Enam WNA Tiongkok Negatif Virus Corona – Timor Express

Timor Express

METRO

Enam WNA Tiongkok Negatif Virus Corona

Diserahkan ke Imigrasi

KUPANG, TIMEX – Sebanyak enam warga negara asing (WNA) asal Tiongkok yang terdampar di Pulau Rote akhirnya tiba di Dermaga Mako Lantamal VII Kupang, Kamis (30/1) sekira pukul 12.20 Wita, Kamis (30/1). Mereka dibawa dari Rote Ndao ke Kupang menggunakan Sea Rider Lanal Pulau Rote dengan pengawalan ketat aparat gabungan yakni empat orang personel Lanal Rote, dua orang personel Polairud Rote, dua orang personel Polres Rote, dua orang personel Dinas Imigrasi Kelas I Kota Kupang.

Tiba di Dermaga Mako Lantamal VII Kupang, mereka kemudian dibawa ke Marseling Mako Lantamal VII. Pukul 12.39, keenam orang WNA asal China itu kemudian dites kesehatan untuk memastikan apakah mereka terkena virus corona atau tidak.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan Dinas Kesehatan Pelabuhan di area Marseling Lantamal VII Kupang dibantu petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Kupang di bawah koordinator Dinas Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang, dr. Riosna Ernawati.

Selanjutnya, keenam WNA asal Tiongkok itu diserahkan oleh Pasintel Lanal Rote ke Kasi Intel Dakim Dinas Imigrasi Kelas I Kota Kupang Narsepta Hendi. Hadir pada kesempatan itu, Wadan Lantamal VII Kupang, Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko, Dansatrol Lantamal VII, Asintel Danlantamal VII, Asops Danlantamal VII, Dantim Intel Lantamal VII, Kasi Intel Dakim Dinas Imigrasi Kota Kupang Narsepta Hendi, Kordinator Dinas Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang dr. Riosna Ernawati.

Wadan Lantamal VII, Kolonel Marinir Djentaju Suprihandoko mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat bahwa ditemukan imigran gelap asal Tiongkok. Tujuan mereka sebenarnya bukan ke Indonesia atau ke Rote, melainkan ke Australia.

Akan tetapi, lanjutnya, setelah sampai ke Australia menurut keterangan dari imigran gelap yang sudah diamankan ini mereka sempat ditangkap Coastguard dari Australia. Selanjutnya, kapal mereka diambil dan diganti dengan kapal kecil serta diberikan BBM terbatas kemudian disuruh kembali ke Indonesia.

Pada saat kembali, mereka kehabisan bahan bakar sehingga mereka terapung hingga akhirnya terdampar di perairan Rote. “Kita proses selanjutnya sesuai prosedur. Kita kerja sama dengan pihak imigrasi dan untuk awal saat ini kita laksanakan pemeriksaan kesehatan oleh Lantamal VII dan Dinas Kesehatan Kota Kupang. Ini harus dilakukan karena lagi ramai masalah virus corona,” jelasnya.

Koordinator Dinas Kesehatan Pelabuhan Kelas III Kupang dr. Riosna Ernawati, menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan terkait virus corona terhadap keenam WNA asal Tiongkok tersebut, tetapi tidak didapati adanya virus corona. “Pemeriksaan awal itu adalah mencari tahu tinggi suhu tubuh. Jika suhu tubuh tinggi berarti harus diisolasai atau dikarantina dan tidak boleh melanjutkan perjalanan lagi sampai benar-benar hasilnya negatif. Mereka rata-rata suhu tubuhnya normal. Artinya, tidak didapati adanya virus corona,” jelasnya.

Sementara Kasi Intel Dakim Dinas Imigrasi Kota Kupang Narsepta Hendi, mengatakan terkait dengan keenam orang WNA asal Tiongkok ini, akan dilaksanakan pemeriksaan kesehatan melalui koordinasi dengan Dinas Kesehatan. Setelah itu barulah dilakukan pendalaman lagi.

Terkait informasi yang didapat bahwa keenam WNA asal Tiongkok itu telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan di Kabupaten Rote Ndao. Dikatakan, pemeriksaan harus dilakukan untuk memastikan bahwa benar mereka bebas dari virus corona.

“Dokumen mereka masih berlaku. Kita masih minta keterangan dari mereka dan melakukan pendalaman lagi setelah itu barulah ada keputusan lanjutan dari pimpinan terkait keberadaan mereka di Indonesia,” pungkasnya. (mg22/gat/sam)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!