Curi Sapi, Tujuh Pelaku Diringkus Polisi – Timor Express

Timor Express

HUKUM

Curi Sapi, Tujuh Pelaku Diringkus Polisi

BERI PENJELASAN. Kapolres Kupang, AKBP Aldian RJH Manurung SIK sementara memberikan penjelasan terkait penanganan kasus pencurian ternak sapi di wilayah hukum Polres Kupang, Senin (27/1)

IST

Dua Pelaku Lain Masih Buron

KUPANG, TIMEX– Penanganan kasus hilangnya ternak sapi milik Rahim Majid Muhammad Ali, warga RT 03/RW 02, Desa Oesusu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang pada 28 November 2019 lalu sekira pukul 02.30 Wita dengan laporan polisi Nomor: LP/B/29/XI/ 2019/Polres Kupang/Sek Takari, tanggal 28 November 2019 oleh aparat Polres Kupang akhirnya berhasil diungkap.

Ini setelah aparat Polres Kupang melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan penyelidikan dan penyidikan. Aparat Polres Kupang akhirnya menemukan adanya tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh tiga orang masing-masing berinisial BL, DM dan NT. Sementara dua orang pelaku hingga kini masih buron namun berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).

“Berdasarkan hasil penyidikan yang sudah dilakukan serta pemeriksaan pada dua orang saksi yakni Rahim Majid Muhammad Ali alias Rahim dan Emiriyanti Akulas serta barang bukti yang diamankan berupa satu lembar kulit sapi warna hitam dalam keadaan kering, satu buah pisau dengan panjang keseluruhan 31 cm dengan gagang terbuat dari kayu warna merah dibungkus sarung terbuat dari kayu warna coklat maka penyidik akhirnya mengamankan tiga orang pelaku masing-masing berinisial BL, DM dan NT. Sementara dua orang pelaku hingga kini masih buron namun berstatus DPO,” kata Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung SIK, Senin (27/1).

Dijelaskan, barang bukti yang disita dari tersangka BL berupa sebilah parang dengan panjang sekira 50 cm dengan kondisi patah tanpa gagang. Selain itu, ada juga barang bukti lain yang dibuang oleh tersangka DM yakni satu buah handphone (HP) merek Nexcom warna abu-abu dengan sim card merek Indosat.

Peran dari tiga orang tersangka yakni BL sebagai penunjuk jalan kepada tersangka DM dan IP dengan cara membeli daun pandan (bonak) di rumah Rahim Majid Muhammad Ali. Setelah itu, DM masuk ke dalam kandang milik korban dan mengikat sapi di pohon Johar serta memotong sapi dan memasukan ke dalam kantong plastik dan membawa daging tersebut menuju jalan raya untuk dinaikkan ke sepeda motor. “Daging sapi curian diantar pelaku DM bersama BL dengan menggunakan sepeda motor ke arah Kupang,” tandas Kapolres Kupang.

Tiba di Desa Oebelo, lanjut Kapolres Kupang, DM menurunkan BL dan memberikan daging sapi curian yang diisi dalam kantong plastik kepada IP. IP kemudian menyerahkan uang senilai Rp 500 ribu. Uang tersebut kemudian dipakai untuk beli beras, sayur dan bermain judi biliar dan judi sabung ayam.

Sementara pelaku NT diajak oleh IP untuk bermain judi di Desa Oesao. Setibanya NT di Desa Oesao, dirinya bertemu dengan tiga orang masing-masing DM, BL dan AD. Saat itu, BL mengajak IP bahwa untuk pergi ke Oesusu. Selanjutnya IP menyampaikan kepada NT untuk mengantarnya ke Oesusu. Karena itu maka kelima orang pelaku yakni IP, BL, DM, AD, dan NT pergi ke Desa Oesusu menggunakan dua unit sepeda motor milik IP.

Saat itu, NT membonceng IP. Sementara AD membonceng DM dan BL serta menerima uang hasil penjualan daging sapi curian dari IP sebesar Rp 200 ribu. Peran dari dua orang pelaku yang masih DPO yaitu IP yang pertama kali masuk kedalam kandang sapi milik korban dan melepas ikatan tali sapi di pohon dan selanjutnya memindahkan sapi di Johar, memotong kaki sapi bagian kiri, memotong kaki sapi bagian kanan, mengiris daging sapi curian dan menyuruh BL mengambil kantong plastik selanjutnya memasukan daging sapi curian ke dalam kantong plastik.

Selanjutnya,IP menyuruh DM dan BL memikul daging sapi curian yang ada di dalam plastik menuju ke arah jalan umum dan menelpon AD dan NT untuk datang ke tempat IP. BL dan DM ukemudian membawa daging sapi curian menggunakan sepeda motor. Setelah menaikkan daging sapi curian diatas sepeda motor, keduanya lalu mengantar dan menjual daging sapi curian kepada orang yang tidak diketahui. Keduanya juga menerima uang hasil penjualan daging sapi curian kepada DM sebesar Rp 500 ribu dan kepada NT sebesar Rp 200 ribu.
“AD mendatangi yakni DM, BL dan IP yang sedang menjaga daging sapi hasil curian dipinggir jalan raya, kemudian membonceng DM dan BL menggunakan sepeda motor yang ada daging sapi curian. Tiga orang pelaku sudah diamankan dan dua pelaku masih DPO. Para pelaku dijerat Pasal 363 ke-1e, 3e dan 4e KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh,” tegas Kapolres Kupang.

Selain itu, aparat Polres Kupang kembali mengamankan dugaan tindak pidana pencurian ternak milik Eduard Saku yang beralamat di wilayah RT 13/RW 07, Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang pada Senin (6/1) sekira pukul 01.00 Wita. Kasus pencurian ini sesuai laporan polisi Nomor: LP/B/09/I/2020/Sek Kupang Tengah, tanggal 16 Januari 2020.

Dari kasus tersebut, telah diamankan empat orang yang diduga melakukan pencurian ternak sapi masing-masing berinisial HH, JS, DM AS serta satu orang pelaku lain yang bertindak sebagai penadah berinisial SA. Barang bukti yang berhasil diamankan yakni dua unit handphone (HP) bermerek Samsung wana putih dan warna hitam merah termasuk sepasang sendal jepit Yeye warna biru, dua bilah pisau dengan panjang sekira 30 cm yang bergagang plastik warna hijau tanpa sarung dan bergagang plastik warna abu-abu yang dililit karet warna hitam dan satu unit HP merek Nokia warna hitam dengan tipe 105 dengan tanpa tutupan batrai.

Kemudian dua unit handphone merek Nokia warna hitam dan merek Advan warna putih dan satu satu unit sepeda motor Beat warna biru putih dengan Nomor Polisi (Nopol) DH 5330 HW dan satu unit HP merek Nokia warna biru langit. “Pelaku dijerat Pasal 363 ke-1e, 3e dan 4e KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun,” pungkas .

Kapolres Kupang AKBP Aldian RJH Manurung SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Simson S.L.Amalo. (mg22/gat)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!