Pekerjaan Rumah Bupati untuk Labuan Bajo – Timor Express

Timor Express

OPINI

Pekerjaan Rumah Bupati untuk Labuan Bajo

Oleh: Frits O Fanggidae 

Dosen FE UKAW Kupang.

Saat ini Presiden Jokowi sedang mengunjungi Labuan Bajo untuk melihat secara langsung progress pembangunan infrastruktur untuk memantapkan Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata super prioritas, sekaligus persiapan untuk pelaksanaan Pertemuan G20 tahun 2023. Sejatinya ini merupakan berkat luar biasa bagi NTT dan Manggarai Barat khususnya.

Semua infrastruktur utama dibangun pemerintah pusat dan dilengkapi pemerintah provinsi. Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat tinggal memantapkan infratsruktur berskala

lokal. Dengan demikian, kita sudah bisa membayangkan bagaimana perkembangan pariwisata Labuan Bajo dan Manggarai Barat umumnya dalam waktu dekat.

Kemajuan sektor pariwisata, secara teoretik dapat memberi dampak positif bagi perkembangan ekonomi daerah dan masyarakat. Dampak positif yang dimaksud, utamanya terjadi melalui transmisi belanja wisatawan sampai ke tingkat rumah tangga pelaku pariwisata. Semakin besar belanja wisatawan yang diterima rumah tangga pelaku pariwisata pada aras bawah, semakin besar dampak multipliernya, baik untuk peningkatan pendapatan, maupun untuk perluasan kesempatan kerja dan usaha.

Persoalannya adalah transmisi belanja wisatawan tersebut tidak secara otomatis mengalir ke rumah tangga pariwisata pada aras bawah. Pengalaman dengan strategi pertumbuhan melalui pemerataan, yang mengandalkan mekanisme transmisi yang disebut trickle-down effect pada masa lalu, menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tinggi yang dipicu investasi swasta, ternyata tidak berhasil menciptakan pemerataan yang memadai. Hal ini disebabkan kanal-kanal yang dibutuhkan untuk memperlancar bekerjanya trickle-down effect tidak disiapkan dengan baik.

Belajar dari pengalaman tersebut, untuk mengantisipasi perkembangan pesat pariwisata di Labuan Bajo, kanal-kanal untuk memperlancar transmisi belanja wisatawan, sehiingga terjadi trickle-down effect perlu disiapkan. Inilah yang menjadi PR bagi Bupati Manggarai Barat dan seluruh jajarannya.

Kondisi yang terjadi saat  ini di Labuan Bajo, secara kasat mata menunjukkan bahwa, transmisi belanja wisatawan mengalir dengan baik, tetapi porsi terbesar belanja wisatawan mengalir ke para pelaku ekonomi (pariwisata) pada aras hilir dan tengahan (intermediate). Dari segi transaksi bisnis, gejala ini normal, tetapi dampak multipliernya bagi pelaku pariwisata lokal (masyarakat setempat) masih diragukan, karena sebagian besar pelaku pariwisata adalah para pendatang. Masyarakat setempat juga sudah terlibat didalam geliat pariwisata Labuan Bajo, tetapi sebagian besar berada pada periferi (pinggiran). Pada umumnya mereka belum mampu menembus jantung bisnis pada bagian hilir dan intermediate.

Kondisi demikian menyebabkan masyarakat setempat belum menjadi penikmat utama dari transmisi belanja wisatawan. Perhatikan dinamika bisnis kuliner pada Kampung Ujung, suatu kawasan yang disiapkan khusus untuk bisnis kuliner. Para pemain utama adalah para pendatang. Demikian juga outlet yang menyediakan aneka kebutuhan wisatawan, hampir semuanya dikuasai pendatang.

Kehadiran para pendatang adalah sesuatu yang wajar, tidak mungkin mereka dibatasi. Masyarakat setempat harus bisa bersaing untuk memasuki area bisnis dimana sebagian besar transmisi belanja wisatawan bermuara. Bagaimana menyiapkan masyarakat setempat, tentu ini menjadi tanggungjawab pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait.

Kebutuhan utama bagi Labuan Bajo dan Manggarai Barat pada umumnya, agar mampu menikmati belanja wisatawan dengan porsi yang memadai adalah menjadikan mereka pelaku ekonomi yang handal. Intinya kualitas SDM harus ditingkatkan agar mampu  berbisnis dan terus berkembang melalui jaringan usaha yang integrated.

Pendekatan pengembangan SDM melalui pelatihan-pelatihan atau bimtek yang selama ini diterapkan tampaknya tidak lagi memadai. Perlu ada revitalsasi model pembinaan dari model pelatihan ke pendampingan berbasis jaringan dan kelompok. Dengan kemampuan yangrelatif terbatas, masyarakat setempat sebagai pelaku ekonomi tidak bisa dibiarkan berbisnis secara individual, tetapi harus diarahkan berbisnis melalui kelompok dengan dukungan jaringan yang memadai.

Dalam kaitan ini, adopsi model klaster bisnis atau klaster industri  untuk mengembangkan bisnis masyarakat setempat perlu dilakukan. Klaster-klaster bisnis dapat ditumbuhkan dengan menyatukan pelaku bisnis sejenis kedalam kelompok (klaster). Mereka didampingi dan difasilitasi dengan jaringan yang baik, sehingga aktivitas bisnis setiap pelaku dapat terhubungkan dengan pelaku lainnya dalam memenuhi berbagai kebutuhan wisatawan.

Menyiasati praktik ekonomi digital yang semakin meluas, pelaku bisnis setempat, yang pada umumnya berskala mikro dan kecil, harus terhubungkan dengan pelaku bisnis skala menegah, agar tercipta sinergi, bukan saling mematikan. Dengan memanfaatkan model klaster bisnis, pemetaan pelaku bisnis menurut fungsinya dapat dilakukan dalam dua fungsi utama, yaitu fungsi produksi (offline) dan fungsi pemasaran atau delivery (online). Para pelaku bisnis skala mikro dan kecil fokus pada fungsi produksi/manufaktur (offline) dan pelaku bisnis skala menengah fokus pada fungsi pemasaran/delivery (online). Melalui pemetaan seperti ini, dapat diidentifikasi dengan baik kebutuhan pengembangan dari pelaku bisnis skala mikro dan kecil, sehingga dapat diupayakan pemenuhannya secara tepat-guna.

Pesan utama yang hendak disampaikan melalui tulisan pendek ini adalah, transmisi belanja wiasatawan tidak otomatis mengalir sampai rumah tangga pelaku pariwisata pada aras bawah. Kanal-kanal transmisi perlu dibuat. Kanal transmisi yang dimaksud adalah pemantapan aktivitas bisnis masyarakat setempat melalui mode klaster bisnis yang berbasis jaringan. Inilah salah satu PR Bupati Manggarai Barat menyongsong Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas. (*)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!