SMPN 1 Kupang Barat Bekali Siswa Hadapi UNBK – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

SMPN 1 Kupang Barat Bekali Siswa Hadapi UNBK

KUPANG, TIMEX-Persiapan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) terus berlanjut untuk calon peserta ujian pasca masuk liburan Natal dan Tahun Baru di SMPN 1 Kupang Barat.

Hal itu disampaikan Kepala Sekolah SMPN 1 Kupang Barat Maksuddin usai mengelar Natal bersama di Aula SMPN 1 Kupang Barat, Jumat (10/9). Dikatakan Maksuddin, dengan segala keterbatasan yang ada dan telah ditetapkan sebagai salah satu sekolah di Kabupaten Kupang untuk melaksanakan UNBK maka pihak sekolah harus siap.

Berbagai upaya membekali siswa telah diberikan. Mulai dari proses pembelajaran teori di kelas, latihan soal ujian tahun sebelumnya, les tambahan dan simulasi telah dilakukan.

Sebagai angkatan pertama yang melaksanakan UNBK, untusias dari peserta ujian juga sangat tinggi. Didukung oleh orangtua menjadi modal utama menghadapi UNBK.

“Kami bersyukur karena siswa dan orangtua sangat mendukung kami sehingga proses persiapan menghadapi UNBK sejauh ini berjalan dengan baik,” katanya.

Lanjut mantan Guru Bahasa Inggirs SMPN 1 Semau itu, persiapan yang telah dilakukan sejak 2019 lalu terus diberikan kepada siswa pasca masuk liburan natal dan tahun baru.

“Kisi-kisi soal-soal dan simulasi kami terus lakukan sehingga dapat membiasakan siswa dan saat pelaksanaan ujian mereka tidak kesulitan,” ujarnya.

Persiapan pembekalan terus dilakukan namun disadari masih banyak kekurangan pada teknis penyelenggaraan. Seperti kurangnya fasilitas komputer, namun keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan dalam semangat pelaksanaan UNBK.

“Kita terbatas unit komputernya namun diinisiasi agar dilakukan bertahap atas sistem sesi jadi kita akan lakukan sebanyak tiga sesi. Kita menyesuaikan jumlah siswa dan ketersediaan komputer,” katanya.

Terhadap jumlah komputer ini pihaknya terus mengharapkan bantuan dari pemerintah meski sudah ada wacana penghapusan UNBK. “Sebagai lembaga pendidikan kami sangat membutuhkan komputer, namun terbatas pada anggaran sehingga kami tidak henti-hentinya mengharapkan bantuan dari pemerintah meski kebijakan pemerintah akan berubah. Jika berubah fasilitas kita alih fungsikan karena perkembangan zaman ini sangat membutuhkan komputer,” tandasnya.

Maksuddin menuturkan, untuk persiapan fasilitas ujian sendiri pihaknya mendapat bantuan tambahan 20 unit komputer dari pemerintah pusat dan bantuan tersebut sangat membantu karena yang dibutuhkan sebanyak 35 unit.

“Untuk melengkapi kekurangan, kita menggunakan komputer milik sekolah yang kini dipakai oleh Wakasek dan pinjam dari para guru, sehingga semuanya sudah lengkap tinggal dimanfaatkan,” ujarnya.

Selain persiapan fasilitas pendukung, pihak sekolah saat ini tengah melengkapi biodata peserta ujian untuk dikirim ke Dinas Pendidikan lalu akan dilanjutkan ke pusat.

Dengan persiapan yang ada diharapkan dari total peserta sebanyak 98 orang bisa lulus 100 persen dan nilai tertinggi. “Meski yang pertama dan terakhir kalinya mengelar UNBK namun kami harus siap secara maksimal agar para siswa bisa meraih nilai sesuai dengn apa yang diharapkan,” ungkapnya.

Ditambahkan untuk mengantisipasi persoalan yang muncul ketika menjalankan ujian seperti masalah listrik dan jaringan pihaknya telah menambah daya listrik dari 2.200 watt dinaikan menjadi 2.400 watt dan jaringannya.

“Alokasi anggaran juga kita fokuskan ke UNBK sehingga beberapa pos anggaran kita anggap tidak mendesak, maka kita alihkan untuk ujian,” imbuhnya. (mg29/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!