PII-Undana Kerja Sama Program Profesi Insinyur – Timor Express

Timor Express

PENDIDIKAN

PII-Undana Kerja Sama Program Profesi Insinyur

KUPANG, TIMEX-Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dipilih sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan program profesi insinyur (PPI). Program yang baru pertama dilaksanakan di NTT ini merupakan kerja sama Undana dengan Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Hal ini dikatakan Ketua PII Cabang Kupang, Dr. Ir. Andre W. Koreh, MT kepada koran ini, Selasa (21/1) di Kupang. Andre yang saat itu didampingi Sekretaris PII Cabang Kupang Dr. Ir. Andi Hidayat Rizal, MT, Bendahara Luhut Manalu, ST, MT dan beberapa pengurus lainnya itu menjelaskan, program profesi insinyur ini akan diawali dengan penandatanganan MoU antara PII Pusat dan Undana yang akan dilaksanakan, Kamis (23/1) bertempat di Hotel Neo Aston Kupang.

“Perlu diketahui bahwa tidak semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta diberi kepercayaan mengelola program profesi insinyur ini. Salah satu syarat yang cukup berat adalah perguruan tinggi itu harus sudah terakreditasi A dan mempunyai staf pengajar yang sudah mengantongi kompetensi sebagai insinyur profesional muda minimal enam orang,” jelas Andre. Ada tiga kualifikasi kompetensi yakni insinyur profesional pemula, insinyur profesional muda dan insinyur profesional utama.

Ditanya Undana belum mengantongi akreditasi A, Andre yang juga Ketua Ikatan Alumni Pascasarjana Undana ini menjelaskan, proses negosiasi dilakukan pengurus PII Cabang Kupang kepada pengurus PII Pusat cukup memakan waktu. “Memang cukup memakan waktu untuk meyakinkan pengurus pusat PII. Dalil yang kita sampaikan adalah bahwa Undana merupakan perguruan tinggi negeri yang terletak di wilayah perbatasan dengan jumlah sumber daya manusia kependidikan yang sangat memadai dan menjadi pembina bagi perguruan tinggi lain yang ada di NTT,” jelas Andre.

Akhirnya, lanjut Andre, diterima pengurus pusat PII. Sehingga dilanjutkan dengan proses penandatangan MoU yang akan dilaksanakan Kamis besok. Dijelaskan Andre, selama enam bulan Undana akan melaksanakan program profesi insinyur ini.

Ditanya mengenai peserta, jelas Andre, yang mengikuti program ini adalah sarjana teknik dari berbagai jurusan. Ditambahkan Bendahara PII Cabang Kupang, termasuk sarjana pertanian, peternakan dan bidang lainnya. Lama program ini selama satu semester atau enam bulan. “Setelah lulus peserta yang lulus akan mendapat gelar ‘Ir’ di depan nama. Bagaimana dengan peserta yang sudah memiliki gelar ‘Ir’ di depan nama? Itu tidak perlu dicantumkan dobel. Peserta yang lulus juga akan memperoleh sertifikat sebagai bukti bahwa sudah lulus PPI,” kata Andre.

Sasaran dari pelaksanaan program ini, jelas Andre, adalah untuk meningkatkan kualitas SDM anggota Persatuan Insinyur Indonesia. “Kita tahu bersama bahwa tuntutan akan kualitas SDM para insinyur saat ini semakin tinggi. Sehinga harus disiapkan dengan baik. Salah satunya dengan program profesi ini,” jelas Andre seraya menambahkan ke depan bisa saja hal ini menjadi syarat dalam melakukan kerja sama dengan pemerintah atau pihak swasta.

Dijelaska Andre, syarat penyelenggaraan program profesi insinyur ini adalah UU Nomor 11 Tahun 2014 dan PP Nomor 25 Tahun 2019 tentang Keinsinyuran. “Pasal 1.5 menyatakan bahwa program profesi insinyur merupakan program pendidikan tinggi setelah program sarjana untuk membentuk kompetensi keinsinyuran,” jelas Andre.

Sementara tujuan dari program profesi insinyur, jelas Andre, adalah melaksanakan pembelajaran PPI dengan jumlah SKS sebanyak 24 SKS bagi sarjana teknik atau teknologi dengan minimal pengalaman kerja 3 tahun. Juga melakukan program rekognisi pembelajaran lampau secara online. (ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!