Oknum Dewan Kota Dipolisikan – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Oknum Dewan Kota Dipolisikan

BUKTI. San Albrenus Fattu selaku penasehat hukum pelapor Sonya S. Manafe sementara menunjukkan bukti berupa surat tanda terima laporan karena telah melaporkan oknum anggota DPRD Kota Kupang, Simon Anderias Dima di Mapolda NTT. Diabadikan Senin (27/1).

INTHO HERISON TIHU/TIMEX

Dilakukan di Surabaya Tanpa Diketahui Istri Sah

KUPANG, TIMEX– Simon Anderias Dima, warga Jalan Monginsidi I, RT 19/RW 04, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kelapa Lima yang juga anggota DPRD Kota Kupang terpaksa dilaporkan oleh istrinya sendiri, Sonya S Manafe, 47, ke Mapolda NTT karena diduga telah menikah lagi dengan wanita lain di Jawa Timur pada 2015 dan 2016 silam.

Laporan Sonya S. Manafe yang juga warga RT 07/03, Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dibuktikan dengan Surat Tanda Terima Laporan (STTL) dengan Nomor: STTL/B/26/I/RES.1.24/2020/SPKT, tanggal 21 Januari 2020. Lapotan polisi Sonya Manafe ke Polda NTT lantaranya kasih sayang suaminya itu dipermainkan karena suaminya yang juga terlapor, Simon Anderias Dima telah menikah lagi tanpa sepengetahuan dirinya sebagai istri sah.

San Albrenus Fattu selaku penasehat hukum pelapor kepada koran ini di Kupang kemarin (27/1) menjelaskan bahwa kliennya (Sonya S. Manafe) itu merupakan istri sah dari terlapor yang kini menjabat sebaga Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Amanat Nasional (PAN). “Jadi, kasus ini ketahuan setelah pelapor melaporkan kasus penelantaran pada November 2019 lalu. Dan saat itu, istri terlapor datang dengan membawa surat nikah. Istri sahnya baru tahu jika suaminya (terlapor) menikah lagi saat istri terlapor menunjukan bukti pernikahan terlapor dan istri sirinya. Terlapor sudah nikah dengan dua orang dan menikah secara Islam. Pernikahan yang tidak diketahui istri sahnya ini dilakukan di Surabaya, Jawa Timur sekira 2015 dan 2016 lalu,” ungkap San Albrenus Fattu.

Dijelaskan juga bahwa usai membuat laporan polisi, penyidik Polda NTT juga sudah memeriksa kliennya dan akan dijadwalkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap terlapor. “Laporan kami itu soal pidana karena pelapor sebagai istri sah tidak pernah mengetahui perbuatan suaminya yang menghianati bahtera rumah tangganya itu dengan menikah secara diam-siam,” ujar penasihat hukum pelapor.

Sebagai penasehat hukum, dirinya tegaskan bahwa jika ada niat baik dari terlapor untuk berdamai dan wajib bertanggung jawab maka pihaknya selaku pelapor akan melakukannya karena saat ini pelapor dan anak terlapor ditelantarkan.

Terpisah, penasehat hukum terlapor, Samuel Haning yang dikonfirmasi koran ini terkait adanya laporan polisi di Mapolda NTT dirinya mengaku bahwa pihaknya akan menghadap jika ada panggilan dari penyidik. Dikatakan bahwa kliennya dan pelapor telah berpisah sejak lama dan kini sedang mengajukan gugatan cerai. “Selama ini istri dimana ko baru kaget suaminya nikah lagi,” ungkapnya.

Namun demikian, tegasnya, pelapor memiliki hak hukum sebagai warga negara sehingga langkah hukum itu adalah haknya. “Sebagai warga negara ia telah melakukan upaya hukum. Namun kita akan buktikan apakah laporan itu sesuai atau tidak,” katanya.

Untuk diketahui bahwa laporan terhadap anggota DPRD Kota Kupang, Simon Anderias Dima ini merupakan yang kedua kalinya. Sebab, laporan polisi yang dibuat pelapor sebelumnya, juga sudah dilakukan dengan terkait penelantaran istri dan anak.

Berzinah, IRT Digerebek Bersama PIL

Diduga melakukan tindak pidana perzinahan, Melkisedek Kakek, 49, warga RT 27/RW 11, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa akhirnya nekat menggerebek istri sahnya Emerinsiana Juan Silab, 39, sementara berdua dengan Pria Idaman Lain (PIL), Filtorianus Hun, 49. Kedua pasangan tak resmi ini digerebek pada Senin (27/1) sekira pukul 07.00 Wita di sebuah kamar di kos-kosan milik Yerimias Saluk, warga Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Dugaan Melkisedek Kakek bahwa istri sahnya itu berzinah akhirnya terbukti. Pasalnya, ketika mendatangi kos-kosan milik Yerimias Saluk, Melkisedek Kakek mendapati istri sahnya, Emerensiana Juan Silab sementara berduaan dengan Filtorianus Hun di dalam kamar kos yang ditempati Filtorianus Hun.

Atas kejadian tersebut, maka Melkisedek Kakek akhirnya melaporkan istri sahnya bersama selingkuhannya ke Mapolsek Oebobo dengan laporan polisi Nomor: LP/B/18/I/2020/Sektor Oebobo.

Kapolsek Oebobo, Kompol I Ketut Saba kepada koran ini kemarin membenarkan adanya laporan tindak pidana perzinahan yang dilakukan oleh Emerensiana Juan Silab dan Filtorianus Hun.

Dijelaskan, awalnya Melkisedek Kakek bersama seorang rekannya, Dedi Suan pergi ke tempat kos-kosan milik Yerimias Saluk sekaligus menanyakan kepada pemilik kos bahwa apakah istri sahnya mendiami salah satu kamar kos-kosan.

Oleh pemilik kos, dijelaskan bahwa benar ada seorang penghuni kos atas nama Emerensiana Juan Silab. “Jadi, saat mendatangi kos milik Yerimias Saluk, Melkisedek Kakek menanyakan apakah ada seorang penghuni kos bernama Emerensiana Juan Silab? Dan oleh pemilik kos menjawab ada,” sebut Kapolsek Oebobo.

Mendapat informasi tersebut, maka Melkisedek Kakek kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Kelurahan Liliba untuk pergi ke kos-kosan milik Yerimias Saluk. Setelah pintu kos digedor dan kamar kos dibuka, Emerensiana Juan Silab akhirnya membuka pintu kamar kos. Saat diperiksa, di dalam kamar kos juga ditemukan seorang pria yakni Filtorianus Hun.

Atas kasus perzinahan itu, maka kedua pelaku yakni Emerensiana Juan Silab dan Filtorianus Hun kemudian digiring ke Mapolsek Oebobo dan dimintai keterangan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polsek Oebobo.

Tak hanya kedua pelaku perzinahan itu yang dimintai keterangan tapi dua orang saksi termasuk suami sah Emerensiana Juan Silab. “Kedua pelaku sudah kita mintai keterangan termasuk dua orang saksi dan suami pelaku wanita. Jadi, pelaku wanita nekat meninggalkan anak kandungnya yang berumur kurang lebih satu tahun dan memilih tinggal bersama Filtorianus Hun di kos-kosan,” pungkas I Ketut Saba. (mg29/mg22/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!