Tidak Jadikan Sebagai Sumber Penghasilan – Timor Express

Timor Express

SUROSA

Tidak Jadikan Sebagai Sumber Penghasilan

POSE BERSAMA. Penjabat Kepala Desa Oelunggu, Yonatan Tulle pose bersama usai mengambil sumpah dan melantik 11 orang perangkat desa Oelunggu, Selasa (28/1).

MAX SALEKY/TIMEX

Pelantikan Perangkat Desa Oelunggu

BA’A, TIMEX – Penjabat Kepala Desa Oelunggu, Yonatan Tulle mengambil sumpah dan melantik 11 orang perangkat desa Oelunggu Kecamatan Lobalain, Selasa (28/1). Acara yang dilangsungkan di kantor desa itu, dihadiri Bhabinkamtibmas, Bripka Nikanor Maro, Babinsa, Serka Olivio Oliviera, rohaniwan serta tokoh masyarakat.

Pengukuhan dan pelantikan dilakukan atas dasar keputusan Kepala Desa Oelunggu nomor: 01/Kep/DO/2020 tanggal 25 Januari 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan  perangkat Desa Oelunggu periode 2020-2021 di Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao. Pelantikan tersebut telah mendapat persetujuan camat yang dituangkan dalam surat rekomendasi camat nomor: KCL.140/24/Kab.RN/I/2020 tanggal 24 Januari 2020.

Penjabat Kepala Desa Oelunggu, Yonatan Tulle dalam sambutannya mengatakan, sumpah/janji yang telah diucapkan bukan hanya sekadar untaian kalimat semata. Tetapi lebih dari itu merupakan tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan.

“Hari ini saudara-saudara telah menyatakan sumpah dan berjanji untuk mengemban amanah masing-masing. Di pundak saudara-saudara sekalian terdapat beban yang harus dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga terhadap Tuhan. Untuk itu, dalam menjalankan tugas, saudara sekalian dituntut menjadi pelayan untuk melayani,” tegasnya.

Yonatan berpesan agar dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan, perangkat desa tidak menjadikannya sebagai sumber penghasilan. Bahkan, dengan tegas dia mengatakan, akan mengambil tindakan tegas jika terbukti melakukan hal yang merugikan masyarakat.

Perangkat desa yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah, Jublina A Pandie, sekretaris desa, Jemi Foeh, kaur Umum dan Tata Usaha, Anderias Mandala kaur Perencanaan, Jacobus Lazarus kaur Keuangan, Ibrahim Otto kadus Lekik II, Orbet Ndun kadus Oelunggu I, Yustinus Mandala kadus Oelunggu II, Esra Mandala kasie Kesejahteraan dan Semuel Dolok kasie Pelayanan.

Semua perangkat desa kembali dilantik dalam jabatan yang sama karena masa jabatannya telah berakhir tahun 2019. Sedangkan pergantian perangkat desa hanya terdapat pada jabatan Kepala Seksi (Kasie) Pemerintahan, yang sebelumnya dijabat  Felky M Foeh, kini digantikan Salmun Muskanan.

“Hanya ada satu jabatan yang diganti dengan perangkat yang baru yaitu Kepala Seksi Pemerintahan. Hal itu dikarenakan yang menjabat sebelumnya mengajukan pengunduran diri,” kata Yonatan.

Sementara, sesuai data yang diperoleh Timor Express, dari salinan keputusan kepala Desa Oelunggu nomor: 01/Kep/DO/2020 bahwa seharusnya 11 orang perangkat desa yang dilantik dan diambil sumpah, namun hanya 10 orang perangkat desa yang mengikuti acara tersebut. Perangkat desa yang tidak hadir adalah Mexi A Funu yang dipercayakan mengemban jabatan kepala dusun (Kadus) Lekik I.

“Sampai saat ini tidak ada informasi dari yang bersangkutan. Tetapi sebelum acara pelantikan ini kami juga sudah bersepakat bahwa perangkat desa yang tidak menghadiri acara pelantikan dan pengambilan sumpah, maka langsung diberhentikan,” kata Yonatan.

Ia mengungkapkan, tindakan yang dilakukan perangkat desa tersebut merupakan tindakan perlawanan. Sehingga dirinya akan berkonsultasi dengan bupati melalui camat terkait tindakan yang dilakukan Mexi A Funu.

“Saya akan berkonsultasi ke bupati melalui camat terkait hal ini. Tinggal kami melihat kesepakatan yang ada. Karena tentu ini merupakan tindakan perlawanan,” tegasnya. (mg32/ays)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!