibacakan melalui mimbar-mimbar rumah ibadah atau pertemuan kemasyarakatan lainnya,” pungkasnya. (yop/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!