62 Warga Belu Terserang Diare – Timor Express

Timor Express

METRO

62 Warga Belu Terserang Diare

DIARE. Tampak Bupati Belu Willybrodus Lay saat memantau para pasien diare yang sedang dirawat di Puskesmas Nualain, kemarin (15/1).

BORGIAS KOLO/TIMEX

37 Rawat Inap, 25 Rawat Jalan

ATAMBUA, TIMEX – Sebanyak 62 warga Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, sejak Selasa (14/1), terserang diare setelah mengonsumsi makanan dan minuman usai pemakaman jenazah di Desa Ekin.

Bupati Belu Willybrodus Lay didampingi istri Ny. Lidwina Vivi Wati Ng dan Kadis Kesehatan Belu dr. Joice Manek serta sejumlah pejabat pemerintah Kabupaten Belu sempat mengunjungi korban diare yang sementara dirawat di tiga Puskesmas rawat inap perbatasan yaitu Puskesmas Nualain, Puskesmas Weluli dan Puskesmas Wedomu.

“Informasinya semua yang terserang diare ini baru pulang dari acara pemakaman salah seorang keluarga mereka. Kita belum tahu pasti penyebabnya apakah karena akibat makanan dan minuman yang dikonsumsi saat acara duka atau apa. Yang jelas di acara duka pasti ada persiapan makan minum dan mereka semua ini kemungkinan besar ikut menikmati hidangan keluarga duka,” kata Bupati Willybrodus Lay usai mengunjungi pasien diare yang sedang dirawat di Puskesmas Nualain kemarin (15/1) sore.

Dijelaskan, dari 62 pasien diare, 50 orang sempat dirawat di Puskesmas Nualain sedangkan pasien lainnya dirawat di Puskesmas Weluli dan Puskesmas Wedomu. Kendati demikian sebagian besar pasien diare sudah sembuh. “Jumlah penderita diare memang cukup banyak tapi sebagian besar sudah sembuh sehingga yang saat menjalani perawatan intensif hanya sebagian kecil. Puskesmas Nualain misal tadi malam merawat 50 orang, sampai sore ini yang masih jalani rawat inap hanya delapan orang sama halnya dengan Puskesmas semula sembilan orang sampai sore ini sisa satu orang yang masih rawat inap,” jelas Willy Lay.

Kasus Kesehatan Belu dr. Joice Manek ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan terus memantau perkembangan positif kesehatan pasiennya. Menurut dia, sembuhnya sebagian besar penderita diare yang diobati sejak Selasa sore hingga malam berhasil sembuh karena dukungan kerja keras paramedis dan tersedianya obat-obatan yang memadai di tiga Puskesmas perbatasan dimaksud.

“Khusus Puskemas Nualain sebenarnya total penderita diarenya 50 orang tapi karena ruang rawat inapnya penuh sehingga delapan orang terpaksa kami rujuk ke Puskesmas Weluli. Syukur sampai sore ini (kemarin-red) pasien diare yang jalani rawat inap tinggal delapan orang,” ujar Kadis Kesehatan Belu dr. Joice Manek di Puskesmas Nualain kemarin sore. Menurut dr. Joice, salah satu penyebab diare yang menyerang 62 orang warga Lamaknen Selatan adanya kurang maksimalnya fungsi alat pencernaan. Selain itu faktor kebersihan dan kesehatan makanan dan minuman yang dikonsumsi para penderita saat berada di rumah duka. “Kami imbau masyarakat agar jangan lupa perhatikan kesehatan dan kebersihan sebelum mengkonsumsi apapun makanan maupun minuman biar bisa terhindar dari diare,” kata Kadis Kesehatan Belu. (ogi/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!