Warga Kualin Bantai Satu Keluarga – Timor Express

Timor Express

METRO

Warga Kualin Bantai Satu Keluarga

Satu Tewas, Lainnya Luka-luka

SOE, TIMEX – Yustri Robinson Timaubas, 36, warga RT 16/Rw 07, Desa Oni, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Senin (20/1) sekira pukul 23.00, melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Tiga orang jadi korban.

Para korban masing-masing adalah Yupiter Timaubas yang adalah bapak pelaku, Heridion Timaubas yang adalah adik kandung pelaku dan Imer Nenabu yang juga keponakan pelaku. Akibat tindakan beringas pelaku, salah satu korban yakni Imer Nenabu tewas saat mendapat perawatan medis di Puskesmas Kualin.

Sementara itu, dua korban lainnya saat ini tengah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Kualin dan juga salah satu di antaranya yakni Heridion Timaubas dirujuk ke RSUD SoE karena mengalami luka sabetan cukup serius di sekujur tubuhnya.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari kepada wartawan di SoE, Selasa (21/1) menguraikan sekira pukul 23.30, pelaku mendatangi rumah salah satu korban yakni Yupiter Timaubas. Saat tiba ia langsung menganiaya korban menggunakan pisau. Akibatnnya korban mengalami luka sobek di dahi bagian kanan. Korban saat itu berhasil memoloskan diri dari amukan pelaku yang belum diketahui pasti penyebabnya itu. Korban saat itu berlari ke rumah tetangga untuk meminta pertolongan.

Selanjutnya, Selasa (21/1) sekitar pukul 02.30 dini hari, pelaku meminta tolong kepada Feliks Sakan untuk mengantarkannya kembali ke rumahnya di Bitan. Saat itu pelaku yang mengendarai kendaraan. Sesampainya di rumah pelaku yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka itu, tidak langsung tidur. Beberapa menit kemudian tersangka keluar lagi dan mengajak Feliks Sakan untuk pergi membeli rokok di kios milik Heridion Timaubas yang adalah adik kandung tersangka. Kios itu berjarak kurang lebih satu kilometer. Setibanya di rumah korban, tersangka mengetuk pintu dan memanggil korban untuk membeli rokok. Saat korban bangun dan membuka kios, tersangka membeli rokok menggunakan uang Rp 50.000. “Waktu korban (adik tersangka, red) berbalik untuk ambil uang kembalian, tersangka langsung mengambil pisau dan menikam korban dari belakang. Feliks saat itu berteriak mengingatkan korban dan langsung lari menggunakan motornya,” ungkap Jamari.
Lanjut Jamari, setelah menikam korban tersangka berjalan kaki menuju rumah Ranci Timaubas, yang saat itu sedang tidur.

Saat itu tersangka masuk melalui pintu belakang yang biasanya tidak dikunci. Setibanya di dalam kamar, korban sementara tidur pulas bersama ibu kandung korban. Karna ibu tersangka dan korban tertidur pulas, maka tersangka langsung menusuk korban menggunakan pisau yang sudah dibawa tersangka sebanyak dua kali. Dua tusukan yang diayunkan tersangka mengenai korban tepatnya di leher bagian kiri dan bagian kanan yang menyebabkan korban tewas saat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Kualin.
“Setelah melakukan penganiayaan, tersangka sempat melarikan diri, tapi berhasil diamankan polisi. Dan saat ini, tersangka sudah diamankan di sel tahanan Polres TTS,” pungkas Jamari. (yop/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!