Temani Ibu Melahirkan, Tewas di Air – Timor Express

Timor Express

NUSANTARA

Temani Ibu Melahirkan, Tewas di Air

EVAKUASI. Petugas sementara mengevakuasi jasad sesosok pria tanpa identitas yang ditemukan sementara mengapung di Tepian Mahakam, tepat di depan Kantor Gubernur, Jalan Gadjah Mada, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (1/1).

JPG

Jasad Membusuk ‘Menepi’ di Tepian Mahakam

TEPIAN MAHAKAM, TIMEX– Keramaian malam pergatian tahun di Tepian Mahakam, tepat di depan Kantor Gubernur, Jalan Gadjah Mada, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu belum berakhir hingga menjelang pagi, Rabu (1/1). Masyarakat masih ramai, bahkan mereka semua berkumpul di tepi Sungai Mahakam. Mereka sedang melihat sesuatu, yang ternyata adalah sesosok jasad pria mengapung di tepi sungai.

Jasad pria itu telah membengkak. Meski mengeluarkan aroma tak sedap, namun warga yang penasaran terus berdatangan sehingga membuat Tepian Mahakam semakin ramai.

Beberapa polisi dari Polairud Mabes Polri dan Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda serta relawan datang ke lokasi ditemukannya jasad pria tanpa identitas itu.

“Kami tidak menemukan KTP atau identitas apapun di pakaian yang dikenakan korban,” kata Kapolsek KP, Kompol Aldi Alfa Faroqi.

Polisi langsung mengevakuasi jasad yang ditemukan dengan posisi tertelungkup itu. Setelah berhasil diangkat ke darat, jasad Mr X itu selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD AW Sjahranie.

“Yang menemukan pertama adalah seorang pedagang hang berjualan di Tepian Mahakam. Ketika itu saksi sedang beres-beres barang daganganya setelah berjualan,” terang Aldi.

Pedagang itupun mencium bau busuk dari arah sungai. Setelah dilihatnya, ternyata bau tak sedap itu berasal dari jasad seseorang yang mengapung di sungai.

“Saksi kemudian memberitahu pedagang lainnya, yang selanjutnya dilaporkan kepada kami. Piket yang sedang berjaga pada saat itupun langsung mendatangi lokasi penemuan,” terang Aldi.

Polisi yang mengidentifikasi jasad Mr X itu tak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Polisi juga belum tahu siapa dan di mana korban tenggelam itu tinggal karena sejauh ini polisi belum menerima adanya laporan orang hilang tenggelam.

“Tetapi kami masih menunggu hasil visum. Adapun ciri-ciri Mr X diperkirakan berusia sekitar 35 tahun, tinggi 165 sentimeter, rambut pendek, berkumis, serta mengenakan celana jeans biru dan kaos lengan panjang warna hitam-biru,” tadasnya.(oke/jpg/gat)

Tewas di Kolam
Sementar itu, nasib malang menimpa Fi, 10, bocah perempuan kelas 4 SD asal Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar). Fi mengembuskan napas terakhir setelah tenggelam di Kolam Renang Barokah, terletak di Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang. Nahas terjadi Selasa (31/12) pagi, sekira pukul 09.00 Wita.

“Nyawa korban tak bisa diselamatkan, meskipun sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, kemudian dirujuk ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang. Setelah sempat tenggelam di kolam renang,” ujar Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho didampingi Kapolsek Tenggarong Seberang AKP Rido Doly Kristian.

Nasib Fi terbilang tragis. Pasalnya bocah asal Kecamatan Kembang Janggut itu datang ke Tenggarong Seberang, untuk menemani sang ibu akan bersalin. Tidak tahunya pagi itu Fi bersama dua teman sebayanya, datang ke kolam renang di Dusun Telaga Kencana, Tenggarong Seberang.

“Semula korban bersama kedua temannya berenang di bagian kolam berair dangkal. Kedalamannya sekitar setengah Meter. Memang di kolam itu juga terdapat bagian lain, dengan kedalaman air mencapai 1,8 Meter,” kata Rido, demikian Kapolsek Tenggarong Seberang ini akrab disapa.

Antara bagian tidak dalam dengan air kedalaman lebih, hanya dipisahkan bentangan seutas tali. Setelah sekitar 10 menit berenang bareng, kedua teman Fi keluar dari kolam. Keduanya bermaksud menyewa ban atau pelampung. Nah entah bagaimana awalnya, tahu-tahu Fi sudah berada di bagian kolam terdalam.

Diduga tidak bisa berenang, seketika Fi kelelep di kolam renang tersebut. Kedua temannya sempat menyaksikan tangan Fi melambai di permukaan air kolam. Secepatnya bantuan diberikan pengunjung lain maupun petugas jaga di kolam renang itu.

“Saat dievakuasi dari kolam, korban diketahui masih bernapas, meskipun sangat lemah lantaran sempat banyak minum air saat tenggelam. Akhirnya korban meninggal dunia meskipun sempat dibawa ke rumah sakit,” ucap Rido, lagi.

Seusai menjalani pemeriksaan di rumah sakit, jasad korban kemudian diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan. Terkait insiden tersebut kapolsek mengimbau warga Tenggarong Seberang dan sekitarnya, lebih berhati-hati ketika bermain di kolam renang dan lokasi lainnya.(oke/idn/nha/jpg/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!