DPRD Minta OPD Segera Eksekusi Anggaran 2020 – Timor Express

Timor Express

EKONOMI

DPRD Minta OPD Segera Eksekusi Anggaran 2020

KUPANG, TIMEX-DPA dari APBD 2020 Provinsi NTT yang diserahkan kepada OPD lebih awal, harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh perangkat daerah.

Hal ini diugkapkan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTT, Boni Jebarus kepada Timor Express, Senin (13/1). Menurut Bonjer, sapaan Boni Jebarus, penyerahan DPA paling cepat diharapkan agar OPD mulai dengan evaluasi internal terkait kendala teknis dan SDM tahun sebelumnya.
“Dan, OPD cepat persiapan untuk eksekusi program dan anggaran,” kata politikus Partai Demokrat itu.

Bonjer katakan, setiap OPD harus punya catatan dan menjadi bahan evaluasi program dan kinerja. Bahkan, harus ada rekomendasi yang bisa berupa promosi dan sanksi. Mesti mengacu pada kinerja bukan pada pemerataaan job. Hal ini untuk memastikan program dan kegiatan bisa berjalan sesuai visi dan misi serta target yang ingin dicapai.

“Yang bagus promosi, yang kurang bagus SDM-nya mesti dikarantina di Balai Diklat. Kelemahan mendasar adalah sikap mental birokrasi yang tidak mau belajar. Apalagi soal teknologi terkini dan perubahan cepat aturan dan mekanisme pelaksanaan program. Banyak yg cenderung rasa aman dan nyaman. Bahkan ada yang merasa sok jago, padahal dunia begitu cepat berubah,” tandasnya.

Anggota DPRD NTT dua periode itu menegaskan, birokrasi adalah tulang punggung pelaksana program Pemprov. Maka dari rekomendasi tersebut, pimpinan OPD harus membuat action plan secara terinci dan teknis.

Selain itu, perangkat daerah sudah cukup belajar mengenai karakteristik dan gaya kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur yang mau loncat dan akselerasi percepatan pembangunan. “Sudah tidak boleh ada lagi alasan. Jika tidak ya, artinya sikap mengundurkan diri sebagai tindakan terhormat,” tandas Bonjer.

“Setelah menerima DPA, dinas harus cepat buat juklak dan juknis sebagai satu prasyarat penting,” imbuh dia.

Sebelumnya, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat menyerahkan DPA tahun anggaran 2020 pada Senin (6/1). Penyerahan DPA kepada para pimpinan OPD itu dilakukan saat upacara percana di tahun 2020 yang berlangsung di halaman Gedung Sasando.

Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT, Zakarias Moruk kepada koran ini mengatakan, ini merupakan kali pertama penyerahan DPA di awal Januari. Zaka katakan, dengan penyerahan DPA lebih awal, diharapkan proses eksekusi program dan anggaran bisa lebih cepat dan dengan sendirinya memperbaiki siklus anggaran.

Salah satu dampak positifnya, jika proses tender lebih cepat, anggaran bisa lebih cepat cair. Misalnya setiap penandatanganan kontrak proyek, 30 persen dana langsung cair. Sehingga kalau dana proyek Rp 1 triliun, maka 30 persen dari dana itu bisa lebih cepat cair dan beredar di masyarakat. “Kita target tandatangan kontrak proyek itu di akhir Maret. Maka dana 30 persen itu langsung cair. Ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi kita,” terang dia.(cel)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!