DAK Rp 8 M Intervensi Jalan Sok-Wae Care – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

DAK Rp 8 M Intervensi Jalan Sok-Wae Care

BORONG, TIMEX – Ruas jalan Sok-Wae Care Kabupaten Manggarai Timur (Matim), kondisinya sudah rusak. Tahun 2020, Pemkab Matim menyiapkan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 8 miliar untuk mengintervensinya.

Dana sebesar itu untuk intervensi jalan hotmix. Ruas jalan ini, jalur lintas Selatan penghubung Kabupaten Matim dan Kabupaten Manggarai. Jalur yang ada juga melintasi kali Wae Musur Hilir, yang saat ini secara bertahap Pemkab Matim akan bangun crossway.

“Pemkab Matim sudah siapkan anggaran sebesar Rp 8 miliar untuk bangun jalan hotmix di ruas jalan Sok-Wae Care tahun anggaran 2020. Ini jalur lintas Matim untuk menghubungkan dengan Kabupaten Manggarai, tepatnya wilayah Kecamatan Satar Mese,” ujar Bupati Matim, Agas Andreas kepada Timor Express di Borong, Jumat (3/1).

Dia menjelaskan, anggaran yang ada nanti tidak termasuk untuk bangun crossway di Wae Musur. Dana sebesar Rp 8 miliar, khusus untuk bangun jalan hotmix mulai dari simpang Kampung Sok Desa Compang Ndejing Kecamatan Borong.

Sementara untuk bangun lanjut dua crossway baru, rencananya dari APBD II dengan sistem swakelola. Terkait volumen hotmix yang akan dibangun nantinya, kata Agas secara teknis akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR Matim, melalui perencanaan yang dibuat.

Agas berharap agar proses tendernya lebih cepat. “Secara teknis nanti terkait volumenya menjadi urusan di Dinas PUPR. Nanti mereka yang buat perencanaan. Minimal dari simpang Sok sampai Purang Mese dan Kampung Ligot bisa ditangani. Kita berharap, proses tender fisiknya lebih cepat,” bilangnya.

Sementara, warga Desa Compang Ndejing, Wilfridus dan Edy Dahal mengaku senang dengan informasi yang ada. Kebijakan dengan program jalan hotmix, sangat tepat. Mengingat kondisi badan jalan lapen yang ada tingkat kerusakannya sudah parah.

“Kami masyarakat Desa Compang Ndejing termasuk warga sejumlah desa di sebelah Wae Musur pasti senang dengan informasi untuk dibangun jalan hotmix di ruas jalan yang ada. Selain karena kepentingan akses jalur Selatan Matim dan penghubung dengan Kabupaten Manggarai, tentu juga karena kondisi jalan yang ada sudah rusak,” kata Wilfridus.

Dijelaskan, dengan terlaksananya program jalan hotmix di ruas jalan itu, masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Matim bersama DPRD Matim. Apalagi nantinya, di kali Wae Musur Hilir, pemkab bersama DPRD alokasi anggaran untuk bangun lanjut crossway di dua titik.

“Harapan publik selama ini adanya intervensi pembangunan jalan dan jembatan di kali Wae Musur Hilir. Tapi karena memang butuh anggaran besar untuk jembatan di kali itu, maka pemkab bersama DPRD siap anggaran untuk bangun crossway. Satu titik sementara dalam proses kerja. Tinggal ke depan lanjut dua titik,” tambah Edy. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!