NTT Dilanda Cuaca Esktrem – Timor Express

Timor Express

METRO

NTT Dilanda Cuaca Esktrem

ILUSTRASI MARTEN LADO/TIMEX

Pelayaran Fery Ditutup
Tinggi Gelombang Capai 6 Meter

KUPANG, TIMEX – Wilayah NTT kini sedang dilanda cuaca buruk. Hujan deras disertai angin kencang dan badai petir terus terjadi beberapa hari terakhir.

Bahkan, Minggu (5/1) kemarin, semua rute pelayaran di NTT ditutup, baik oleh ASDP maupun Pelni. Ini dikarenakan tinggi gelombang mencapai 2,5 sampai 6 meter di beberapa perairan NTT.

Cuaca ekstrem ini terjadi karena berkurangnya pola tekanan rendah di belahan bumi utara (BBU) dan meningkatnya pola tekanan rendah di wilayah belahan bumi selatan (BBS) mengindikasikan terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia.

Meningkatnya pola tekanan rendah di BBS (sekitar Australia) dapat membentuk pola konvergensi (pertemuan massa udara) dan belokan angin menjadi signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia terutama di bagian selatan ekuator.

Sementara itu, berdasarkan model prediksi aktifitas Madden Julian Oscillation (MJO) fase basah, diprediksikan mulai aktif di sekitar wilayah Indonesia selama periode sepekan ke depan. Kondisi ini tentunya dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan cukup signifikan di wilayah Indonesia. “Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan potensi cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat masih terjadi yakni tanggal 9 sampai 12 Januari 2020,” demikian kata Kepala Kepala Stasiun Klimatologi Kupang, Apolinaris S. Geru, SP., M.Si, ketika dikonfirmasi koran ini, Minggu (5/1).

Sementara itu, gelombang pun masih cukup tinggi. Di perairan NTT dapat mencapai di atas 2,5 meter. “Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan warga yang tinggal di pesisir pantai agar tetap waspada akibat gelombang tinggi. Selain itu, masih terjadi hujan deras disertai angin kencang.

Sementara itu, berdasarkan data dari Stasiun Meteorologi Maritim Tenau, gelombang tinggi yakni 2,5 sampai 6 meter terjadi di beberapa kawasan perairan di NTT, yakni Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu bagian selatan, perairan Kupang-Rote, Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote. Pihak BMKG pun memberi warning terkait pelayaran yang berisiko tinggi.

Sementara itu, dilaporkan akibat cuaca buruk, semua rute pelayaran fery PT. ASDP Cabang Kupang ditutup untuk sementara. Rute yang ditutup itu adalah Kupang-Rote dengan KMP Inerie II dan KMP Ile Mandiri, rute Kupang-Hansisi (Pulau Semau) dengan Kapal KMP Lakaan dan KMP Ile Mandiri.

Selain itu penutupan juga diberlakukan untuk rute Kupang-Larantuka (Flores Timur) dengan Kapal KMP Lakaan, serta lintasan penyeberangan Kalabahi (Alor)-Kupang dengan KMP Ile Labalekan dan KMP Ranaka.

ASDP juga menutup rute Larantuka-Solor-Lewoleba-Kupang dengan KMP Ile Ape, kemudian juga Waingapu-Raijua-Sabu-Kupang dengan KMP Uma Kanada. “Semuanya kami tutup karena memang cuacanya lagi buruk dan sudah ada peringatan cuaca ekstrem dari pihak BMKG,” ujar Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, Hermin Welkis saat dihubungi Timor Express, Minggu (5/1).

Ditambahkan, penutupan juga dilakukan untuk rute pelayaran di daerah Kabupaten Sikka yakni dari Kewapante-Pemana-Pulau Besar-Pemana-Kewapante. “Penutupan sejumlah rute tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kalau kondisi cuacanya sudah membaik, dan pertimbangan teknis operasional dari nahkoda maka kami akan buka kembali,” katanya.

Hermin juga berharap masyarakat sebagai pengguna jasa kapal fery dapat memahami kondisi cuaca yang kurang bersahabat saat ini. “Terkait situasi ini para pengguna jasa diharapkan mengerti karena pembatalan kapal yang akan menyeberang bukan karena pihak ASDP tapi karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, sehingga pengguna jasa diharapkan mengerti dengan situasi ini,” ungkapnya. (mg22/mg29/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!