Kantor Bupati Tidak Layak, Kapolres Berkantor di Polsek – Timor Express

Timor Express

FLORES RAYA

Kantor Bupati Tidak Layak, Kapolres Berkantor di Polsek

BORONG, TIMEX – Rencana Polres Manggarai Timur (Matim) berkantor di gedung lama kantor bupati Matim, batal. Hal itu karena gedung yang berlokasi di Toka Desa Nanga Labang Kecamatan Borong, kondisinya sudah tidak layak.

Untuk bisa memberi pelayanan kepada masyarakat, Ps Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Suswanto bersama jajaran, berkantor sementara di kantor Polsek Borong. Rencananya, Polres yang baru saja dibentuk, akan pindah dan berkantor sementara di hotel Mario Kota Borong, yang sampai saat ini belum beroperasi.

“Untuk bisa beraktivitas, kita nebeng dulu di Polsek Borong. Sambil kita benah sedikit di bangunan hotel Mario. Nanti dalam waktu dekat kami berkantor di hotel itu. Untuk rencana awal di gedung lama kantor bupati Matim di Toka, batal karena kondisi bangunannya sudah rusak,” ujar Nugroho kepada wartawan di Borong, Rabu (8/1).

Dijelaskan, pemkab sempat tawarkan kantor Kecamatan Borong, namun ukurannya kecil. Jumlah personel Polres yang ada saat ini sebanyak 41 orang. Jika ditambah di Polsek-polsek, jumlahnya 117 personel. Pihaknya selama ini telah berupaya mencari rumah untuk kantor sementara. Namun tidak ada ukuran yang luas dan besar.

Dikatakan, untuk pelayanan di Polsek Borong tetap seperti biasa. Sebut saja SKCK, izin keramaian, pengaduan masyarakat dan pelayanan rutin lain. Tapi yang sama sekali belum bisa dilayani di Polres Matim adalah pembuatan SIM. Tapi pihaknya masih proses usul ke pusat.

“Untuk peralatan seperti SIM, kita masih usul ke pusat dengan harapan secepatnya direalisasi. Yang kita usul lebih awal adalah kendaraan keliling untuk pembuatan SIM. Sehingga warga bisa dilayani dengan baik. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap bekerja maksimal,” katanya.

Lanjut dia, untuk proses pembangunan Polres Matim sudah disampaikan ke pusat. Tahun 2020, masih tahap proses perencanaan. Sehingga pelaksaan pembangunan fisik gedung kantor dilakukan tahun 2021. Tanah sudah ada seluas 3,5 hektare. Semua mengingingkan agar pembangunan kantor segera dilaksanakan, namun semua keputusan tetap menunggu dari atas.

“Berharap masyarakat tetap bersabar dan memaklumi keterbatasan ini. Dengan harapan sama-sama mendukung polisi dalam menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing. Selain gedung, masih banyak personel yang belum mengisi jabatan penting di Polres Matim. Mudah-mudahan Februari 2020, sudah bisa diisi yang baru,” bilangnya.

Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Matim, Stefanus Jaghur yang ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/1) mengatakan, kondisi gedung lama kantor bupati Matim di Toka sudah sangat tidak layak untuk melakukan aktivitas perkantoran. Apalagi seperti kantor Polres Matim. Lantai dan tembok sudah banyak retak. Balok atap, sudah rusak.

“Awalnya, kita siapkan bangunan di kantor bupati lama di Toka untuk kantor sementara Polres Matim. Tapi setelah kita cek seluruhnya, bangunan yang ada sudah sangat tidak layak untuk kantor Polres. Tidak bisa direhap, tapi harus bangun yang baru. Ada satu bangunan yang masih bagus, tapi selama ini dipakai oleh Bawaslu,” katanya.

Menurutnya, saat ini Pemkab Matim bersama Polres masih berupaya mencari tempat yang layak untuk digunakan kantor sementara Polres Matim. Ia berharap, kantor Polres Matim secepatnya dibangun. Pemkab Matim terus mendukung setiap proses yang ada. (krf3/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!