Cuaca Ekstrem, Bupati Perintah Siaga – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Cuaca Ekstrem, Bupati Perintah Siaga

ENDE, TIMEX – Kondisi cuaca di beberapa wilayah Provinsi NTT cukup ekstrem. Hujan disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir terjadi di Kabupaten Ende, membuat Bupati Ende, Djafar Achmad mengambil sikap.

Kepada seluruh jajaran khususnya instansi terkait untuk siaga menghadapi segala kemungkinan terjadinya bencana.

Djafar Achmad menyatakan hal itu saat ditemui di kantor bupati, Senin (6/1). Menurut dia, kondisi alam yang tidak menentu yang menjurus ke cuaca ekstrem, membuat Pemerintah Kabupaten Ende mengambil sikap untuk mengantisipasi.

“Saya sudah perintahkan kepada OPD terkait seperti PUPR, BPBD dan Dinas Sosial untuk selalu siaga. Hal ini karena kondisi iklim kita tidak menentu,” ujar Djafar.

Dikatakan, kondisi seperti sekarang ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ende. Dirinya sudah memerintahkan kepada para camat, lurah dan kepala desa untuk selalu monitor setiap perkembangan dan melaporkan jika ada kejadian.

“Saya instruksikan agar monitor perkembangan dan melaporkan setiap kejadian. Kepada Dinas Sosial untuk siaga jika diperlukan penyaluran bantuan emergensi,” katanya.

Kepada Dinas PUPR dia juga perintahkan untuk siaga dengan alat berat di titik rawan dan alat berat diharapkan selalu siaga, sehingga bisa bergerak ketika terjadi bencana.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR, Fransiskus Lewang mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait adanya jalan yang runtuh. Hanya sebut dia, ada runtuhan kecil di badan jalan, namun sudah ditangani langsung setelah kejadian.

“Kami sudah tempatkan alat di titik longsor. Untuk longsoran besar belum ada,” ujarnya sambil menambahkan, akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi cuaca ekstrem sekarang ini.

Kepala BPBD Kabupaten Ende, Sebastianus Bele mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait adanya bencana. Meski diakui informasi lisan dari warga bahwa akibat angin kencang satu rumah warga rusak berat di Desa Tou Kecamatan Kota Baru.

“Atas dasar informasi, kami turun ke lokasi sambil juga memonitoring lima rumah warga yang terendam banjir di Welamosa Kecamatan Wewaria. Di beberapa tempat di Kecamatan Wewaria,” ujar Sebastianus yang dikatakan berdasarkan laporan warga akibat luapan kali banyak material baik kayu maupun batu dan pasir berada di jalur jalan dan menghalangi arus lalu lintas. (kr7/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!