Inspektur Inspektorat Matim Jadi Sekda Manggarai – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Inspektur Inspektorat Matim Jadi Sekda Manggarai

ANGKAT SUMPAH Sekda Manggarai dan tiga pejabat eselon II saat mengangkat sumpah jabatan, Selasa (7/1).

FANSI RUNGGAT/TIMEX

RUTENG, TIMEX – Inspektur Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Fansialdus Jahang dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai, Selasa (7/1) oleh Bupati Manggarai, Deno Kamelus. Pelantikan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku.

Di mana, pelantikan yang berlangsung di aula Nuca Lale kantor bupati Manggarai, telah mendapat persetujuan dari Komisi ASN Nomor B-4531/12/2019 tanggal 27 Desember 2019, hal rekomendasi hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi Pratama Sekda Kabupaten Manggarai.

Juga keputusan Gubernur NTT tanggal 6 Januari 2020, perihal persetujuan penetapan sekda dan ditindaklanjuti melalui Keputusan Bupati Nomor HK/6/2020 tentang pemberhentian dari dan dalam jabatan pimpinan tinggi Pratama Sekda Kabupaten Manggarai. Pelantikan sekda disaksikan Sekda Ngada, Theodosius Y Nono dan Sekda Matim, Boni Hasudungan.

Juga saksi rohaniwan, Romo Benediktur Bensi, Pr. Hadir juga Wakil Bupati Manggarai, Viktor Madur, Forkopimda, Ketua DPRD Manggarai, Matias Masir, Ketua DPRD Matim, Yeremias Dupa, Wakil Ketua DPRD Matim, Bernadus Nuel, pimpinan OPD lingkup Kabupaten Manggarai, tokoh masyarakat dan undangan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Manggarai, Deno Kamelus melantik tiga pejabat eselon II B. Yakni, Asisten Administrasi Umum dan Penjabat Sekda Manggarai, Anglus Angkat dilantik jadi Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai, Frumentius Linus Tojo Kurniawan dilantik jadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Manggarai. Juga Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, digeser dan dilantik jadi Asisten Bidang Administrasi Umum.

Bupati Deno Kamelus pada kesempatan itu mengatakan, sejak April 2019 lalu, jabatan Sekda Manggarai mengalami kekosongan menyusul masa purnatugas sekda  sebelumnya. Dalam masa itu, Anglus Angkat ditunjuk untuk menjalankan tugas sebagai pejabat sekda.

Deno menyampaikan terima kasih kepada Anglus, yang telah menjalankan tugasnya selama ini. Dikatakan, pengangkatan sekda kali ini berbeda dengan proses pengangkatan jabatan tinggi pratama yang lain. Di mana, setelah dibentuknya panitia seleksi (Pansel), kemudian harus datangkan asesor dari Kupang. Pansel bekerja dan hasil kerja pansel diusul tiga nama kepada bupati.di

Kemudian tiga nama itu diteruskan ke Komisi ASN untuk kemudian dimintakan rekomendasi dari gubernur. Sehingga beberapa minggu yang lalu rekomendasi itu diperoleh. Berdasarkan petunjuk undang-undang dan rekomendasi, tentu pelantikan dilaksanakan harus mendapat persetujuan Gubernur NTT.

“Karena persetujuan gubernur ini juga sudah diterima sekaligus juga mengizinkan saya pada hari ini untuk melantik sekda dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Hari ini kita lantik bukan karena kepentingan lain, tapi sesuai porsedur dan aturan. Tujuan untuk pelayanan di daerah Manggarai,” katanya.

Dijelaskan, dalam Undang-undang ASN maupun peraturan pemerintah tentang manajemen ASN, sangat tegas ditulis dan diperintahkan bahwa pengangkatan seorang sekda, semata-mata berdasarkan kompetensi-kompetensi untuk bisa menjalankan tugas yang ditugaskan kepadanya. Sekda yang dilantik juga mempunyai kualifikasi, baik kualifikasi pendidikan maupun kualifikasi-kualifikasi yang lain.

“Kemudian juga kita melihat dari sisi kepangkatan, rekam jejak jabatan dan yang paling penting adalah memiliki integritas. Contoh pertama tugas dari sekda adalah merumuskan kebijakan pemerintah daerah terutama yang berkaitan dengan administrasi. Juga pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Sehingga menurut Deno, sekda menjadi ketua tim anggaran pemerintah daerah. Karena memang undang-undang secara atributif memberikan tugas yaitu mengkoordinasikan pengelolaan keuangan daerah. Dalam kerangka besar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan sebagaimana yang dilakukan saat itu, merupakan keniscayaan.

Masing-masing pejabat yang dilantik, selain dipilih atau diseleksi dengan berpedoman pada aturan perundang-undangan yang berlaku, juga merupakan pribadi yang dianggap tepat dan mampu menjalankan tupoksinya dalam jabatan tersebut. Mereka dipilih sebab dipandang, yakni akan mampu menjawab kebutuhan daerah.

Juga akan cepat beradaptasi dengan tugas dan jabatannya yang baru. Serta akan memegang teguh komitmen bersama dalam membawa Kabupaten Manggarai ke arah yang tepat. Dengan etos kerja yang tinggi para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya, akan menjadi kekuatan penting bagi terwujudnya visi-misi daerah.

Kepada sekda yang dilantik dan pejabat lain di Manggarai, Deno menitip sejumlah pesan, yakni jaga amanah dengan menunjukkan peningkatan integritas loyalitas disiplin dan komitmen. Selain itu tingkatkan sensitifitas dan sikap responsif terhadap tantangan dan permasalahan baru, baik di dalam maupun di luar unit organisasi.

Pesan lainnya, pupuk semangat personal untuk mewujudkan good governance dan jauhkan diri dari niat melakukan KKN dalam melaksanakan program dan kegiatan. Lakukan terobosan dengan mengedepankan kreativitas dan inovasi. Serta gunakan seluruh sumber daya yang ada secara optimal, sehingga produktivitas maksimal dapat tercapai. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!