Indeks Kerawanan Pilkada Segera dirilis – Timor Express

Timor Express

SUKSESI

Indeks Kerawanan Pilkada Segera dirilis

Kemendagri Jadikan Pilkada 2015 Cerminan

JAKARTA, TIMEX–Pemetaan daerah-daerah yang rawan pelanggaran Pilkada 2020 bakal segera diketahui. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) saat ini masih menyusun indeks kerawanan Pilkada (IKP) dan menargetkan akan dipublikasikan bulan depan.

“Insyaallah akhir februasi atau awal maret rilis. Kita sedang selesaikan,” kata Ketua Bawaslu RI Abhan saat dikonfirmasi, kemarin (30/1).

Abhan menjelaskan, ada empat dimensi yang digunakan jajarannya dalam menentukan indeks kerawanan. Mulai dari konteks sosial politik, penyelenggara, kontestasi dan partisipasi. Nantinya, dimensi tersebut dijabarkan ke parameter indikator lainnya, seperti dinasti politik.

“Dinasti politik termasuk bagian sekian indikator itu,” imbuhnya. Untuk indikator lainnya, Abhan menyebut secara lengkap akan disampaikan saat IKP dirilis bulan depan.

Untuk diketahui, IKP merupakan salah satu perangkat pengawasan yang disediakan oleh Bawaslu RI. Nantinya, IKP akan menjadi rujukan dalam menyusun strategi pengawasan oleh jajaran bawaslu daerah dan pengamanan untuk Polri dan TNI.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bachtiar mengatakan, jajaran Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) juga sudah melalui pemetaan dini. Dia menuturkan, secara umum, situasi diprediksi tidak panas. ”Secara umum daerah landai-landai saja,” ujarnya.

Bachtiar menjelaskan, pemetaan Pilkada 2020 relatif mengulang yang terjadi di 2015 lalu. Pasalnya, daerah yang melaksanakan Pilkada sama dengan lima tahun lalu. Hanya saja, ditambah Kota Makassar akibat kekalahan calon tunggal oleng kotak kosong sehingga harus diikutsertakan di tahun ini.

Oleh karenanya, daerah yang saat Pilkada 2015 lalu punya riwayat konflik harus mendapat perhatian khusus. Misalnya di wilayah Kalimantan ataupun di Pegunungan Papua. “Nah ini kita harus deteksi sejak awal,” kata sosok yang juga menjabat Plt Dirjen Polpum Kemendagri itu. Untuk penanganannya sendiri, Bachtiar menyebut skenario pengamanan sudah disiapkan aparat keamanan saat Rapat Pimpinan Nasional TNI-Polri tiga hari lalu.

Sementara itu, Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo meminta Satpol PP meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga ketertiban umum jelang pelaksanaan Pilkada 2020. Hal itu diungkapkannya dalam Rapat Koordinasi Pengelolaan Tim Penilai Angka Kredit dan Sekretariat Jabfung Pol PP Tingkat Provinsi di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, kemarin.

Hadi menambahkan, hal itu sebagaimana Surat Edaran Mendagri Nomor 331.1/8368/SJ. Di mana Satpol PP maupun Linmas untuk peningkatan kesiapsiagaan Pilkada Tahun 2020. Termasuk di dalamnya dengan melakukan pendeteksi dini dan juga pemetaan terhadap potensi yang dapat mempengaruhi keamanan.

“Tingkatkan koordinasi Satpol PP baik dengan jajaran KPU, Bawaslu, TNI/Polri, kemudian juga Kesbangpol dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah,” ujarnya. Selain itu, Hadi juga meminta Satpol PP selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga netralitasnya. Sehingga melakukan pelayanan tanpa memandang golongan, namun lebih mengedepankan profesionalitas. (far/jpg/ito)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Populer Minggu ini

Copyright © 2018 Timor Espress

To Top
Do NOT follow this link or you will be banned from the site!