Anggota Polsek Sabu Timur, Selamatkan Bayi Tenggelam – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Anggota Polsek Sabu Timur, Selamatkan Bayi Tenggelam

AKSI HEROIK. Brigpol Alfred Nikidemus Dimu sementara mengendong bayi Chalinda Davinia Tansatrisna didampinggi kedua orang tuanya Kevin Tansatrisna (kiri) dan Anggel Selan usai aksi heroik penyelamatan bayi Chalinda Davinia Tansatrisna yang jatuh ke laut di Pelabuhan Biu, Sabu Timur, oleh Brigpol Alfred Nikidemus Dimu, Sabtu (4/1).

IST

Terlepas dari Pelukan Ibu di Pelabuhan Biu, Sarai

KUPANG, TIMEX– Aksi heroik Brigpol Alfred Nikidemus Dimu alias Aldi Dimu anggota Polsek Sabu Timur, Kabupaten Sabu Raijua (Sarai) patut diacungi jempol. Betapa tidak, aksi yang dilakukan Brigpol Alfred Nikidemus Dimu alias Aldi Dimu sempat menghebohkan masyarakat sekitar Pelabuhan Biu, Sabu Timur. Pasalnya, Aldi Dimu nekat terjun ke laut untuk menyelamatkan seorang bayi berusia 9 bulan, Chalinda Davinia Tansatrisna yang jatuh ke dalam air laut karena terlepas dari pelukan ibunya, Anggel Selan, 18, saat hendak turun dari Kapal Cepat Cantika 77 yang baru tiba dan hendak sandar di Pelabuhan Biu.

Chalinda Davinia Tansatrisna terlepas dari pelukan ibunya, Anggel Selan karena saat hendak turun dari Kapal Cepat Cantika 77, kondisi laut di Pelabuhan Seba, Sabu Barat tidak bersahabat sehingga kapal cepat bisa sandar dan melakukan bongkar muat.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Johannes Bangun yang dikonfirmasi koran ini membenarkan peristiwa tersebut. Dijelaskan mantan Kapolres Kupang Kota ini, kejadian itu terjadi Jumat (4/1) sekira pukul 18.30 Wita. Dikatakan Kabid Humas Polda NTT, saat itu Kapal Cepat Cantika 77 yang baru tiba dan hendak sandar di Pelabuhan Biu Sabu Timur. Karena kondisi laut di Pelabuhan Seba, Sabu Barat tidak memungkinkan bagi kapal cepat untuk sandar dan bongkar muat akibat gelombang cukup tinggi.

Lanjut Jo Bangun sapaan akrab Kabid Humas Polda NTT, diantara penumpang yang berjumlah 258 (Sesuai Manifest) yang turun, terdapat pasangan suami istri Kevin Tansatrisna, 23, dan Anggel Selan, 18, serta bayi mereka Chalinda Davinia Tansatrisna, 9 bulan. “Mereka ini adalah penumpang Kapal Cepat Cantika 77. Mereka berencana menuju ke rumah mereka di Jalan El Tari, Menia, Desa Menia, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua (Sarai). Saat hendak turun dari atas kapal, gelombang laut masih tinggi. Karena kapal oleng, maka bayi Chalinda Davinia Tansatrisna terlepas dari pelukan ibunya,” jelas Jo Bangun.

“Anggota kita yang sementara bertugas dipelabuhan, melihat kejadian bayi jatuh itu. Spontan anggota kita langsung melompat ke dalam laut dan menolong bayi itu. Dan syukur, bayi itu selamat,” katanya. Ditambahkan, ayah dari bayi tersebut sempat melompat terlebih dahulu untuk menolong anaknya. Tapi karena arus laut di pelabuhan tersebut cukup kencang, sehingga kesulitan menolong anaknya.

“Bayi itu berusia 9 bulan dengan nama Chalinda Davinia Tansatrisna berhasil diselamatkan. Setelah diselamatkan, bayi itu langsung dibawa ke Puskesmas Bolou dan dilakukan pemeriksaan medis oleh dr. Citra Seftiani,” jelas Kabid Humas Polda NTT. Atas kejadian itu, tegasnya, maka Kabid Humas Polda NTT sangat menyayangkan peristiwa bisa terjadi. Karena itu maka dirinya mengimbau agar dalam situasi saat ini cuaca yang buruk maka pihak Syahbandar dan pihak perusahan kapal cepat agar mengantisipasi agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi, dan jangan sampai menimbulkan korban jiwa.

Dirinya juga meminta agar Kapal Cepat Cantika 77 untuk segera mengorganisir manajemennya agar kedatangan dan keberangkatan penumpang dilakukan secara baik dengan perlengkapan yang safety bagi para penumpang. “Bagi pihak Syahbandar Sabu Raijua agar memperhatikan kelengkapan dermaga seperti lampu dan tangga darat untuk kepentingan penumpang yang naik maupun yang akan turun,” pungkasnya. (mg29/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!