Masyarakat Diimbau Waspada Penculikan Anak – Timor Express

Timor Express

RAKYAT TIMOR

Masyarakat Diimbau Waspada Penculikan Anak

BAWA KE POLRES. Kapolsek Laenmanen, Iptu Benediktus Bau membawa Agustinus Simao Usfinit ke Polres Malaka, Senin (27/1).

KRISTOFORUS BERE/TIMEX

BETUN, TIMEX – Penculik anak dengan modus membeli besih tua berkeliaran di Kabupaten Malaka. Hal ini dialami seorang anak kecil, Agustinus Simao Usfinit, 7.

Pagi hari sekira pukul 10.45, Senin (27/1) di Dusun Welaus B Desa Lakekun Utara Kecamatan Kobalima, Agustinus nyaris dibawa kabur orang tidak dikenal.

Informasi yang diperoleh Timor Express menyebutkan, usai pulang sekolah, Agustinus ganti pakaian dan berjalan ke jalan raya depan rumahnya. Saat itu, ada sebuah mobil pikap lewat. Dari dalam mobil ada penumpang yang berteriak, “besi tua, besi tua, besi tua”.

Selang beberapa menit kemudian, mobil pikap mendekati Agustinus kemudian salah seorang yang ada di dalam mobil berusaha menarik naik Agustinus ke dalam mobil. Tetapi, Agustinus berteriak minta tolong kepada neneknya.

“Tolong saya, nenek. Tolong saya, nenek,” teriak Agustinus saat itu.

Agustinus kemudian ditolong Yohanes Asa Malik, salah satu guru SDI Mamakun Lakekun Utara.

Atas insiden tersebut, Agustinus mengalami luka di telapak kaki akibat diseret.

“Pelaku menggunakan sebuah mobil pikap warna hitam. Saat dipergok warga, para pelaku langsung kabur ke arah utara menuju Atambua, ibukota Kabupaten Belu,” ungkap Yohanes Asa Malik.

Atas kejadian tersebut, tidak lama berselang, Kapolsek Laenmanen, Iptu Benediktus Bau tiba di tempat kejadian perkara (TKP). Saat bersamaan, rombongan wartawan yang hendak ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motamasin, tiba di TKP.

Agustinus kemudian dibawa Kapolsek Laenmanen, Iptu Benediktus Bau bersama-sama dengan Yohanes, Helena, Martha Luruk dan rombongan wartawan Malaka ke Polres Malaka.

Setiba di Polres, Agustinus, Yohanes, Helena dan Martha langsung diminta keterangan dan dilanjutkan pemeriksaan lebih lanjut oleh Kasat Reskrim.

Ps Kapolres Malaka, AKBP Albert Neno melalui Kasat Reskrim, Iptu Yusuf  saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus penculikan tersebut.

Agustinus Simao Usfinit duduk di kelas I SDK Welaus. Kedua orang tuanya, Yustinus Usfinit dan Agustina Olo Asa. Namun hingga saat ini Agustinus tinggal bersama neneknya, Anastasia Abuk, karena orang tuanya  sedang bekerja di Jakarta. Saat kejadian, Anastasia sedang tanam jagung di kebun. (mg30/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!