TNI dan Polri Bangun Posko Tanggap Bencana – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

TNI dan Polri Bangun Posko Tanggap Bencana

VICON. Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi bersama Kapolres TTU, AKPB Nelson Filipe Diaz Quintas bersama dinas teknis saat mendengarkan vidio conference di aula Polres TTU, Selasa (7/1).

PETRUS USBOKO/TIMEX

Tanggulangi Bencana Alam di Kabupaten TTU

KEFAMENANU, TIMEX – Prajurit TNI Kodim 1618/TTU dan Polres TTU bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) membentuk satgas tanggap bencana dalam rangka koordinasi penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten TTU.

Satgas yang dibentuk langsung didukung dengan bangunan posko di setiap instansi yang bertugas untuk menerima pengaduan masyarakat berkaitan dengan penanggulangan bencana alam.

Pantauan Timor Express, pembentukan satgas bencana alam dengan posko itu setelah mendengarkan video conference arahan dari Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Komjen Pol Agus Andrianto dan Kapolda NTT Irjen Pol Hamidin saat vicon di aula Polres TTU.

Video conference terkait kesiapsiagaan dari masing-masing wilayah dalam menangani bencana alam. Video conference diharapkan dapat meningkatkan koordinasi, komunikasi dan sinergitas antarseluruh unsur terkait dalam penanggulangan bencana alam.

Turut hadir dalam video conference Dandim 1618/TTU, Letkol Arm Roni Junaidi, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filipe Dias Quintas, Kasat Intel Polres TTU, Kabag Ops Polres TTU, Kasat Reskrim Polres TTU, Kepala Dinas Sosial Kabupaten TTU, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU dan Perwakilan Kepala Dinas PU Kabupaten TTU.

Kapolda NTT, Irjen Pol Hamidin dalam arahan lanjutannya mengatakan, video conference dalam rangka koordinasi penanggulangan bencana dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kewilayahan dalam menangani bencana alam.

Dikatakan, kegiatan tersebut bertujuan menimbulkan kerja sama dan koordinasi yang baik di setiap wilayah NTT, antara TNI, Polri dan pemkab guna meminimalisir risiko kerugian bencana alam yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Irjen Pol Hamidin menambahkan, video conference dapat meningkatkan koordinasi, komunikasi dan sinergitas antarseluruh unsur yang terkait dalam penanggulangan bencana alam. Untuk itu, setiap unsut terkait diharapkan dapat saling berkoordinasi dalam penanganan bencana di tingkat wilayah. Dengan demikian, pelaksanaan penanganan bencana nantinya akan berjalan lancar.

“Saya harapkan agar melalui video conference ini semua unsur dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi sehingga ketika terjadi bencana tidak terlalu sulit untuk mengatasinya,” tegasnya.

Terpisah, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Roni Junaidi mengatakan, langkah-langkah yang telah ditempuh Kodim 1618/TTU dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten TTU adalah dengan membentuk Satgas Tanggap Darurat Bencana Alam.

Peserta yang terlibat dalam satgas tersebut diantaranya jajaran Kodim 1618/TTU, Polres TTU, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan BPBD Kabupaten TTU. Satgas tersebut juga akan didukung dengan bangunan posko di masing-masing instansi.

Ia menambahkan, satgas tanggap darurat bencana alam yang dibentuk bertujuan untuk meningkatkan koordinasi terkait penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten TTU.

Menurutnya, untuk memaksimalkan persiapan penanggulangan bencana, perlu dilakukan rapat teknis penanggulangan bencana dengan leading sektor BPBD. Selain itu, perlu juga dilakukan mapping wilayah rawan bencana di TTU serta pengecekan kesiapan personel dan materiil kesiapan penanggulangan bencana di TTU.

“Untuk penanggulangan bencana di Kabupaten TTU, kita perlu lakukan persiapan-persiapan termasuk koordinasi lintas sektor. Kita menanti rapat teknis dengan BPBD TTU sebagai leading sektor dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. (mg26/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!