Di TTU, 29 Orang Lolos Passing Grade – Timor Express

Timor Express

METRO

Di TTU, 29 Orang Lolos Passing Grade

SEBANYAK 4.631 orang mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten TTU untuk mengisi sebanyak 182 formasi yang disiapkan oleh KemenPAN-RB.

Pada pelaksanaan ujian hari pertama, Kamis (30/1) yang diikuti oleh sebanyak 400 orang, hasilnya sangat memprihatinkan, bahkan nyaris tidak ada satu pun peserta lolos seleksi yang nilainya memenuhi passing grade.

Pelaksanaan seleksi CPNS di Kabupaten TTU dilaksanakan selama 10 hari, terhitung sejak 30 Januari sampai 8 Februari yang dilaksanakan di ruang Laboratorium Komputer SMK Negeri I Kefamenanu, dengan menggunakan 100 unit komputer. Peserta tes dibagi dalam beberapa sesi dengan tiap sesi sebanyak 100 orang.

Pantauan Timor Express, peserta yang mengikuti seleksi di hari pertama diikuti 400 orang. Mereka dibagi dalam empat sesi, namun yang berhasil lolos passing grade hanya satu orang. Pada sesi pertama terdapat delapan peserta memenuhi passing grade.

Untuk sesi kedua, dari 100 peserta, terdapat sembilan peserta yang mencapai passing grade sedangkan 91 peserta lainnya gugur. Pada sesi ketiga, hanya delapan peserta yang mencapai passing grade dan sesi keempat hanya empat orang yang mencapai passing grade. Dengan demikian pada hari pertama terdapat 29 peserta yang lolos passing grade.

Salah satu peserta, Yanuarius Bano Humoen Kepada Timor Express, Kamis (30/1) mengatakan proses seleksi CPNS kali ini sangat transparan. Namun yang menjadi kendala adalah alokasi waktu yang disediakan tidak sebanding dengan jumlah soal dan panjangnya narasi soal ujian CPNS. Apalagi terdapat beberapa soal yang sifatnya menjebak sehingga perlu hati-hati mengisi jawaban.

Karena itu, tambah Humoen, peserta seleksi CPNS harus benar-benar mempersiapakan diri dengan baik sehingga dapat menyelesaikan soal-soal dengan baik dan benar. Namun apabila tidak mempersiapkan diri dengan baik maka soal yang mudah pun tentu tidak bisa dikerjakan.

“waktunya sangat singkat sehingga membuat peserta lebih fokus kepada waktu yang terburu-buru mengisi soal soal tidak terlalu rumit juga namun terdapat beberapa soal yang sifatnya menjebak sehingga membutuhkan analisa yang baik dan benar,” tutur Humoen yang lolos passing grade.

Peserta lainnya, Ermalinda Kono yang mengatakan, kendala yang dihadapi dalam mengikuti ujian tes seleksi CPNS tersebut diantaranya waktu yang disiapkan tidak sesuai dengan panjangnya soal terutama soal-soal tes karakteristik pribadi (TKP).

Apriyana juga mengaku kesulitan dalam menyelesaikan soal-soal pada Tes Intelegensi Umum (TIU) yang tingkat kerumitan soalnya membuat semua peserta tes CPNS tidak mampu untuk menyelesaikanya. Selain itu, jawaban dari soal-soal ujian bersifat menjebak sehingga membutuhkan konsentrasi yang baik dari setiap peserta tes CPNS.

“Waktu ujian tidak seimbang dengan panjangnya soal karena ada soal yang narasinya panjang. Ada juga jawaban yang menjebak sehingga membutuhkan keseriusan dalam mengerjakan setiap soal tes CPNS tersebut,” Ujar Kono yang gagal lolos passing grade.

Sementara, perwakilan dari BKN Region Denpasar, Desman Sinaga yang mengawasi langsung proses tes CPNS menuturkan kendala yang dialami oleh peserta tes diantaranya masih terdapat peserta yang belum mampu mengoperasikan komputer.

Selain itu, kata Jefry peserta tes CPNS belum siap secara maksimal untuk mengikuti tes. Pasalnya, dalam mengerjakan soal, ada peserta yang terburu-buru untuk cepat keluar namun hasilnya tidak lolos passing grade.

Apalagi standar passing grade naik yang seimbang dengan tingkat kerumitan soal berbeda jauh dengan pelaksanaan tes CPNS sebelumnya.

“Kendala yang dialami peserta itu masih banyak yang kurang mampu mengoperasikan komputer sehingga kesulitan dalam menyelesaikan soal tes. Sebagian besar peserta juga belum mempersiapkan diri dengan baik sehingga mengalami kendala saat menyelesaikan soal-soal,” tutur pengawas dari BKN Region Denpasar.

Terpisah, Ketua Panitia pelaksana seleksi CPNS Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis mengatakan sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah Provinsi di NTT pelaksanaan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk Kabupaten TTU berlangsung mulai 30 Januari sampai 8 Februari mendatang.

Pelaksanaan seleksi CPNS di Kabupaten TTU terpusat di satu tempat yakni di SMK Negeri 1 Kefamenanu yang akan dibagi dalam beberapa sesi dengan tiap sesi 100 orang. Fasilitas pendukung yang disiapkan berupa komputer dan jaringan internet sudah memadai sehingga dipastikan tidak akan mengalami kendala saat pelaksanaan tes ASN.

“Waktu pelaksanaan ujian itu 10 hari yang terpusat d SMK Negeri I Kefamenanu. Pelaksanaan tes dibagi dalam beberapa sesi dengan tiap sesi 100 orang sesuai dengan kapasitas ruangan dan komputer yang disiapkan oleh panitia,” tuturnya.

Menurut Penjabat Sekda TTU, nilai passing grade masig-masing tes yaitu tes intelejensi umum (TIU) 80, Tes wawasan kebangsaan (TWK) 65, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 126. Karena itu, Setiap peserta tes CPNS harus mencapai target yang telah ditetapkan baru dinyatakan lulus.

Tilis berharap, peserta tes CPNS 2019 di Kabupaten TTU dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa mampu menyelesaikan soal-soal ujian dengan baik dan benar. Selain itu juga, Kata Tilis, setiap peserta harus dapat mampu mengoperasikan komputer dengan baik sehingga dalam mengerjakan setiap soal tes peserta tidak mengalami kesulitan.

“Kita harap peserta tes CPNS bisa mempersiakan diri dengan baik. Terutama kesiapan dalam memgoperasikan komputer maupun dalam mengerjakan soal-soal tes sehingga dapat memperoleh hasil yang memuaskan,” Pungkasnya. (mg26/ays/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!